Berita Terbaru

Senin, 16 Februari 2026

Resmi, Sanksi Pidana Kerja Sosial Mulai Dibeelakukan di Jambi



JAMBI, TIGASISI.NET  – Wakil Gubernur Jambi, Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I, menghadiri acara Penandatanganan Nota Kesepakatan Pelaksanaan Pidana Kerja Sosial dalam Wilayah Hukum Kota Jambi yang berlangsung di Lantai 2 Kantor Wali Kota Jambi, Jum'at (13/02/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah awal implementasi pidana kerja sosial sebagai bagian dari pembaruan sistem hukum nasional. Nota kesepakatan tersebut ditandatangani oleh Balai Pemasyarakatan Kelas I Jambi bersama Pemerintah Kota Jambi, Pengadilan Negeri Jambi, Kejaksaan Negeri Jambi, Kepolisian Resor Kota Jambi, serta Komando Distrik Militer 0415 Jambi.

Dalam sambutan dan arahannya, Wagub Sani menyampaikan apresiasi atas sinergi dan komitmen lintas sektor dalam mendukung pelaksanaan Pidana Kerja Sosial sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), khususnya Pasal 65 ayat (1) huruf e yang mengatur pidana pokok berupa pidana kerja sosial.

“Pemerintah Provinsi Jambi mendukung penuh pelaksanaan pidana kerja sosial yang tentunya telah dirumuskan dengan mempertimbangkan seluruh aspek. Untuk efektivitasnya, diperlukan koordinasi dan kerja sama yang solid antar seluruh pihak,” ujar Wagub Sani.

Wagub Sani juga berharap implementasi pidana kerja sosial dapat sukses dilaksanakan di Kota Jambi dan selanjutnya direplikasi di seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Jambi. Pemerintah Provinsi Jambi, lanjutnya, akan mengoordinasikan para bupati dan wali kota untuk menyiapkan fasilitas umum maupun fasilitas sosial sebagai lokasi pelaksanaan pidana kerja sosial.

“Kita harus menyamakan persepsi dan memastikan pelaksanaannya sesuai ketentuan perundang-undangan, memberikan manfaat bagi masyarakat, serta mendukung proses reintegrasi sosial klien pemasyarakatan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jambi, Irwan Rahmat Gumilar, menyampaikan bahwa penandatanganan nota kesepakatan ini memiliki nilai strategis sebagai landasan bersama dalam menyatukan peran dan tanggung jawab masing-masing pihak.

Ia menjelaskan bahwa pemberlakuan KUHP baru menandai perubahan besar dalam sistem pemidanaan di Indonesia, dengan pendekatan yang lebih menjunjung tinggi hak asasi manusia serta berorientasi pada kemanfaatan bagi masyarakat.

“Pidana kerja sosial merupakan salah satu pidana pokok yang bertujuan tidak hanya memberikan efek jera, tetapi juga membimbing pelaku agar menjadi pribadi yang lebih baik dan berguna. Oleh karena itu, diperlukan pedoman pelaksanaan yang komprehensif, termasuk standar operasional prosedur, kriteria lokasi, serta mekanisme penilaian,” jelasnya.

Irwan juga mengungkapkan bahwa saat ini telah disiapkan 346 lokasi di Kota Jambi sebagai tempat pelaksanaan pidana kerja sosial, terdiri dari masjid, sekolah dasar dan menengah, instansi pemerintah, kantor kecamatan, serta kantor kelurahan. “Penetapan Kota Jambi sebagai wilayah percontohan (pilot project) tingkat nasional menunjukkan komitmen daerah dalam mendukung sistem peradilan yang lebih humanis,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kerja sama ini. Ia menegaskan kesiapan Pemerintah Kota Jambi dalam menyediakan berbagai lokasi pelaksanaan pidana kerja sosial, mulai dari masjid, sekolah, kantor camat hingga kantor lurah.

