Berita Terbaru

Rabu, 10 Mei 2023

Adirozal: MUI Punya Peran Penting Menyatukan Masyarakat


KERINCI, TIGASISI.NET - Bupati Kerinci Adirozal menytaakan, Majelis Ulama Indonesia (MUI) memiliki peran yang sangat penting dalam merekatkan kerukunan masyarakat, terlebih menjelang momen pemilu mendatang.

Hal ini disampaikan Adirozal, kala menghadiri pengukuhan Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kerinci masa khidmat 2022-2027,  Rabu (10/5/2023) di Ruang Pola Lantai 3 Kantor Bupati Kerinci Bukit Tengah.

"Saya mengapresiasi kinerja MUI Kabupaten Kerinci selama ini dan saya yakin dengan kepengurusan baru ini, akan meneguhkan peran MUI dalam mewujudkan Islam Wasathiyah di Bumi Sakti Alam Kerinci" kata Adirozal.

Pengukuhan pengurus MUI Kerinci dipimpin langsung oleh Ketua MUI Provinsi Jambi Prof. Dr. H. Hadri Hasan, MA. Adapun Kepengurusan MUI Kabupaten Kerinci masa khidmat 2022-2027 diketuai oleh Dr. Usman Yahya, M.Ag dan Sekretaris Firdaus, S.Ag, MA, serta kepengurusan lainnya yang diisi oleh beberapa tokoh agama terkemuka di Kabupaten Kerinci.

Ketua MUI Provinsi Jambi Prof. Dr. H. Hadri Hasan, MA, menegaskan, MUI merupakan mitra dari pemerintah bidang pembangunan keagamaan, dan akan selalu berdampingan dengan pemerintah dalam memperjuangkan kepentingan umat keagamaan, sehingga prinsip dan syariah ini harus ditegakkan oleh MUI dan Pemerintah Kabupaten Kerinci.

Sementra itu, Dr. Usman Yahya, M.Ag Ketua MUI Kabupaten Kerinci yang baru dilantik, menyatakan rasa terima kasihnya atas kepercayaan yang diberikan. Dia juga berkomitmen untuk menjalankan tugasnya dengan sebaik-baiknya dan bekerja sama dengan pemerintah dalam memperkuat kegiatan keagamaan di Kabupaten Kerinci.

Pewarta: Yudi


Wagub Sani: Reforma Agraria Solusi Atasi Konflik Lahan

JAMBI,TIGASISI.NET  - Wakil Gubernur Jambi Drs.H. Abdullah Sani, M.Pd.I  membuka Rapat Koordinasi Gugus Tugas Reforma Agraria Provinsi Jambi tahun 2023 yang diselenggarakan di Swiss Bel hotel pada selasa (09/05/2023). 

Dalam sambutannya Wagub Sani menyatakan, melalui reformasi agraria,   pemerintah terus berupaya melakukan pemerataan pembangunan di berbagai sektor.

 “Reforma Agraria merupakan Nawa Cita ke-5 yaitu Program Indonesia Kerja dan Indonesia Sejahtera, dengan mendorong landreform dan program kepemilikan tanah seluas 9 juta hektar dan telah menjadi Program Prioritas Nasional, sesuai dengan amanat RPJMN 2015-2019 yang dilanjutkan pada RPJMN 2020-2024,” ungkap Wagub.

Dijelaskan Wagub, terdapat 5 (lima) agenda utama dalam pelaksanaan program Reforma Agraria yaitu penguatan kerangka regulasi dan penyelesaian konflik agraria, penataan penguasaan dan pemilikan tanah objek reforma agraria, kepastian hukum dan legalisasi hak atas tanah objek reforma agraria, pemberdayaan masyarakat  dalam penggunaan, pemanfaatan dan produksi atas tanah objek reforma agraria, kelembagaan pelaksanaan reforma agraria pusat dan daerah. 

“Salah satu implementasi kegiatan pada butir ke 5, tentang kelembagaan Pelaksanaan Reforma Agraria  Pusat dan Daerah yaitu dengan pembentukan Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) di daerah baik ditingkat provinsi maupun tingkat kabupaten,” ujarnya. 

