Berita Terbaru

Minggu, 28 April 2024

Sama-sama Ambil Formulir di PKB, Salim Dikabarkan Duet dengan Ketua PDI P Batanghari





BATANGHARI, TIGASISI.NET - Salah satu kader Partai Amanat Nasional (PAN), Salim dikabarkan bakal berduet bersama Ketua DPC PDI P (Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan), Ibrahim untuk maju di Pilkada Batanghari.

Dua politisi kawakan ini merupakan anggota DPRD aktif periode 2019-2024. Salim dan Ibrahim diketahui sudah mengambil formulir pendaftaran penjaringan Calon Bupati dan Wakil Bupati Batanghari ke Kantor DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Hal tersebut dibenarkan oleh Ketua DPC PKB Batanghari, H. Erpan. Ia menyebutkan Salim dan Ibrahim akan menyerahkan formulir pendaftarannya pada besok senin (29/4/24).

"Kalau yang sudah ngambil formulir ada 2 orang, Pak Salim dari PAN sama Pak Ibrahim dari PDI P," kata Erpan, Minggu (28/4/24).

Erpan mengatakan, sejak pengambilan formulir ia selaku ketua DPC PKB belum menerima informasi tentang keseriusan calon penantang Bupati Muhammad Fadhil Arief itu.

"Kalau saat pengambilan formulir kemarin kelihatannya sangat serius, tapi belum tahu karena formulir belum dikembalikan. Kalau Pak Salim katanya besok diantar, tapi kalau Pak Ibrahim belum ada komunikasi sama saya," jelasnya.

Lebih jauh calon anggota DPRD Provinsi Jambi terpilih ini membocorkan bahwa Salim dan Ibrahim akan maju bersama pada pilkada 27 November 2024 nantinya.

"Iya, dia rencananya langsung satu paket itu. Kalau diskusi awalnya Calon Bupatinya Pak Salim dan Calon Wakilnya Pak Ibrahim," pungkas Erpan.

Sementara itu, Salim sendiri ketika dikonfirmasi masih enggan berbicara banyak tentang proses pendaftarannya tersebut. "Kalau ngambil formulir pendaftaran di PKB sudah, tapi nantilah ya saya masih ditempat acara nikahan," kata Salim singkat via telepon.

Sedangkan Ibrahim, saat dikonfirmasi dirinya tak menampik isu yang beredar akan berpasangan dengan Salim, namun saat ditanya lebih lanjut ia lebih memilih irit bicara.

"Iya benar, besok kita akan antar formulir ke PKB," kata dewan 4 periode itu.


Reporter: Juniko

Bukan Hafiz Fattah, Kader PAN Satu Ini Bakal Tantang MFA di Pilkada Batanghari









BATANGHARI, TIGASISI.NET - Salah satu kader Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Batanghari dikabarkan akan menantang Bupati Petahana Muhammad Fadhil Arief di Pilkada daerah itu pada November 2024 mendatang.

Akan tetapi, penantang Fadhil Arief ini bukanlah sang Ketua DPD PAN Muhammad Hafiz Fattah, melainkan salah satu anggota DPRD Batanghari, yaitu Salim.

Salim sendiri diketahui sudah mengambil formulir pendaftaran, yang sebelumnya sudah dibuka penjaringan bacalon kepala daerah dari partai besutan Zulkifli Hasan tersebut beberapa hari yang lalu.

Hal tersebut dibenarkan oleh Sekretaris DPD PAN Batanghari, Sasmi Irawan saat dikonfirmasi media ini, Sabtu malam (28/4/24).

"Iya benar sudah, kalau di internal partai sudah ngambil formulir pendaftaran beberapa hari yang lewat," kata Sasmi.

Sasmi menjelaskan, PAN memberi kesempatan kepada seluruh kadernya untuk maju di Pilkada Batanghari. Sesuai mekanisme partai formulir pendaftaran tersebut harus diserahkan kembali paling lambat 30 April 2024.

"Peluang dibuka sebesar-besarnya untuk internal, siapapun yang berminat," jelasnya.

Keseriusan Salim untuk ikut berkompetisi memperebutkan kursi empuk Bupati Batanghari dianggap bukan isapan jempol belaka.

Sasmi mengakui Dewan dapil Mersam-Maro Sebo Ulu itu ternyata tidak hanya mengambil formulir pendaftaran dari PAN saja, namun juga dari partai lain.

"Informasinya ini kalau tidak salah ada juga dia ngambil formulir dari partai lain, tapi saya kurang tau partai apa," tutur Sasmi.

 "Tapi yang jelas formulir tersebut pertanggal 30 April harus diserahkan ke DPP, kita lihat nanti tindaklanjutnya seperti apa," katanya.

Untuk diketahui Salim (57) merupakan putra asli Batanghari. Salim merupakan Dewan aktif periode 2019-2024.



Reporter: Juniko

Rabu, 24 April 2024

Punya 3 Modal ini, MFA Bikin Penantangnya Ciut di Pilkada Batanghari







BATANGHARI, TIGASISI.NET - Bupati Batanghari Muhammad Fadhil Arief (MFA) dinilai punya tiga modal kuat, yang membuat nyali penantangnya ciut, untuk bertarung di Pilkada Batanghari, November mendatang.

