Berita Terbaru

Sabtu, 20 Mei 2023

Tigasisi (tigasisi.net) Media Online Nasional yang Berkedudukan di Kabupaten Batanghari

Dok: Tigasisi.net

TIGASISI.NET adalah  sebuah portal informasi berbasis web  yang menyajikan beragam konten  daring terutama beritaTIGASISI.NET hadir sejak 1 Mei 2019, dibawah naungan badan hukum PT Malaya Capital Network, Kami mendukung semangat penyebar luasan informasi dengan prinsip aktual dan faktual. 

Dalam memproduksi konten, TIGASISI.NET  menyajikan informasi melalui  teks, audio, dan video, dengan platform  teknologi hipermedia dan hiperteks. Informasi yang disampaikan diperbarui secara berkelanjutan yang terangkum dalam sejumlah kanal, menyesuaiakan minat pembaca setianya.

TIGASISI.NET mengedepankan kualitas di setiap konten yang dipublish, karena dapur redaksi TIGASISI.NET diisi oleh para wartawan berkompeten, serta konten kreator profesional yang telah memiliki sertifikasi kompetensi secara berjenjang.Setiap konten yang kami sajikan melalui kontrol ketat, ini merupakan upaya pengejawantahan   tagline   TIGASISI.NET; Aktual dan Faktual.

TIGASISI.NET adalah rumah bagi berbagai komunitas, dan mereka yang punya perhatian terhadap literasi digital. 



Download Aplikasi SIKEPO, Presensi Online untuk ASN/PNS Kabupaten Batanghari


JAMBI,TIGASISI.NET - Dinas Komunikasi dan Informatika Kabuopaten Batanghari telah mengembangkan aplikasi Sistem Informasi Kehadiran Pegawai Online (SiKEPO). Fungsinya untuk mendata kehadiran pegawai di lingkup Kabupaten Batang Hari. Aplikasi ini menggunakan sistem absensi dengan melakukan swafoto pada area (home base) yang ditentukan dari Diskominfo. Jadi, ketika pegawai sudah memasuki area kerjanya, maka pegawai bisa melakukan presensi dengan cara swafoto. 

tujuan utama pengembangan aplikasi SiKEPO  diantaranya memeperluas pengetahuan ASN terhadap IT, tersedianya arsip digital kehadiran ASN, kehadiran ASN semakin meningkat, serta kesejahteraan ASN bertambah dengan diberikannya tambahan penghasilan PNS (TPP)


Untuk teman-teman ASN yaang  akan  Log In Via Dekstop silahkan klik link:

https://docs.google.com/uc?export=download&id=1yJOL0tz-uW4R8tPl9JZakU6OYrKRSErB

Download Aplikasi SIKEPO untuk android di link berikut: 

https://drive.google.com/file/d/1sH1nOK9QvQkMmHilu0qp2FiPJmIjcDUd/view?pli=1

Kamis, 19 Januari 2023

Komisi V DPR RI: Macet di Batanghari Lebih Parah dari Kota Metropolitan

BATANGHARI, TIGASISI.NET - Wakil Ketua Komisi V DPR RI Fraksi Gerindra Andi Iwan Darmawan menyebut, kemacetan di Kabupaten Batanghari lebih parah dari kemacetan di Kota Metropolitan.

Hal ini disampaikan Andi usai meninjau ruas jalan lintas Jambi-Sarolangun di Kecamatan Muaratembesi, yang merupakan simpul kemacetan akibat angkutan batu bara.

"Kita lihat sepanjang jalan tadi macetnya luar biasa, ini memang benar kalau macet di Kota Depok kalah sama macet yang ada di sini (Batanghari.red)," ungkap Andi saat acara kunker spesifik di Serambi Rumah Dinas  Bupati Batanghari, Kamis (19/01/2022).

Untuk diketahui, agenda kunjungan kerja 10  anggota DPR RI ke Batanghari  dalam rangka meninjau kondisi infrastruktur jalan nasional, khususnya persoalan  mobilitas angkutan batubatara.

