Berita Terbaru
Kamis, 07 Maret 2024
Ariansyah Dorong Diskominfo Kabupaten/Kota Tingkatkan Nilai SPBE
Rabu, 06 Maret 2024
Jalan Jenderal Sudirman Rusak Parah, DPRD Tagih Janji Gubernur Jambi
Bakal Maju di Pilkada 2024, Jaafar: Insyaallah Kita Siap
Al Haris Usulkan Penambahan Kuota Peremajaan Sawit Rakyat ke Kementerian Pertanian
Al Haris: Siswa Muaro Jambi Tidak Boleh Kalah Dengan Kota Jambi
Di Kecamatan Betara, Anwar Sadat Santuni Korban Banjir
Selasa, 05 Maret 2024
Fadhil Jamin Kemudahan Kepengurusan Pembuatan Sertifikat
BATANGHARI, TIGASISI.NET - Bupati Batanghari Muhammad Fadhil Arief meminta kepada seluruh masyarakat yang belum memiliki sertifikat tanah untuk dapat segera melakukan pendataan dan pendaftaran secara administratif.
Selain masyarakat, Bupati Fadhil juga meminta Camat dan Kepala Desa untuk mendaftarkan tanah wakaf untuk didaftarkan.
“Kami harap masyarakat yang belum melakukan pengurusan sertifikat segera diurus karena kami memfasilitasi dari jajaran dari Pemkab Batanghari sampai dengan jajaran tingkat desa,” ujarnya.
Fadhil juga menjamin proses pendaftaran PTSL ini akan dibantu oleh pera petugas di lapangan. Ia mengatakan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan BPN untuk percepatan program PTSL ini.
“Kami sudah kolaborasi dengan BPN Batanghari, bagaimana tenaga BPN ditambah dengan adanya opsi bagaimana tenaga pengukur dari pihak lain. Kami mencoba intervensi melalui anggaran Pemerintah Kabupaten Batanghari, kemudian juga kami jamin. Jika bertemu hambatan misalnya terjadi pungli ataupun semacamnya mereka bisa melapor dan akan kita selesaikan ini bersama BPN,” jelasnya.
Namun, ia juga meminta masyarakat yang ingin mendaftarkan tanahnya secara administratif agar mempersiapkan dan memenuhi seluruh persyaratan yang ada.
“Dan beberapa hal yang perlu diperhatikan masyarakat Kabupaten Batanghari adalah seluruh syaratnya terpenuhi, kalau belum diulang lagi. Takutnya nanti tanah orang lain yang di sertifikatkan ini malah menjadi masalah,” pungkasnya.
Sukses Bangun Jalan Desa Mersam, Kinerja Dinas PUTR Disanjung Dewan
BATANGHARI, TIGASISI.NET - Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Batanghari sukses memulai pembangunan ruas jalan Sp. Mersam - Desa Mersam, Kecamatan Mersam.
Rupanya, kecekatan pasukan H. Ajrisa Windra ini mendapat sanjungan dari salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batanghari, Sirojuddin.
Siroj mengapresiasi respon Dinas PUTR atas permohonan yang telah diajukan masyarakat Desa Mersam untuk perbaikan jalan lingkar sejumlah desa tersebut.
"Alhamdulillah, terimakasih pada dinas terkait yang sudah memenuhi permohonan kami khususnya dari masyarakat Desa Mersam. Menurut saya ini sungguh luar biasa, baru saja paginya diusulkan di acara musrenbang tingkat kecamatan, ternyata sorenya langsung dikerjakan," ucap Dewan Daerah Pemilihan (Dapil) Mersam - Maro Sebo Ulu itu.
"Sekali lagi terimakasih untuk Pemerintah Batanghari, atas pembangunan jalan di Desa Mersam," tukas Politisi muda dari Partai Golkar itu.
Meski demikian, anak buah Airlangga Hartanto ini meminta agar masyarakat desa setempat bisa menjaga fasilitas yang sudah dibangun oleh pemerintah.
"Insyaallah kedepannya bakal kita usulkan kembali pembangunan-pembangunan yang dibutuhkan oleh masyarakat, dan apa yang sudah dibangun sama-sama kita jaga," seru Sirojuddin.
Reporter: Juniko
Sempat Heboh, Jalan di Desa Mersam Akhirnya Diperbaiki, Windra: Target Seminggu Selesai
BATANGHARI, TIGASISI.NET - Sempat heboh karena rusak hingga ditanami warga Pohon Pisang, ruas jalan Sp. Mersam - Desa Mersam, Kecamatan Mersam akhirnya diperbaiki oleh Dinas PUTR Kabupaten Batanghari.
Sebelumnya, warga setempat melakukan protes karena lambannya proses perbaikan jalan oleh pihak terkait. Warga mendesak agar jalan penghubung antar beberapa desa itu segera diperbaiki.
Menyikapi hal tersebut, Kepala Dinas PUTR Batanghari H. Ajrisa Windra, ST, MM mengatakan, pihaknya tak bermaksud untuk menghambat pembangunan. Namun, ada beberapa persoalan yang mengharuskan pemerintah untuk menunda perbaikan jalan itu.
"Untuk hari ini kami melaksanakan pengaspalan ruas jalan lingkar Desa Mersam, karena tempo hari sempat dihebohkan oleh masyarakat karena belum ada penanganan atau penanganan sudah digali tapi belum ditutup," kata Windra, saat meninjau proses pembangunan jalan, Senin (4/3/24) didampingi Kabid Bina Marga.
"Ada banyak hal-hal, bukan kami tidak mau melaksanakan, pertama karena mau tutup tahun dan yang kedua lagi musim hujan dan banjir, sengaja tidak diperbaiki karena menunggu saat yang tepat untuk melaksanakan, kebetulan kemarin juga lagi ada pemeriksaan dari BPK," sambungnya.
Windra menambahkan, pembangunan jalan tersebut dilakukan dengan cara swakelola. Hal ini dikarenakan keterbatasan serta kemampuan APBD pemerintah Batanghari.
"Ada beberapa titik dikerjakan dengan swakelola yang memang dianggap akses-akses darurat untuk segera dilaksanakan," jelas Windra.
Pembangunan jalan dengan program swakelola ini diakui Windra tak hanya dilakukan di Desa Mersam saja, namun juga dibeberapa lokasi lainnya. Menurutnya, tekhnik swakelola ini dinilai lebih meringankan keuangan daerah.
"Alhamdulillah dengan upaya ini akses masyarakat kembali lancar, artinya ketika mau overlay kita mungkin menunggu anggaran selanjutnya untuk melakukan peningkatan," paparnya.
Tak hanya itu, Windra juga berkomitmen pihaknya mampu menyelesaikan rehab jalan di Desa Mersam ini dalam waktu sepekan "Target kita seminggu selesai," tutupnya.
Sementara itu, salah satu tokoh masyarakat di Desa Mersam, Firdaus nampak tersenyum lepas melihat pasukan Dinas PUTR Batanghari sibuk mengatur pembangunan jalan. Ia mengaku senang atas perbaikan jalan di desanya yang kerap memicu kecelakaan.
"Khsususnya masyarakat Kecamatan Mersam merasa berterimakasih kepada Bupati dan Wakil Bupati, Kadis PUTR, dan anggota dewan. Kami sangat senang atas perbaikan jalan karena selama ini sudah banyak terjadi kecelakaan, penantian selama 10 tahun akhirnya terwujud," ungkap Firdaus.
Reporter: Juniko