Dilanjutkan Wagub bahwa reforma agraria merupakan program untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penataan asset dan penataan akses. “Sehingga untuk melaksanakan program Reforma Agraria, kolaborasi dan sinergi menjadi kata kunci. Gugus Tugas Reforma Agraria harus dapat menjadi terkait dalam upaya penataan kembali penguasaan, pemilikan, penggunaan dan pemanfaatan tanah untuk kemakmuran rakyat Indonesia dan tentunya dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat,” jelasnya.

Wagub berharap dengan Rapat Koordinasi ini dapat menjadi momentum bagi kita semua untuk saling bertukar informasi, berkoordinasi dan berkolaborasi dalam rangka  menyatukan presepsi dan komitmen  untuk melaksanakan Reforma Agraria di Provinsi Jambi. 

“Tahun 2023 di Provinsi Jambi merupakan tahun ke-6 terlaksananya Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA), memasuki tahun ke-6 GTRA Provinsi Jambi akan fokus pada kegiatan penyelesaian sengketa dan konflik pertanahan serta peningkatan kesejahteraan melalui pemberdayaan masyarakat dengan menguatkan kolaborasi dan sinergi antar stakeholders terkait,” pungkas Wagub.

Editor: Randika
Dok: Randika


Buka Rakornis Persandian se-Provinsi Jambi, ini Pesan Ariansyah


JAMBI, TIGASISI.NET  - Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jambi membuka secara resmi Rapat Koordinasi Teknis Urusan Persandian Pada Pemerintah Daerah Provinsi dan Kabupaten/ Kota se- Provinsi Jambi, Senin (8/5) di Hotel Shang Ratu. 

Ariansyah dalam sambutannya mengungkapkan, diperlukan komunikasu yang baik antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten dalam mewujudkan Visi Jambi Mantap yang diusung Gubernur dan Wakil Gubernur Jambi saat ini.

"Salah satu strategi dalam mewujudkan visi Provinsi Jambi adalah melalui peningkatan sumber daya manusia dan salah satunya adalah bagaimana mengamankan informasi di setiap lini kehidupan tanpa kecuali pada sektor pemerintahan daerah," ungkap Kadis. 


Lebih lanjut Kadis Ariansyah menyatakan bahwa dengan terbitnya kebijakan pemerintah pusat terkait penyelenggaraan urusan persandian di daerah maka diharapkan akan terwujud tata kelola keamanan informasi yang terintegrasi dan menyeluruh di semua hal baik di kementerian, lembaga terkait maupun pemerintah kabupaten /kota di daerah . 

"Kami sangat menyadari upaya peningkatan fungsi persandian di Provinsi Jambi belum berjalan secara optimal, untuk itu dengan diadakannya kegiatan rakornis ini kami berharap dapat memberikan pemahaman dan menyamakan persepsi terhadap langkah-langkah strategis apa saja yang akan diterapkan di daerah terkait dengan program kegiatan urusan persandian di Pemerintah Provinsi Jambi guna meningkatkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik," kata Kadis.

Editor: Randika
Dok: Diskominfo


Selasa, 09 Mei 2023

Bupati Batanghari Marah, Acara Halal Bihalal Dinas PPKBP3A Tak Sesuai Ekspektasi



BATANGHARI, TIGASISI.NET - Bupati Batanghari Muhammad Fadhil Arief marah di acara halal bihalal bersama Motivator Tangguh, Forum Genre, Duta Genre, dan Saka Kencana yang digelar di Gedung Pemuda Muarabulian oleh Dinas PPKBP3A daerah setempat, Selasa (9/5/23).

Orang nomor wahid di Kabupaten Batanghari itu mengatakan acara tersebut berjalan tak sesuai dengan yang di harapkan.

"Saya tidak panjang - panjang pidato ini pak Kadis, karena diluar ekspektasi saya. Apa yang disebut Pak Khadafi tadi adik - adik ini sebagai generasi hebat tetapi dalam pandangan saya tidak terlihat seperti itu," sebut Fadhil Arief dengan wajah memerah.

Kemarahan lelaki karib disapa Bang Fadhil ini bermula saat para peserta yang hadir tak lagi menghiraukan jalannya acara, peserta yang berjumlah ratusan orang itu terlihat sibuk dengan aktivitasnya masing-masing.