"Saya mengakui baru kali ini saya ketemu jalan poros nasional yang 80 persen jalannya diisi sama truk semua," kata  Andi Iwan Darmawan.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani yang juga hadir pada kegiatan itu meminta sejimlah solusi untuk menyelesaikan  polemik angkutan batubara.

"Pertama kami meminta pelebaran ruas jalan nasional  Tembesi - Muarabulian, kemudian peningkatan jalan alternatif Simpang Karmeo - Kilangan Tempino melalui Dana Alokasi Khusus Tahun Anggaran 2024," ungkap Sani.

Bak gayung bersambut, pernyataan dari mantan Wakil Wali Kota Jambi itu langsung di jawab oleh Ketua Komisi V DPR RI, A. Bakri.

DPR RI Dapil Jambi dari Fraksi Partai Amanat Nasional ini mengatakan, pihaknya di Komisi V akan segera menyurati kementerian PUPR terkait aspirasi masyarakat Jambi ini.

"Kami akan mendalami masalah ini, tentunya apapun yang menjadi aspirasi masyarakat Provinsi maupun Kabupaten/Kota akan kami catat dan menjadi tugas kami semua untuk memperjuangkannya," tegasnya.


Reporter: Juniko

Selasa, 11 Oktober 2022

Al Haris Harap KPID Hidupkan LPPL

JAMBI - TIGASISI.NET Gubernur Jambi, Al Haris,S.Sos. mengharapkan, Komisi Penyiaran Informasi Daerah (KPID) Provinsi Jambi dapat menghidupkan kembali Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) serta melahirkan penyiaran yang berkualitas yang meningkatkan partisipasi aktif masyarakat Provinsi Jambi. Hal tersebut disampaikan Al Haris saat membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) KPID Provinsi Jambi, yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Gubernur Jambi, Selasa (11/10/2022). Rakorda KPID Provinsi Jambi Tahun 2022 mengangkat tema“Menghidupkan Kembali LPPL yang Kini Mati Suri”. Al Haris mengemukakan, LPPL baik itu siaran televisi ataupun radio memerlukan inovasi berupa konten konten baru untuk menghidupkan kembali agar bisa menghasilkan siaran yang berkualitas dan menguntungkan. “Kalau kita boleh jujur antara biaya operasional dan pemasukan di lembaga penyiaran itu tidak seimbang kalau tidak dibantu oleh pemerintah daerah, jadi sangat memerlukan konten konten baru dari LPPL, baik siaran televisi ataupun radio lokal yang berkerjasama untuk lebih meningkatkan mutu penyiaran,” ujar Al Haris. “Sebelum pandemi melanda bangsa ini semuanya berjalan normal dan stabil, termasuk kondisi penyiaran kita, baik RRI, televisi, namun ketika pandemi melanda bangsa ini, banyak menimbulkan berbagai persoalan utamanya jasa penyiaran ikut terhimbas, karena daya beli masyarakat menurun, juga jasa penyiaran pun ikut turun drastis, dari berbagai iklan dan konten konten promosi produk produk untuk bisnis,” kata Al Haris. Al Haris menjelaskan, pesatnya kemajuan media elektronik juga telah banyak melahirkan media media sosial yang mengalahkan media cetak dan juga elektronik, dengan kecepatan penyebaran informasi yang sangat cepat. Masa masa disrupsi informasi saat ini, masyarakat dapat mengakses informasi kapanpun dan dimanapun, sehingga masyarakat harus lebih cerdas dalam berliterasi karena kecepatan informasi media sosial sangat cepat, terkait kejadian kejadian terbaru. “Kita mengharapkan melalui kegiatan yang positif ini dapat mengaktifkan kembali LPPL yang ada di Kabupaten/Kota sebagaimana program yang ada di KPID Provinsi Jambi. Rakorda ini dapat menjadi wadah kita semua untuk saling berkoordinasi dan bersinergi guna mengoptimalkan keberadaan LPPL menjadi sebuah potensi penyiaran yang ada di Provinsi Jambi, sehingga dengan kebangkitan LPPL ini nantinya menjadi salah satu layanan publik yang dapat menjembatani kepentingan masyarakat dan pemerintah daerah,” jelas Al Haris. Al Haris menegaskan, Pemerintah Provinsi Jambi melalui KPID Provinsi Jambi berkomitmen untuk membentuk iklim penyiaran yang sehat, bekerja dengan efektif, efisien, dan responsif terhadap keluhan serta masukan dari seluruh komunitas penyiaran yang ada di Provinsi Jambi. “Kita harapkan melalui Rakorda ini, dapat menghasilkan program LPPL dalam rangka meningkatkan kualitas SDM insan penyiaran, program LPPL yang kreatif dan inovatif, terkait konten siaran, strategi marketing dan dukungan teknologi yang memadai,” tutup Al Haris. Ketua KPID Provinsi Jambi Joni Iskandar melaporkan, tujuan rakorda ini sebagai upaya mengidupkan kembali Lembaga Penyiaran Publik yang berada di Kabupaten/Kota se Provinsi Jambi untuk bisa kembali beraktifitas kembali dengan penyiaran lokal. “Kita akan berkoordinasi bersama KPID Kabupaten/Kota dan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten/Kota untuk mencarikan solusi terkait bagaimana menyiapkan agar lenbaga penyiaran daerah bisa hidup kembali,” kata Joni. REPORTER: RANDI DOK: DISKOMINFO PROV. JAMBI