Menurutnya, pelaksanaan kerja sosial tidak hanya menjadi bagian dari proses hukum, tetapi juga momentum pembinaan karakter dan akhlak, khususnya jika dilaksanakan di lingkungan rumah ibadah maupun sekolah.

“Kita ingin pelaksanaannya dekat dengan domisili yang bersangkutan agar tidak menimbulkan beban tambahan. Dengan dukungan camat, lurah, dan seluruh jajaran, insya Allah Kota Jambi siap menjadi percontohan nasional,” ujar Wali Kota Maulana.

Acara ditutup dengan penandatanganan nota kesepakatan oleh para pihak sebagai bentuk komitmen bersama dalam menyukseskan pelaksanaan Pidana Kerja Sosial di wilayah hukum Kota Jambi, sekaligus menjadi model implementasi di tingkat kabupaten/kota se-Provinsi Jambi. (Diskominfo Provinsi Jambi/Waaly Arizona/Foto: Novriansah/Video: Patra, Reno. S)

Wagub Sani Kumpulkan Sampah di Danau Sipin

 


JAMBI, TIGASISI.NET  – Pemerintah Provinsi Jambi menggelar Gotong Royong Massal dalam rangka menyukseskan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah), yang dipusatkan di kawasan wisata Danau Sipin, Sabtu (14/02/2026) pagi.


Kegiatan diawali dengan apel bersama yang dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Jambi, Abdullah Sani, didampingi seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi. Apel tersebut menjadi penegasan komitmen bersama jajaran pemerintah daerah dalam mendukung program nasional Gerakan Indonesia ASRI.


Dalam amanatnya, Wagub Sani menyampaikan bahwa Gerakan Indonesia ASRI merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang disampaikan pada Rapat Koordinasi Nasional di Sentul, 2 Februari 2026 lalu. Arahan tersebut menekankan pentingnya pembenahan lingkungan secara menyeluruh, mulai dari penanganan sampah, penataan ruang publik, hingga penguatan kembali budaya gotong royong sebagai identitas bangsa.


“Gerakan Indonesia ASRI adalah amanat Bapak Presiden untuk memperindah dan menata kembali kota-kota kita. Pembersihan sampah, penertiban lingkungan, serta penguatan semangat kebersamaan menjadi kunci dalam membangun daerah yang sehat, nyaman, dan berdaya saing,” ujar Wagub Sani.


Ia menegaskan bahwa gotong royong bukan sekadar kegiatan simbolis, melainkan harus menjadi budaya yang hidup di tengah masyarakat. Menurutnya, semangat kebersamaan yang dahulu menjadi kekuatan utama bangsa Indonesia perlu terus dihidupkan kembali di tengah tantangan modernisasi dan perubahan gaya hidup.


“Gotong royong ini jangan berhenti hari ini saja. Jadikan sebagai kebiasaan sehari-hari, baik di rumah, kantor, sekolah maupun lingkungan sekitar. Jika seluruh masyarakat peduli terhadap pengelolaan sampah dan kebersihan, maka lingkungan yang aman, sehat, dan indah akan terwujud secara berkelanjutan,” tambahnya.


Gerakan Indonesia ASRI sendiri merupakan bentuk sinergi nasional untuk menciptakan lingkungan yang bersih, tertata, aman, dan nyaman di seluruh Indonesia. Selain berdampak pada kesehatan masyarakat, gerakan ini juga bertujuan meningkatkan kualitas ruang publik dan daya tarik sektor pariwisata secara berkelanjutan.


Pemilihan Danau Sipin sebagai lokasi kegiatan memiliki makna strategis. Danau Sipin merupakan salah satu ikon wisata Kota Jambi yang menjadi ruang interaksi masyarakat sekaligus destinasi unggulan daerah. Oleh karena itu, penataan dan kebersihan kawasan ini menjadi prioritas dalam mendukung citra positif Provinsi Jambi.


