' Puluhan Honorer RSUD MHA Thalib Dirumahkan - Tigasisi.net | Portal Informasi Online

Senin, 24 Januari 2022

Puluhan Honorer RSUD MHA Thalib Dirumahkan

Puluhan Honorer RSUD MHA Thalib Dirumahkan




SUNGAIPENUH, TIGASISI.NET - Pemerintah Kota Sungaipenuh kembali melakukan "pembersihan" terhadap tenaga honorer lama di lingkup Pemerintah Kota Sungaipenuh.

Setelah merumahkan ribuan tenaga honorer di hampir semua OPD, kini giliran honorer di RSUD Mayjen H.A. Thalib Sungaipenuh harus bernasib sama.

Dari data yang diperoleh, tercatat sebanyak 69 orang honorer Di RSUD MHA Thalib yang telah bertahun-tahun mengabdi, kini dirumahkan.

69 orang yang dirumahkan tersebut, bertugas hampir semua bagian di RSUD, mulai dari petugas jaga ruangan, hingga sopir dan satpam.

Tidak hanya itu, para dokter pun juga kena imbas kebijakan dari Pemkot Sungaipenuh tersebut. Tercatat ada 9 dokter yang ikut dirumahkan, yang selama ini bertugas sebagai dokter jaga.

Informasi yang didapat, dasar pemberhentian ini adalah surat dengan nomor 800/500/I/RSUD MHT/2022, tertanggal 19 Januari 2022, yang ditanda tangani langsung Direktur RSUD MHT, dr Iwan Suwindra, Sp.B.

Salah seorang tenaga honorer yang dirumahkan, mengaku saat ini dirinya dan sejumlah rekannya yang lain sudah tidak masuk kerja lagi, dan berharap kembali dipanggil bekerja.


"Ya, kami yang dirumahkan rata-rata sudah mengabdi bertahun-tahun, ada yang 5 tahun bahkan ada yang sudah lebih dari 10 tahun," ungkap sumber.

Sementara itu, kebijakan merumahkan pegawai honorer RSU juga disayangkan oleh pejabat mantan pegawai RSU. Dia mengaku para honorer di RSU sebaiknya tidak dirumahkan dulu, mengingat untuk kelancaran pelayanan kesehatan terhadap masyarakat.

"Mereka para hohorer di RSUD patut dipertahankan, jangan lah dirumahkan. Mereka sudah mengabdi sangat lama," ungkap sumber yang enggan disebutkan namanya.

Terkait hal ini, Dirut RSU MHA Thalib Sungaipenuh, dr Iwan Suwindra, dikonfirmasi belum ada tanggapan. Dihubungi via telephone tidak diangkat, dihubungi via pesan singkat WhatsApp tidak ada balasan meski pesan sudah dibaca.

Reporter: Yudi




Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2019 Tigasisi.net | Portal Informasi Online | All Right Reserved