Senin, 27 Juni 2022

Fadhil Arief Harapkan Tenaga Perawat di Batanghari Ikuti Perkembangan Iptek





BATANGHARI, TIGASISI.NET - Para tenaga perawat di Kabupaten Batanghari diharapkan mampu mengikuti teknologi perkembangan zaman dalam pemahaman ilmu medis.

Hal ini diungkapkan oleh Bupati Batanghari Muhammad Fadhil Arief saat menghadiri serta memberi sambutan pada acara pelantikan dewan pengurus daerah dan dewan pertimbangan persatuan perawat nasional indonesia (PPNI) Batanghari, di serambi rumah dinas Bupati, Senin (27/6).

"PPNI Batanghari ini harus mampu melakukan evaluasi, koreksi, nanti akan membuat ruang kerja yang bisa menghadapi tantangan zaman," ingatnya.

Saat ini, menurut Bupati, perkembangan teknologi tentu saja mempengaruhi pelayanan sektor kesehatan, sehingga para perawat temasuk tenaga medis lainnya harus mampu meningkatkan kemampuan dalam beradaptasi dengan perubahan zaman.

"Selain spesific skills keperawatan, hendaknya para perawat harus paham teknologi, karena sekarang ini banyak peralatan kesehatan canggih di setiap lini pelayanan kesehatan modern,” tuturnya.

Bupati menyerukan, para perawat diminta lebih meningkatkan pelayanan kepada pasien, salah satunya tentang kemampuan berkomunikasi dan membangun hubungan dengan pasien.

"Tujuan dari PPNI ini bagaimana kompetensi perawat menjadi lebih baik, baik secara tekhnis, maupun secara emosional, spiritual, dan interpersonal skills yang harus dimiliki kawan-kawan semua," ujarnya.




Reporter: Juniko

Sabtu, 23 April 2022

Menakar Kekuatan Calon Gubernur Jambi Berdasarkan Big Data




Oleh : Dr. Noviardi Ferzi*



Mereka yang menguasai data adalah orang yang menguasai dunia. Siapa yang menguasai data suatu negara, dia yang menguasai negara.


Dalam dunia digital, data dapat berupa Artificial Intelligence (AI) dan Big Data analitik. Hari ini data sebagai kekayaan jenis baru (the new gold), keunggulan komparatif yang dapat diolah menjadi kekuatan (power) ekonomi dan politik.