Pada kegiatan tersebut, seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi turut ambil bagian secara aktif dengan membersihkan area sekitar danau, mengangkut sampah, menata fasilitas umum, serta melakukan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Sinergi lintas perangkat daerah ini menunjukkan komitmen nyata pemerintah dalam menggerakkan perubahan dari internal birokrasi sebelum mengajak masyarakat lebih luas.


Melalui kegiatan Gotong Royong Massal Gerakan Indonesia ASRI ini, Pemerintah Provinsi Jambi berharap semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan semakin menguat. Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan terwujud Jambi yang lebih bersih, sehat, tertata, serta semakin menarik sebagai destinasi wisata dan tempat tinggal yang nyaman bagi seluruh warga. 

dok: Diskominfo Provinsi Jambi

Wagub Sani: Generasi Hafiz Qur'an Harapan Bangsa Berakhlak Mulia


Jambi - Wakil Gubernur (Wagub) Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I mengajak kepada semua orang tua/wali murid agar menanamkan nilai-nilai agama sejak dini sangat penting buat anak-anak. Al-Qur'an dan hadis jadi pedoman hidup yang baik, bantu mereka tumbuh jadi pribadi yang beriman dan berakhlak mulia. Dengan begitu, mereka bisa jadi generasi yang kuat iman dan bermanfaat bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Wisuda Akbar Tahfiz Qur'an ke-15 Sekolah Islam Terpadu Nurul Ilmi Jambi, bertempat di Lapangan SD IT Nurul Ilmi 2 Kota Jambi, Sabtu (14/02/2026) pagi.


Dalam sambutannya Wagub Sani menyampaikan, Pemerintah Provinsi Jambi saat sedang giat-giatnya membangun peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang sangat diutamakan. Menurutnya, proses pembangunan peningkatan kualitas sumber daya manusia diarahkan kepada tercapainya kualitas manusia dan masyarakat yang mampu beradaptasi terhadap perubahan dan perkembangan zaman, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. "Dengan demikian, pengembangan sumber daya manusia adalah salah satu strategi pembangunan daerah dan nasional yang menjadi salah satu faktor penentu dalam proses pembangunan," ujar Wagub Sani.

"Sekolah Islam Terpadu Nurul Ilmi Jambi menjadi salah satu lembaga pendidikan yang turut berkontribusi dalam memantapkan kualitas Sumber Daya Manusia, baik terhadap pengembangan dalam meningkatkan kemampuan teknis, rteoritis, konseptual, softskill dan juga akhlak. Rasa bangga sekaligus bahagia saya hadir disini, untuk bersama-sama dengan Ketua Yayasan, Bapak/Ibu Pengajar, serta Orang Tua dan Wali siswa-siswi semuanya, untuk menyaksikan acara yang membanggakan yakni Wisuda Tahfiz, anak-anak generasi Qur'ani, kebanggaan Provinsi Jambi," lanjutnya.


Wagub Sani menjelaskan, momen keberhasilan atau prestasi, tidak hanya bagi para siswa-siswi atas perjuangan, kerja keras, dan konsisten dalam menghafal, mengaji, mengkaji, dan memahami Al-Qur'an serta ilmu pengetahuan lainnya, namun juga menjadi keberhasilan atau prestasi bagi jajaran sekolah yang telah mendidik dan menuntun para siswa-siswi sehingga dapat menjadi generasi muda yang berkualitas, berdaya saing tinggi, serta dapat membangun kepribadian, disiplin diri, kreativitas dan rasa percaya diri. "Mendidik dan membentuk akhlak serta karakter anak memang tidak semudah membalikkan telapak tangan, jika karakter ibarat sebuah bangunan yang kokoh, butuh waktu yang lama dan energi yang tidak sedikit untuk mengubahnya. Apresiasi setinggi-tingginya saya sampaikan kepada Pimpinan serta jajaran pengajar SIT Nurul Ilmi, yang telah turut mewarnai pendidikan Islam di Provinsi Jambi, dalam mendidik para generasi muda bangsa, untuk menjadi calon-calon pemimpin negeri, calon usahawan yang akan memajukan negeri Jambi, dengan tetap memegang teguh ilmu pengetahuan dan pendidikan Islam yang bernafaskan Al-Qur'an dan Al-Hadis,"' jelas Wagub Sani.