Bahkan, dalam pidatonya ia sempat beberapa kali mengusir peserta yang asik ngobrol di sudut ruangan dengan sesama rekannya.

"Adik - adik kalau mau ngobrol diluar saja, karena waktu saya sempit, yang berdua itu kalau mau ngobrol lebih baik keluar saja jangan didalam," ucap Fadhil dengan nada tinggi.

Fadhil menilai, orang pilihan yang ditunjuk oleh pihak dinas ini belum bisa memberikan contoh baik bagi generasi milenial di Batanghari.

Tak hanya itu, Ketua DPW PPP ini meminta Kepala Dinas PPKBP3A lebih selektif dalam memilih peserta.

"Adik - adik ini diharapkan jadi panutan bagi anak muda lainnya, tapi kalau begini sifatnya saya tidak yakin sebagai orang yang tepat diberi tugas itu," ujarnya.

Fadhil menilai, teguran yang dilakukannya tersebut merupakan hal yang wajar, karena usia peserta yang direkrut oleh pihak dinas PPKBP3A masih berada dalam masa pembinaan.

"Dengan adik - adik ini semua saya akan tegas, saya tidak mau sampai menjadi dosa saya apabila saya tidak mengingatkan tentang hal - hal baik, karena kalian semua sama seperti anak - anak saya, makanya saya berani ngusir adik - adik keluar," tuturnya.

Reporter: Juniko

Polres Kerinci Sita 10 Galon Tuak

SUNGAIPENUH, TIGASISI NET — Satuan Samapta Polres Kerinci menyita 10 galon berisi Minuman Tradisional Jenis Tuak dari sebuah warung  di Desa Sungai Ning Kecamatan Sungai Bungkal Kota Sungaipenuh.

Minuman haram ini diketahui milik H,  Warga RT 06 Desa Sungai Ning, Kecamatan Sungai Bungkal, Kota Sungaipenuh. Penggerebekan ini merupakan bagian dari Razia rutin yang dipimpin langsung  Kasat Samapta Polres Kerinci Iptu Khairul Harahap, S.E.

Iptu Hairul mengatakan, razia miras ini mereka lakukan guna mengantisipasi terjadinya gangguan Kamtibmas yang bersumber dari kenakalan remaja yang mengkonsumsi minuman tradisional jenis tuak.

“Para Kades, agar lebih memperhatikan keamanan dan ketertiban di desanya masing-masing, bila ada warganya yang menjual minuman tradisional jenis tuak atau minuman beralkohol lainnya agar segera diinformasikan kepada pihak Polres Kerinci maupun Polsek Jajaran Polres Kerinci,” imbaunya

Pewarta: Yudi


Senin, 08 Mei 2023

Kritik Walikota Sungaipenuh, Kader PDIP Tanam Pohon Pisang di Jalan

SUNGAIPENUH,TIGASISI.NET  - Seorang Kader PDIP Kota Sungaipenuh, melakukan aksi tanam pohon pisang di depan kantor DPC PDIP Kota Sungaipenuh.

Aksi protes yang dilakukan oleh pria bernama Medio Oktaviano ini viral di sosial media Facebook. Motif aksi ini diduga karena dia kesal,  jalan yang berlobang di depan kantor PDIP tidak kunjung diperbaiki oleh Pemerintah Kota Sungaipenuh.

Padahal, Walikota Sungai Penuh Ahmadi Zubir adalah Wakil Ketua DPD PDI-Perjuangan Propinsi Jambi dan PDI-P adalah salah satu dari tiga parpol pengusung pada Pilkada 2024 lalu. 

"Belajar menanam Batang pisang diatas aspal.. apo mau nyo ba buah apo Idak...,"tulis Medio Oktaviano di akun facebooknya. 

Hardizal ketua DPC -PDI Kota Sungaipenuh menyayangkan kurang perhatiannya Pemkot Sungaipenuh dalam menyikapi kerusakan di sepanjang ruas  jalan H. Bakri.

"Seharus pemerintah daerah tanggap terhadap keluhan dari masyarakat sudah banyak korban berjatuhan di jln ini," tulis Hardizal.