Era digital adalah era data. Siapa yang menguasai data, maka dia menguasai permainan (game). Dalam politik juga hal ini berlaku. Data mempunyai nilai (value) lebih dari emas, atau disebut dengan The New Gold is Data, emas baru adalah data.


Dalam ranah elektoral, sebuah partai politik atau sorang politisi hari ini harus memiliki kedaulatan data (data sovereignty). Masa depan sebuah kekuasaan politik, bisa dibaca atau dilihat berdasarkan data-data yang dikumpulkan.


Bisa dibayangkan, jika sebuah partai hari ini tidak memiliki basis data keanggotaan, pasti akan kesulitan. Padahal KPU menetapkan ini sebagai persyaratan sebagai peserta pemilu. Betul, kerja data masih bisa dilakukan secara manual, namun prosesnya tetap saja dilakukan secara daring, melalui aplikasi yang diwajibkan KPU (Sipol dan Silon).


Bukan hanya itu partai yang tidak memiliki data anggota, dipastikan tidak memiliki arah pembinaan, upaya - upaya konsolidasi yang efisien, efektip dan terukur. By name by address, by phone, by hobby, by trend. Semua karakteristik ini akan mudah dilakukan jika berbasis big data.


Dalam strategi politik penting untuk mengatur pergerakan (flow) data. selama pergerakan data masih ada di internal politik, maka data itu harus berada di dalam kendali kekuatan di politik.


Prediksi berbasis big data ini dapat digunakan dalam Pilkada maupun Pemilu, termasuk di Jambi. Media sosial tidak menentukan pemenang elektoral, tapi ia mampu mendisrupsi masyarakat dalam menentukan pilihan.


Data di media daring dan percakapan di media sosial menjadi sumber berharga bagi penentu perumusan strategi kampanye dan prediksi pemilu. Data-data ini tak berarti apa-apa jika belum terolah. Artificial intellegent adalah sistem yang kemudian mampu mengolah big data untuk kepentingan politik elektoral.


Sistem ini memungkinkan kita mengetahui siapa yang paling popular, siapa yang ekspos negatif lebih tinggi, siapa yang paling banyak dibicarakan, siapa yang menguasai wacana.


Untuk itu partai politik harus melek akan kerja intelijen media yang berfungsi untuk monitoring isu, mendekteksi dini, prioritas kasus, analisis aktor, dan database profile.

Berdasarkan pengamatan dari media daring selama rentang 10 tahun sejak 2012 bahwa terdapat enam kriteria utama yang menjadi kunci pemenangan pilkada. Kriteria-kriteria tersebut yakni media, persebaran nama kandidat, sentimen, konten isu, trend, dan arah populis.

Teknologi dan big data saat ini menjadi kata kunci dalam transformasi politik elektoral di Indonesia, termasuk di Provinsi Jambi. Data dapat menjadi pijakan untuk memprediksi hasil pemilihan umum dan daerah.

Terkait Pemilu 2024, misalnya, melalui intelijen media, di tahun 2022 ini mulai dapat terlihat nama-nama yang muncul untuk menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur.


Melalui media yang paling banyak dibicarakan di media adalah Al Haris, kedua adalah Cek Endra, bedanya, Al Haris disorot karena jabatan Gubernurnya, sedangkan CE di catat karena Golkarnya. Disini harus kita akui partai kuning ini memiliki kerja media yang cukup baik.


Tokoh lain yang muncul adalah Sutan Adil Hendra atau SAH Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi, anggota DPR RI ini rutin muncul algoritmanya dalam mesin pencarian ataupun media sosial. Lalu setelahnya ada nama Fasha Walikota Jambi.


Di media daring ini, popularitas CE menyamai sosok Al Haris. Di level ini juga ada nama HBA tetua Jambi, mantan Gubernur serta anggota DPR dari Golkar, kemudian ada Walikota Fasha. Menyusul nama SAH, yang diikuti Fadhil Arief Bupati Batanghari dan H. Mashuri yang mendadak trending topik karena menjadi Ketua Demokrat.