Lebih lanjut Wagub Sani memaparkan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi saat ini sedang giat-giatnya melaksanakan program Satu Desa Satu Hafiz Qur'an, dimana program tersebut diharapkan melahirkan penghafal Al-Qur'an di setiap desa di Provinsi Jambi. "Program Satu Desa Satu Hafiz Qur'an akan membawa pada kemuliaan, karena salah satu untuk bisa mendapatkan kemuliaan tersebut adalah dengan mendekatkan diri kepada Al-Qur'an. Salah satunya dengan cara membaca ataupun menghafal Al-Qur'an. Yakinlah, setiap apapun dan siapapun yang dekat dengan Al-Qur'an pasti akan mulia hidupnya," papar Wagub sani.


Dikatakan Wagub Sani, Pemerintah Provinsi Jambi akan selalu mendukung komitmen lembaga pendidikan dalam meningkatkan kualitas masyarakat, melalui misi ketiga pembangunan Provinsi Jambi. "Pemprov mendukung penuh komitmen lembaga pendidikan dalam rangka meningkatkan kualitas SDM di Provinsi Jambi, memantapkan Keberlanjutan Pembangunan dan Kualitas Sumber Daya Manusia, dalam mewujudkan Visi Pembangunan Provinsi Jambi, yakni Terwujudnya Jambi MANTAP Berdaya Saing dan Berkelanjutan Tahun 2029 dibawah Ridho Allah SWT," kata Wagub Sani.

"Anak-anakku, para Pejuang Ilmu yang saya banggakan, ungkapan selamat dan bangga saya sampaikan atas prestasi yang telah ananda semua raih. Saya berharap, ananda semua tetap istiqomah dalam meningkatkan pemahaman agama dan dengan tekun belajar, mengaji, dan mengkaji Al-Qur'an serta menekuni ilmu pengetahuan dan teknologi lainnya," sambungnya.


Dalam kesempatan tersebut Wagub Sani juga mengharapkan kepada generasi muda yang berada di Provinsi Jambi bisa menjadi unggul dan bisa bersaing dengan dimasa mendatang untuk menghadapi berbagai tantangan. "Saya berharap ananda akan menjadi generasi Provinsi Jambi yang unggul dan berdaya saing tinggi, karena ananda sekalian lahir dari lembaga pendidikan berkualitas, yang menanamkan disipilin dan kemandirian diri. Semoga kelak ananda dapat menjadi pemimpin-pemimpin cerdas Indonesia, yang bermartabat dan berakhlak mulia," harap Wagub Sani. 

Dok: Diskominfo Prov. Jambi

Jumat, 13 Februari 2026

Pemkab Tanjab Barat Bakal Kelola Hutan Manggrove Swluas 50 Ha



TANJAB BARAT, TIGASISI.NET - Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., mempresentasikan proposal pendanaan program Forest and Other Land Use (FOLU) Net Sink 2030 dalam forum verifikasi dan asistensi bersama Tim Verifikasi Nasional, Jumat (13/2).


Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Manggala Wanabakti Lantai 3, Kementerian Kehutanan Republik Indonesia, dan menjadi bagian penting dalam proses penilaian usulan program daerah yang mendukung target nasional penurunan emisi sektor kehutanan dan penggunaan lahan.


Forum verifikasi dihadiri Staf Ahli Menteri Bidang Revitalisasi Industri Kehutanan, Novia Widyaningtyas, bersama Tim Pakar Verifikasi dan Asistensi, yakni Helmi Basalamah dan Apik Karyana, serta anggota tim verifikasi lainnya. Sedangkan Dari pihak pengusul, Wakil Bupati Katamso didampingi Prof. Dr. Ir. Rosyani, M.Si., Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Jambi, perwakilan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Provinsi Jambi, Kepala Bagian SDA Setda Tanjab Barat, serta Plt. Kepala Bidang Riset dan Inovasi Daerah Bappeda Tanjab Barat.