Hal ini diungkapkan oleh Pengamat Politik yang juga dosen Universitas Jambi, Arfai. Yang pertama, selama menjabat sebagai Bupati Batanghari, MFA dinilai mahir dalam membangun modal sosialnya bersama masyarakat.

"Saya kira untuk Batanghari lawan politik petahana (MFA.red) lebih pada konteks masih mengukur kekuatan ke dalam, menurut hemat saya kekuatan Fadhil Arief cukup mumpuni, yakni modal sosialnya cukup konsisten dipelihara dan dibangun sejak dilantik sampai sekarang," kata Arfa'i, Rabu (24/4/24).

"Terbukti dengan suara PPP dalam Pileg kemarin," sambung Dosen Fakultas Hukum Universitas Jambi (UNJA) itu.

Selain itu Arfa'i menyebutkan, MFA juga apik membangun modal kulturalnya di masyarakat. Hal ini ditopang dengan mesin politik dan birokrasi yang saat ini digenggamnya.

Lanjut Arfai, modal finansial MFA pada Pilkada kali ini tak bisa lagi dipandang sebelah mata. Hal ini bisa tergambar dari laporan kekayaannya di situs  LHKPN KPK. Kekuatan finansial juga menjadi elemen penting bagi MFA untuk memecahkan mitos petahana yang selalu kalah di Pilkada Batanghari.

"Nah itulah beberapa penyebab lawan politik Fadhil Arief masih hitung-hitungan untuk bertarung dalam Pilkada 2024 ini," jelasnya.

Ketua Jurusan Ilmu Politik dan Pemerintahan di UNJA ini juga menyinggung nama Muhammad Hafiz Fattah yang dinilai potensial untuk melawan Fadhil Arief.

Namun Arfa'i kurang yakin, anak mantan Bupati Batanghari dua periode tersebut bakal jadi penantang mpetahana, apa lagi dengan mengorbankan jabatan baru yang dimenangkannya pasca pileg kemarin sebagai DPRD Provinsi Jambi.

"Selain itu,  ada potensi lawan petahana yakni Hafiz Fattah yang dari awal diekspos, namun melihat kekuatan petahana saat ini,  ditambah dengan putusan MK yang menyatakan anggota legislatif mesti mundur jika mencalonkan kepala daerah, maka ini jadi pertimbangan juga bagi anggota DPRD yang mau maju sepertinya lebih menggunakan perhitungan politik yang matang dan rasional," papar lelaki lulusan S3 Universitas Sriwijaya itu.

Lebih jauh Arfa'i mengilustrasikan, kalaupun trah Alm. Abdul Fattah dan Syahirsah bergabung, MFA masih terlalu perkasa untuk ditakhlukan.

"Saya kira bersatupun trah Abdul Fattah dengan Syahirsyah masih sulit jika bertarung dengan petahana di pilkada 2024 ini," pungkas Arfa'i.


Reporter: Juniko

Kamis, 07 Maret 2024

Usai Gelar Rapat Pleno, KPU Batanghari Tetapkan Caleg Pemenang





BATANGHARI, TIGASISI.NET  - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Batanghari telah selesai melaksanakan Rapat Pleno Terbuka Hasil Rekapitulasi Perhitungan Suara Tingkat Kabupaten pemilu Tahun 2024.

Rapat Pleno Rekapitulasi Hasil Perhitungan Suara Tingkat Kabupaten Pemilu 2024 ini dilaksanakan di Gedung Pemuda Muara bulian selama tiga hari dimulai 2 - 4 Maret 2024. 

Berdasarkan Surat Keputusan Nomor 418 tahun 2024 tentang penetapan hasil pemilihan umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Batanghari Tahun 2024. KPU Batanghari berhasil menetapkan Hasil Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Batanghari Tahun 2024. 

Dan berdasarkan berita acara dan sertifikat rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Partai Politik dan calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota dari kecamatan dalam Wilayah Kabupaten/Kota Pemilihan Umum Tahun 2024. 

Ketua KPU Batanghari Ahmad Halim mengatakan bahwa rapat pleno telah selesai untuk jenis Presiden dan Wakil Presiden , DPR, DPD dan DPRD Provinsi. Finalnya, dengan ditanda tangani berita acara rekapitulasi perolehan suara di KPU Batanghari.

 " Sedangkan untuk DPRD Kabupaten Batanghari, ada SK penetapan hasil perhitungan dan Porelahan suara sah partai politik dan Calon Anggota DPRD Batanghari," ujarnya Berikut hasil lengkap perolehan suara peserta Legislatif/DPRD Kabupaten Batanghari secara keseluruhan sesuai hasil perolehan akhir partai politik dari setiap daerah pemilihan anggota DPRD Kabupaten Batanghari.