Lalu, dengan ukuran ini, siapa yang berpotensi untuk maju? Jika melihat indikator media, persebaran nama kandidat, sentimen, konten isu, trend, dan arah populis pada percakapan yang terkait dengan Pilgub Jambi. Maka muncul nama Haris, Fasha dan Cek Endra. Artinya, big data memunculkan nama mereka, nama yang sesuai dengan faktual politik Jambi hari ini.


Untuk lebih akurat memang big data ini perlu dilengkapi hasil survei yang terukur. Sehingga ada kombinasi data yang teruji untuk mengukurnya, baik itu di udara (digital) maupun di darat (survei). Bersambung...


* Peneliti LKPR


Senin, 18 April 2022

Sekda Tanjab Barat Hadiri Penutupan Gernas BBI



TANJAAB BARAT, TIGASISI.NET - Sekretaris Daerah Ir. H. Agus Sanusi M,Si di dampingi Wakil Ketua Harian Dekranasda Kabupaten Tanjung Jabung Barat Ir. Hj. Heny Purnamawati M,Pdi, mewakili Bupati Tanjung Jabung Barat, menghadiri acara penutupan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonsia (GERNAS BBI) yang secara resmi ditutup oleh Gubenur Jambi Drs.H.Alharis, S.Sos MH, bertempat di Hotel Abadi Covention Center Jambi, Kamis (14/4/22).

Turut hadir Asisten Deputi Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif Kemenko Kemaritiman dan investasi Sartin Hia, Staf Ahli Bidang Teknologi, Lingkungan, dan Energi Kemenhub Pramintohadi Sukarno, Kepala Bank Indonesia Provinsi Jambi Suti Masniari Nasution, Perwakilan Bupati/Walikota, Kabinda Provinsi, Direktur Mustika Ratu, GM Angkasa Pura II, Ketua Dekranasda Provinsi, Kepala OJK , Kepala Ombusman, Dirut Bank 9 Jambi dan Pelaku Bisnis.
Gubenur Jambi dalam sambutannya sampaikan ucapan terima kasih kepada jajaran Kementerian terkait dan jajaran instansi vertikal seperti Bank Indonesia yang sudah berkontribusi dalam kegiatan.. Menurutnya, Gernas BBI ini bertujuan membangkitkan ekonomi bangsa ditengah kondisi pandemi covid 19.

” ini momen penting untuk mengajak seluruh UMKM dan pelaku usaha lainnya bangkit menggerakkan bangga buatan indonesia, juga menjadi ajang evaluasi terhadap keberadaan produk lokal hasil produksi UMKM, dengan memanfaatkan berbagai layanan digital guna peningkatan kapasitas dan kualitas pelayanan untuk yang sudah punya produk daftarkan brandnya,” ujar Gubenur.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi, Suti Masniari Nasution, dalam laporannya menyampaikan bahwa berbagai kegiatan dilakukan selama rangkaian Gernas BBI dan BWI di Provinsi Jambi tahun 2022 diantaranya pameran UMKM di Jambi Town Square, pameran UMKM di Car Free Day, Webinar Kerwirausahaan dan kelas pelatihan UMKM Go Digital dengan harapan seluruh pihak dapat mendukung peningkatan kapasitas UMKM guna meningkatkan perekonomian daerah. Beliau juga berharap stakeholder bekerjasama agar UMKM dan wisata lokal menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

Dalam kesempatan yang sama Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi yang diwakili oleh Asisten Deputi Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif, Sartin Hia menyampaikan adanya GBBI ini diharapkan dapat menjadi titik kebangkitan kembali kejayaan UMKM di Indonesia ditengah kondisi pandemi Covid 19.
”Bangga untuk kembali bangkit memajukan produksi lokal, terus berkolaborasi dan meningkatkan kontribusi, sehingga pada akhirnya dapat menerbitkan usaha lokal yang berdaya saing di tingkat internasional,” katanya. 