Pewarta: Yudi


Aksinya Meresahkan, Maling Motor ini "Dihadiahi" Timah Panas

KERINCI, TIGASISI.NET - Hen Arok (42th) warga Desa Koto Kapeh, Kecamatan Siulak Kabupaten Kerinci  tersungkur usai dihadiahi timah panas Tim Unit Reskrim Polsek Gunung Kerinci.

Hen diduga terlibat dalam sejumlah aksi pencurian motor di Kabupaten Kerinci, dan menjadi buronan polisi. Dia diringkus saat berada di rumahnya di desa koto kapeh, pada Senin (08/05/2023/) sekira pukul 03.00wib dini hari.

“Pelaku telah melakukan Tindak Pidana Pencurian 1 ( satu ) Unit Sepeda Motor merek Honda Beat warna biru nopol BH 2738 DK, milik korban bernama Naufal di Desa Mukai Tinggi,Kecamatan Siulak Mukai dan korban mengetahui identitas pelaku dan melaporkan ke Polsek sehingga kami bergerak melakukan penangkapan terhadap tersangka di persembunyiannya.” Ujar Kapolsek gunung Kerinci, Iptu Alti Irawan.

Saat hendak di tangkap, Lanjut Kapolsek, Tersangka mencoba melakukan perlawanan terhadap petugas kepolisian, sehingga petugas melakukan upaya tembakan peringatan untuk menghentikan perlawanan pelaku, namun pelaku samasekali tidak menghiraukan perintah petugas kepolisian, malah pelaku terus melakukan perlawanan dengan menyerang petugas kepolisian dengan menggunakan sebilah besi runcing tajam, sehingga mengancam keselamatan jiwa petugas kepolisian yang melakukan penangkapan, maka pada saat itu petugas kepolisian mengambil tindakan tegas terukur dengan menembak kaki pelaku, sehingga pelaku dapat dilumpuhkan.”tegas Iptu Alti Irawan.
          
Saat ini tersangka dan barang bukti sudah di amankan di Polsek Gunung Kerinci untuk proses lebih lanjut dan tersangka merupakan seorang Resedivis Curanmor, dan sudah tiga kali keluar masuk penjara.
           
Atas perbuatan nya tersangka di jerat dengan pasal 363 ayat 1 ke 4 dan 5 dengan ancaman 12 tahun penjara. “tutup Iptu Alti Irawan Kapolsek Gunung Kerinci.

Pewarta: Yudi


Angkat Bendera Start, Walikota Ahmadi Ajak Raiders Nikmati Keindahan Alam Sungaipenuh

SUNGAIPENUH, TIGASISI.NET  - Deru knalpot dari ratusan  motor trail meraung-raung saat Walikota Sungai Penuh Ahmadi Zubir bersama Wakil Walikota Alvia Santoni mengangkat bendera start Event Sungai Penuh- Kerinci Trail Community -Diza Glow Enduro & Adventure Kota Sakti Tahun 2023, Minggu (7/5).

Sedikitnya 800 raider se Indonesia ambil bagian dalam kompetisi bergengsi ini. Bahkan   raider nasional seperti Dzakir (Sang Raja Tanjakan), Poppy Sovia (Selebriti) tampak hadur meramaikan kegiatan ini.

"Nikmati keindahan alam Kota Sungai Penuh yang indah dan sejuk dengan kawasan yang sangat menentang untuk para pecinta Trail Adventure,"ungkap Walikota Ahmadi Zubir.

Ia juga menyampaikan, Pemkot Sungai Penuh menyambut baik Event Sungai Penuh- Kerinci Trail Community -Diza Glow Enduro & Adventure Kota Sakti, kegiatan ini menjadi bagian dari Pemkot Sungai Penuh dalam mempromosikan wisata alam kepada masyarakat luar.

Pewarta: Yudi


Loupoldo Pilas Siregar Divonis 5 Tahun Penjara dan Denda Rp200 Juta Oleh Hakim Tipikor Jambi




BATANGHARI, TIGASISI.NET - Majelis Hakim Tipikor Pengadilan Negeri Jambi, akhirnya memvonis PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) pada Dinas Perkim Kabupaten Batanghari, Loupoldo Pilas Siregar selama lima tahun penjara serta denda sebanyak Rp200 Juta.