Dalam pemaparannya, Wabup Katamso menjelaskan rencana program pengelolaan mangrove berkelanjutan seluas 50 hektare di kawasan Pangkal Babu, Desa Tungkal Satu, Kecamatan Tungkal Ilir. Program ini tidak hanya berfokus pada rehabilitasi mangrove sebagai upaya mitigasi perubahan iklim dan perlindungan pesisir, tetapi juga diintegrasikan dengan pengembangan budidaya tambak kepiting dan udang. Langkah tersebut bertujuan meningkatkan mata pencaharian masyarakat pesisir yang tinggal di sekitar kawasan mangrove.


“Program FOLU Net Sink 2030 kami posisikan bukan hanya sebagai agenda lingkungan, tetapi juga sebagai instrumen pembangunan ekonomi inklusif. Menjaga mangrove harus sejalan dengan upaya memberdayakan masyarakat sekitar,” ujar Wabup.


Dalam sesi asistensi, Tim Verifikasi Nasional memberikan sejumlah masukan strategis, antara lain perlunya refocusing dengan menetapkan prioritas intervensi kegiatan, memperkuat pendekatan rehabilitasi dan pengelolaan lanskap mangrove secara terintegrasi, serta melakukan penyempurnaan proposal sesuai catatan teknis tim.


Proposal yang telah diperbaiki diminta untuk disampaikan kembali paling lambat 27 Februari 2026 guna proses penilaian lanjutan.


Ke depan, usulan program tersebut juga akan dibahas bersama perwakilan Pemerintah Norwegia yang selama ini aktif mendukung Indonesia dalam rehabilitasi dan konservasi mangrove melalui kemitraan iklim, sebagai bagian dari upaya pencapaian target nasional FOLU Net Sink 2030.


Melalui forum ini, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat menegaskan keseriusannya dalam mendukung agenda nasional pengendalian perubahan iklim sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat pesisir secara berkelanjutan.

Bupati Tanjab Barat Kunjungi Bazar Gerakan Pangan Murah



TANJAB BARAT, TIGASISI.NET - Dalam rangka menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) 2026, seperti Ramadan dan Idul Fitri, Tahun Baru Imlek, serta Hari Raya Nyepi, Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., didampingi oleh Ketua TP PKK Kabupaten Tanjung Jabung Barat Hj. Fadhilah Sadat, S.H., menghadiri kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak Nasional yang digelar di halaman Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jumat (13/2).

Kegiatan tersebut disambut antusias masyarakat yang memanfaatkan kesempatan untuk memperoleh bahan pangan dengan harga di bawah pasaran. Berbagai komoditas strategis seperti beras, minyak goreng, gula, telur, hingga ikan dijual dengan harga terjangkau.

Hadir pada kesempatan itu, Sekretaris Daerah Hermansyah, S.STP., M.H., Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ir. H. Firdaus Khatab, M.M., Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Hapriansyah, S.St.Pi, serta perwakilan Polres, Kodim, Kejaksaan Negeri, dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Dalam sesi wawancara, Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat bersama instansi terkait, TP-PKK, dan unsur Forkopimda melaksanakan arahan pemerintah pusat untuk menggelar Gerakan Pangan Murah secara serentak di seluruh Indonesia.

“Gerakan Pangan Murah ini dilaksanakan dalam rangka menyambut bulan Ramadan. Biasanya terjadi peningkatan permintaan yang berdampak pada kenaikan harga pangan. Oleh karena itu, pada kesempatan ini komoditas dijual di bawah harga pasar. Selain sembako, juga tersedia ikan sebagai salah satu potensi unggulan daerah dengan harga lebih terjangkau,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat sehingga dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan lebih tenang tanpa kekhawatiran terhadap kebutuhan pangan.