Reporter: Rahmad


Sabtu, 15 Januari 2022

Transformasi Digital Bank Jambi, Memperkuat Peran Membangun Desa




Oleh : Dr. Noviardi Ferzi*


Harapan mengenai peran Bank Jambi dalam memacu pertumbuhan ekonomi dan pembangunan Provinsi Jambi adalah hal yang klasik. Disebut klasik karena tuntutan ini telah ada sejak bank ini didirikan. Namun meski klasik harapan agar BPD mengambil peran lebih dalam pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah tidak pernah ketinggalan zaman.


Memasuki usia ke 59 tahun Bank Jambi siap menjadi lokomotif bagi masyarakat Jambi serta kehadiran Bank Jambi akan diperluas hingga ke pelosok desa. Dalam hal ini Bank Jambi siap mendukung Program Jambi Mantap, dengan menyasar ke 280 titik desa untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.

Melalui program ini ditargetkan 20 ribu UMKM bisa berdaya seiring proses digitalisasi yang dikembangkan, seperti pembayaran, transaksi pembayaran, kredit dan lain sebagainya.


Saat ini misi transformasi BPD untuk berdaya saing tinggi dan kuat, serta berkontribusi signifikan bagi pertumbuhan dan pemerataan ekonomi desa adalah suatu keharusan. Program transformasi BPD mutlak dilakukan  demi mewujudkan pengelolaan BPD yang semakin kompetitif


Program transformasi BPD merujuk pada tiga sasaran utama, yaitu meningkatkan daya saing BPD, menguatkan ketahanan kelembagaan, dan meningkatkan kontribusi BPD terhadap perekonomian pedesaan.


Untuk mencapai ketiga sasaran tersebut ada enam strategi bisnis dan risiko yang harus diterapkan. Antara lain pengembangan produk, pengelolaan layanan, pengembangan pemasaran, pengelolaan jaringan dan teknologi, pengelolaan portofolio, penguatan likuiditas dan permodalan.


Pertanyaannya sejauh mana Bank Jambi melakukannya?


Era digitalisasi banking ini harus dikaitkan dengan kesiapan sistem, SDM, dan IT.  Dunia perbankan risiko finansialnya besar, oleh karena tidak bisa hanya mengandalkan kesiapan IT, perlu ditopang SDM. Karena apabila muncul persoalan-persoalan membutuhkan kesiapan SDM. Misalnya kesalahan entry data harus sudah dipersiapkan solusinya oleh SDM.

Pada era digital banking saat ini, sistem, SDM, dan IT harus benar-benar dipersiapkan, pengelolaan BPD harus didasarkan prinsip-prinsip good corporate governance (GCG).


Menyikapi ini Bank Jambi terus meningkatkan infrastruktur digital, beradaptasi dengan tantangan perbankan di era digital dengan mengembangkan infrastruktur teknologi untuk mendigitalisasi operasional, produk, dan ditribusi.


Apalagi ke depan Bank Jambi tidak lagi dapat mengandalkan captive market seperti ASN. Ekspansi ke segmen pasar baru, dan digitalisasi menjadi kebutuhan demi memacu pertumbuhan hingga ke pedesaan.


Digitalisasi sangat penting untuk menghadapi jasa pelayanan digital yang semakin meningkat kualitasnya dari pelaku finansial lain, seperti fintech, bank digital dan neo bank sekaligus untuk mempertahankan posisinya di pasar finansial perbankan di Provinsi Jambi.


Sejak tahun 2015 Bank Jambi telah melakukan pemantapan sistem perbankan. Sistem dan infrastruktur telah di-upgrade untuk dapat menghadapi tuntutan perbankan dan digitalisasi yang semakin intensif.


Salah satu terobosan untuk menyonsong digitalisasi perbankan, Bank Jambi telah kerja sama dengan Amazon Web Services (AWS). Kerja sama yang dilakukan adalah pengembangan sistem teknologi informasi dengan teknologi cloud (komputasi awan) yang dimiliki oleh AWS. Amazon Web Services adalah layanan berbasis cloud computing yang di sediakan oleh Amazon sejak tahun 2002.