Berikut hasil lengkap perolehan suara peserta DPRD Kabupaten Batanghari secara keseluruhan sesuai hasil perolehan akhir partai politik dari setiap daerah pemilihan anggota DPRD Kabupaten Batanghari. 

 https://drive.google.com/file/d/1VEkBk9nXp497bGYi_f3lpOxRyxkh6LZE/view?usp=drivesdk


Reporter: Juniko

Selasa, 23 Januari 2024

Partai Demokrat Siapkan Calon untuk Pilkada 2024, Junaidi: Putra Asli Batanghari





BATANGHARI, TIGASISI.NET - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Batanghari mengaku sudah menyiapkan salah satu kader partai untuk diusung sebagai kepala daerah dalam Pilkada serentak 2024.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua DPC Partai Demokrat Batanghari Junaidi Nasaruddin, saat dikonfirmasi media ini di Kantor Demokrat daerah itu, Selasa (23/1/24).

"Iya kita sudah siapkan kader Demokrat untuk bertarung di pemilihan Bupati Batanghari nanti," kata Junaidi.

Anak buah AHY ini membeberkan, sosok pria tersebut berinisial M, yang saat ini tergabung dalam struktur kepengurusan DPP Partai Demokrat.

"Yang pasti beliau ini asli putra dari Batanghari, dan kami sudah menjalin komunikasi intens dengan bacalon," jelasnya.

Junaidi tak menampik, bacalon Bupati Batanghari yang diusung ini merupakan kader yang cukup potensial untuk bertarung melawan kandidat dari partai lainnya.

Selain masih muda, pria ini cukup familiar dikalangan masyarakat Batanghari, yang diketahui dia berlatar belakang seorang pengusaha.

"Beliau saat ini sudah mulai bergerak untuk memetakan daerah potensi dalam meraup suara dan sudah menjalin komunikasi dengan tokoh-tokoh masyarakat," ujarnya.

Saat ditanya lebih rinci tentang sosok M, caleg DPRD Provinsi Jambi tersebut masih merahasiakan namanya dan lebih memilih irit bicara.

"Insyaallah setelah Pileg nanti akan kita umumkan siapa orangnya," tutup Junaidi.



Reporter: Juniko

Selasa, 14 November 2023

Perolehan Kursi PPP Kunci MFA Maju di Pilgub Jambi



BATANGHARI, TIGASISI.NET - Nama Bupati Batanghari  Muhammad Fadhil Arief (MFA) belakangan  kian diperhitungkan  dalam jajaran figur potensial untuk Pemilihan Gubernur Jambi 2024 mendatang.

Meski kiprahnya sebagai kepala daerah  belum sampai tiga tahun, namun banyak pihak menganggap MFA adalah lawan  sepadan Gubernur Petahana Al Haris  di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jambi nantinya.

Lelaki 48 tahun yang karib disapa Bang Fadhil itu diketahui memang memiliki modal politik untuk maju di Pilgub Jambi. Selain masih aktif sebagai kepala daerah, posisinya sebagai Ketua  Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Jambi diyakini punya nilai tawar.

Meski beberapa waktu lalu sering no coment, MFA sendiri mulai berani buka suara soal peluang dirinya  bertarung melawan   Al Haris, serta nama lain seperti Bupati Tanjung Jabung Timur, Romi Hariyanto.

Secara tersirat Fadhil yang kini menjabat sebagai Bupati Batanghari itu mengatakan, jumlah  perolehan jumlah kursi PPP di Pemilihan Legislatif nanti akan menjadi acuan langkah politik ia kedepannya.

"Saya lebih fokus membimbing kader-kader PPP untuk mendapatkan kursi, karena performance partai politik itu diukur dari kursi yang didapatnya, nah itu yang kita kejar, kita buktikan dulu, kalau langsung melangkah-melangkah kan belum tentu juga," ungkap Fadhil seusai mengikuti rapat paripurna di Gedung DPRD Batanghari, Selasa (14/11/23).

Fadhil mengaku sejauh ini masih enggan berbicara gamblang soal pilkada 2024. Katanya, ia akan fokus untuk menghadapi pemilihan legislatif yang akan digelar pada 14 Februari 2024.

"Kita saat ini fokus ya, fokus kepada pileg karena saya selaku ketua DPW ditugaskan bagaimana jumlah kursinya nambah, jadi saya akan fokus kesitu dulu. Secara pribadi saya belum bicara soal Pilkada di tingkatan apapun," jelas ayah empat anak itu.

Kendati demikian, lelaki berperawakan tinggi tegap itu tak menampik bahwa ia bersedia maju sebagai calon Gubernur Jambi jika hal tersebut memang diinginkan oleh masyarakat di Provinsi Jambi.

"Kalau saya itu sifatnya ngalir saja ya, karena saya saja ikut Pilkada Kabupaten Batanghari jadi Bupati ini kan juga tidak dirancang jauh-jauh hari, ya kita lihat keadaan kalau memang ada orang kepingin dan masyarakat kepingin kemudian kita merasa perlu ikut nyalon ya kita ikut nyalon, tapi kalau memang sudah banyak yang bagus ya biarlah, kita cukup jadi ketua partai saja," tutup Fadhil Arief.

Reporter: Juniko

© Copyright 2019 Tigasisi.net | AKTUAL & FAKTUAL | All Right Reserved