Bupati juga memastikan kegiatan serupa akan kembali dilaksanakan menjelang Idul Fitri guna mengantisipasi potensi lonjakan harga.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak panik. Stok dan harga barang dalam kondisi cukup dan terkendali. Insyaallah suplai kebutuhan selama bulan puasa dan hari raya dapat terpenuhi,” tambahnya.

Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah bersama Satgas Pangan akan melakukan pengawasan intensif terhadap pedagang dan distributor.

“Kami mengingatkan para pedagang grosir dan pengusaha agar tidak menimbun barang untuk dijual kembali dengan harga tinggi. Satgas Pangan akan melakukan razia terhadap toko yang terbukti melakukan penimbunan, terutama sembako,” tegasnya.

Ia menambahkan, sanksi tegas akan diberlakukan sesuai ketentuan yang berlaku, mulai dari penutupan usaha hingga pencabutan izin.

Kegiatan Gerakan Pangan Murah ini juga dilaksanakan secara virtual dan dipimpin langsung oleh Kepala Badan Pangan Nasional sekaligus Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya menjaga stabilitas harga pangan serta meminta seluruh jajaran terkait bertindak tegas terhadap pelanggaran distribusi dan permainan harga menjelang HBKN.

Melalui Gerakan Pangan Murah ini, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat berharap stabilitas harga tetap terjaga dan kebutuhan masyarakat menjelang Ramadan serta hari raya dapat terpenuhi dengan baik, sehingga daya beli masyarakat tetap stabil dan perekonomian daerah terus bergerak positif.

Rabu, 11 Februari 2026

Wabup Katamso Hadiri UndanganIAI An-Nadwah Kuala Tungkal


TANJAB BARAT, TIGASISI.NET - Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., menghadiri kegiatan Sosialisasi Penguatan Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran Program Studi (Prodi) di lingkungan Fakultas Hukum dan Komunikasi IAI An-Nadwah Kuala Tungkal bersama para stakeholder, Rabu (11/02), bertempat di Ruang Pola Utama Kantor Bupati.


Kegiatan tersebut turut dihadiri Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Dekan Fakultas Hukum dan Komunikasi IAI An-Nadwah, Ketua Prodi Hukum Keluarga Islam, Ketua Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam, para dosen, alumni Prodi Hukum Keluarga Islam, mahasiswa selingkup Fakultas Hukum dan Komunikasi, serta sejumlah undangan lainnya.


Dalam sambutannya, Wakil Bupati Katamso menegaskan bahwa Program Studi Hukum Keluarga Islam bukan hanya relevan, tetapi juga merupakan salah satu jurusan yang paling aplikatif karena bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat Muslim di tingkat kabupaten.


“Pengembangan dan dukungan terhadap jurusan ini di perguruan tinggi yang berada di wilayah kabupaten, atau yang melayani kebutuhan masyarakat kabupaten, akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan publik di bidang keagamaan dan hukum,” ujarnya.


Ia menjelaskan, penguatan Prodi Hukum Keluarga Islam akan berkontribusi pada penguatan ketahanan keluarga, penyelesaian konflik secara adil dan damai, serta percepatan pembangunan berbasis data dan nilai-nilai keislaman yang moderat.


Lebih lanjut, Wabup Katamso menyampaikan bahwa investasi pada sumber daya manusia di bidang Hukum Keluarga Islam merupakan investasi jangka panjang bagi stabilitas sosial, kesejahteraan keluarga, serta efektivitas tata kelola pemerintahan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.


Menurutnya, lulusan Hukum Keluarga Islam memiliki peran vital di lingkungan pemerintah daerah sebagai “pelayan hukum dan sosial yang memahami hati nurani masyarakat religius”.


“Mereka bukan hanya birokrat, tetapi juga pemberi solusi, pendamai, dan pemberdaya yang mengedepankan pendekatan holistik—hukum, sosial, dan spiritual. Kontribusi mereka menyentuh aspek paling mendasar dalam masyarakat, yakni keluarga sebagai unit terkecil dan terpenting dalam membangun ketahanan sosial serta kesejahteraan daerah,” tambahnya.


Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif.


Acara kemudian ditutup dengan penyerahan saran dan masukan secara tertulis dari para peserta terkait penguatan visi dan misi Fakultas Hukum dan Komunikasi IAI An-Nadwah Kuala Tungkal.

Senin, 09 Februari 2026

Bupati UAS Tinjau Langsung Kebakaran Pondok Pesantren Al Baqiyatus Shalihat


TANJAB B


ARAT, TIGASISI.NET - Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., meninjau langsung lokasi kebakaran asrama putra Pondok Pesantren Al Baqiyatus Shalihat di Kecamatan Tungkal Ilir, sekaligus menyerahkan bantuan kepada 29 santri terdampak dan 11 keluarga guru-guru, Senin (09/02). Kunjungan dilakukan usai kebakaran pagi tadi yang merusak satu bangunan semipermanen dan empat kamar santri, tanpa korban jiwa.


Bupati Anwar Sadat menegaskan Pemerintah Daerah Tanjab Barat siap membantu pemulihan fasilitas pesantren agar kegiatan belajar mengajar tetap lancar.


"Kami akan membantu semaksimal mungkin untuk memulihkan keadaan dan memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan lancar," ujarnya.


Ia juga berterima kasih kepada Tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Keselamatan (Damkar) atas kesiapan mereka. "Terima kasih atas kesigapan Tim Damkar. Ini membuktikan Pemerintah Daerah hadir kapan pun, di mana pun, dan jam berapa pun," tambahnya.


Bantuan diserahkan berupa 20 paket tas sekolah lengkap dengan alat tulis serta sembako. Selain itu, 40 paket lainnya mencakup kasur, kain atau sarung, selimut, beras premium, makanan siap saji, mi instan, minyak goreng, biskuit kaleng, gula, sarden, susu, uang tunai, baju muslim, dan kitab belajar.


Kunjungan Bupati didampingi Dandim, Asisten Administrasi Umum sekaligus Plt Kadis Sosial, Inspektur, Kepala BKAD, Kadis Perkim, Kadis Perikanan, Kalak BPBD, Kadis Damkar, Sekretaris Ketahanan Pangan, Sekretaris Dinsos, Camat Tungkal Ilir, serta Lurah Nibung.


Penyelidikan penyebab kebakaran masih berlangsung. Pemerintah Daerah berharap pemulihan pesantren segera rampung sehingga aktivitas belajar mengajar kembali normal.

Sabtu, 31 Januari 2026

Bupati UAS Jamu Sentra Alyatama Kemensos RI


TANJAB BARAT, TIGASISI.NET - Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., menerima audiensi Kepala Sentra Alyatama Kementerian Sosial Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Jambi beserta jajaran, di Aula Rumah Dinas Bupati, Rabu (21/01/2026).


Dalam kesempatan tersebut, Bupati Anwar Sadat menyambut baik kunjungan Kepala Sentra Alyatama Kemensos RI beserta jajaran. Ia berharap audiensi ini dapat semakin memperkuat sinergi dan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dengan Kementerian Sosial RI dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


“Terima kasih atas kunjungan dan perhatian Kementerian Sosial RI kepada Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Kami berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan, khususnya dalam mendukung pelaksanaan program-program kesejahteraan sosial bagi masyarakat,” ujar Bupati Anwar Sadat.


Sementara itu, Kepala Sentra Alyatama Kemensos RI Perwakilan Provinsi Jambi, Hendra Permana, dalam paparannya menyampaikan sejumlah program Kementerian Sosial yang dapat disinergikan dengan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Program-program tersebut meliputi bantuan sosial, perlindungan sosial, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan taraf hidup dan kemandirian warga.


Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, ditandai dengan diskusi dan tukar pikiran terkait potensi kerja sama yang dapat dikembangkan ke depan.


Turut mendampingi Bupati dalam kegiatan tersebut, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, serta Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

© Copyright 2019 Tigasisi.net | AKTUAL & FAKTUAL | All Right Reserved