Pengembangan sistem teknologi informasi ini untuk mendorong digitalisasi bank, langkah ini merupakan strategi untuk bisa bersaing dengan perbankan digital saat ini. Kerjasama dengan Amazon terkait Cloud, Big Data, BMPK pihak terkait untuk pemerintah diluar pemegang saham, digital loan, untuk menunjang Bank Jambi menjadi BPS-BPIH.


Di samping itu, Bank Jambi telah melakukan identifikasi segmen pasar baru yang menarik, seperti pesantren dan sekolah, UMKM, koperasi, warung dan toko atau restoran. Bank Jambi juga memberikan kemudahan bagi pelaku UMKM diatas untuk mengembangkan bisnis mereka seperti partner supplier barang, fintech, ecommerce dan pelaku industri. Bank Jambi juga telah menggandeng partner-partner yang dapat membantu transformasi Bank Jambi menghadapai tantangan sistem maupun infrastruktur dan jaringan.


Dengan meluasnya layanan Bank Jambi di  Provinsi Jambi, terutama sebagai anchor bank, Bank Jambi pun memposisikan dirinya sebagai partner kerja untuk neo bank. Langkah penting bagi Bank Jambi untuk tidak memposisikan dirinya sebagai pesaing layanan neo bank, namun tetap berkolaborasi bersama dalam memajukan  perekonomian masyarakat Jambi, melalui ekosistem digital yang semakin berkembang ke depannya.


Peran BPD terhadap Pertumbuhan Ekonomi


BPD memiliki peran strategis sebagai mitra Pemerintah, sekaligus motor percepatan pembangunan pedesaan. Ketika ekonomi suatu negara sedang mengalami kontraksi atau melambat, salah satu tindakan yang biasa diambil pemerintah negara itu adalah meminta bank untuk menggenjot penyaluran kredit, supaya roda ekonomi dapat bergerak.

Sebagai salah satu bank yang ada pada sistem perbankan nasional, memiliki fungsi dan peran yang signifikan dalam konteks pembangunan ekonomi regional, karena BPD mampu membuka jaringan pelayanan di daerah-daerah dimana secara ekonomis tidak mungkin dilakukan oleh bank swasta.


Upaya menjawab tantangan kontribusi BPD terhadap pembangunan desa, salah satunya di jawab oleh Empat Bank Pembangunan Daerah (BPD) di Sumatra Bagian Selatan yang akan menyalurkan kredit sindikasi kepada pemerintah daerah di lima provinsi dengan potensi pembiayaan hingga Rp 4 triliun.


Kerjasama sindikasi kredit tersebut menunjukkan komitmen BPD sebagai agen pembangunan daerah. Mereka yakni Bank Sumsel Babel, Bank Lampung, Bank Jambi dan Bank Bengkulu.


Selama ini berdasarkan aturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), batas maksimum pemberian kredit (BMPK) BPD pada pihak terkait sebesar 10 persen dari modal perbankan. Namun, jika debitur berada di luar wilayah cakupan BPD tersebut maka BMPK bisa ditingkatkan menjadi 20 persen dari modal perbankan.

Degan skema ini, potensi BMPK pihak terkait dari empat bank yang bekerjasama bisa mencapai Rp 4 triliun per tahun atau meningkat dua kali lipat dibandingkan kapasitas semula.

Kredit sindikasi diharapkan dapat memperkuat pertumbuhan ekonomi desa di Sumbagsel. Inovasi yang bisa mempercepat perekonomian desa, karena kreditnya ditujukan untuk pembangunan infrastruktur, UMKM dan sektor bisnis pedesaan dan lainnya. Kredit sindikasi ini merupakan benruk kontribusi BPD untuk mendukung pembangunan desa.


* Pengamat Perbankan
© Copyright 2019 Tigasisi.net | AKTUAL & FAKTUAL | All Right Reserved