Hukuman itu dijatuhkan kepada pria karib disapa si Om ini berdasarkan tindak pidana korupsi atas pembangunan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat (SPALD-T) yang terletak di RT. 25 Kelurahan Teratai, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batanghari Tahun Anggaran 2019.

Putusan tersebut, dibacakan Majelis Hakim Tipikor Pengadilan Negeri Jambi, pada hari Senin (8/5/23) di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jambi.

Dalam putusannya, selain menjatuhkan hukuman penjara selama 5 tahun,  Loupoldo Pilas Siregar juga diwajibkan membayar denda sebesar Rp. 200 juta dengan ketentuan, apabila denda tidak dibayar maka diganti dengan pidana kurungan selama 1 bulan kurungan.

Pembacaan Vonis tersebut, dilakukan Majelis Hakim dalam persidangan dengan agenda pembacaan putusan oleh Majelis Hakim terhadap Terdakwa Loupoldo Pilas Siregar yang di hadiri secara online.

Hakim menyatakan Loupoldo Pilas Siregar telah terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi yang dilakukan secara bersama-sama sebagaimana diatur dan diancam pidana Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 18 Undang-undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dalam Dakwaan Primair. (Red)

65 Persen Remaja Desa Pakai Narkoba, Kades di Batanghari ini Takut Tak Punya Penerus Imam



BATANGHARI, TIGASISI.NET - Salah satu Kepala Desa di Batanghari, tepatnya Kepala Desa Pematang Gadung, Kecamatan Mersam, Muhammad Ihsan merasa gelisah, pasalnya ia takut masyarakat di desanya tidak punya penerus imam.

Bukan tanpa alasan, dalam pengakuannya Ihsan menyebutkan 65 persen remaja di desanya itu sudah mengkonsumsi narkoba.

"Kami di desa ini Pak Bupati sudah 65 persen remajanya pakai narkoba, kalau sudah begini bagaimana generasi penerus kami di desa nantinya, beberapa tahun kedepan siapa nantinya yang akan mimpin tahlil, siapa nanti yang akan menjadi penerus imam di desa," ucap Ihsan kepada Bupati Batanghari, dalam acara halal bihalal di Serambi Rumah Dinas Bupati Batanghari, Senin (8/5/23).

Ihsan menyampaikan, dirinya merasa prihatin dengan permasalahan di desa pimpinannya tersebut.

Ia meminta pemerintah daerah memberikan solusi yang efektif dalam memberantas penyebaran barang haram itu.

"Kami ini serba salah Pak Bupati, kami tau orangnya tapi mau nangkap orangnya itu tidak bisa, karena narkoba ini harus punya barang bukti. Kalau soal ini saya tidak takut pak, saya siap lahir batin, karena sudah komitmen saya untuk memberantas narkoba ini," ujarnya.

Ihsan menilai, permasalahan yang ada di desanya saat ini bukanlah tentang perbaikan infrastruktur jalan atau bangunan lainnya, namun ia lebih mengedepankan perbaikan sumber daya manusia yang ada di Desa Pematang Gadung.

"Ini mohon maaf Pak, kita sering mengeluh soal pelayanan atau pembangunan, tapi pembangunan manusianya tidak kita pikirkan, yang memperlambat itu sebenarnya disini, mental manusianya yang sudah rusak," pungkas Ihsan.

Sementara itu Bupati Batanghari, Muhammad Fadhil Arief mengatakan bakal membahas masalah ini dengan aparat penegak hukum.

Tak hanya itu, Fadhil juga meminta masyarakat maupun pihak pemerintah desa juga berperan aktif dalam menangani permasalahan tersebut dengan cara melaporkan kepada aparat kepolisian maupun BNN.

"Personil kepolisian dan BNN di Batanghari ini jumlahnya terbatas, jadi tidak bisa ia bekerja sendirian tanpa bantuan masyarakat yang ada di desa. Kedepan kalau ada pengedar yang masuk ke desa cepat lapor ke pihak berwajib," jelas Fadhil.


Reporter: Juniko

© Copyright 2019 Tigasisi.net | AKTUAL & FAKTUAL | All Right Reserved