Berita Terbaru
Rabu, 25 Februari 2026
Buka Ramadhan Ceria 2026, Wagub Sani Harap Da’i Cilik Jadi Agen Perubahan
Jambi - Wakil Gubernur (Wagub) Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I berharap Program Ramadhan Ceria yang diselenggarakan Jambi TV sebagai upaya dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) serta wadah strategis untuk membentuk karakter anak-anak agar menjadi agen perubahan yang unggul dan memiliki integritas tinggi di Provinsi Jambi. Harapan tersebut disampaikannya saat membuka Ramadhan Ceria Jambi TV 2026 Season 14, bertempat di Studio Jambi TV, Selasa (24/02/2026) siang.
Dalam sambutan dan arahannya Wagub Sani menyampaikan bahwa dirinya atas nama pemerintah dan masyarakat Provinsi Jambi mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada seluruh jajaran Jambi TV. "Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada Pimpinan Jambi TV beserta jajaran, yang telah menginisiasi program yang positif di Bulan Suci Ramadhan ini, dengan acara Ramadhan Ceria dan terima kasih juga saya ucapkan kepada segenap panitia pelaksana yang telah berupaya semaksimal mungkin agar acara ini terlaksana dengan baik dan sukses," ucap Wagub Sani.
"Kegiatan Ramadhan Ceria yang kita laksanakan ini merupakan salah satu ajang untuk membina anak-anak, generasi muda, selain melatih mental mereka, bahkan lebih dari pada itu, kita harus peduli terhadap pendidikan anak-anak kita terutama pendidikan keagamaan yang mendasari ketauhidan, serta rasa cinta terhadap Al-Qur'an maupun akhlakul karimah," lanjutnya.
Wagub Sani juga mengakui dirinya sangat bangga melihat semua anak-anak yang berada di studio ini juga para hafiz dan hafizah serta da'i cilik yang mengikuti program Ramadhan Ceria yang dilaksanakan oleh Jambi TV. "Saya meyakini ananda semua merupakan anak-anak kami yang mempunyai semangat dan kemauan serta keingin mengasah dirinya untuk menjadi para hafiz dan hafizah serta da'i yang terbaik, tentunya tidak hanya dalam kegiatan saja. Ananda semua adalah generasi Qur'ani yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kokoh secara spiritual dan berakhlakul karimah," ungkap Wagub Sani.
"Di usia yang masih sangat muda, ananda semua harus menunjukkan semangat luar biasa dalam menghafal Al-Qur'an, memahami ajaran Islam, serta berani tampil menyampaikan dakwah di tengah masyarakat.
Kehadiran ananda semua, para hafiz, hafizah, dan da'i cilik ini menjadi harapan besar bagi masa depan daerah dan bangsa. Apalagi, di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, generasi seperti inilah yang akan menjadi benteng moral sekaligus agen perubahan yang membawa keberkahan bagi Provinsi Jambi," sambungnya.
Dikatakan Wagub Sani, Pemerintah Provinsi Jambi sangat menaruh perhatian terhadap para Hafizh dan Da’i melalui program unggulan Pro-Jambi (Program Jaringan Majukan Jambi) pada pilar Pro-Jambi Agamis sebagai upaya membangun mental dan spiritual generasi muda Provinsi Jambi. "Pemerintah Provinsi Jambi memberikan motivasi kepada anak-anak peserta didik untuk terus belajar dan menggali ilmu di bidang keagamaan, sehingga kedepan telah siap menghadapi semua perubahan yang akan terjadi. Tentunya hal ini juga menjadi bagian dari salah satu misi pembangunan Provinsi Jambi, yaitu Memantapkan Keberlanjutan Pembangunan dan Kualitas Sumber Daya Manusia," kata Wagub Sani.
"Saya harap kegiatan Ramadhan Ceria dapat menjadi penambah ketakwaan dan kecintaan kita semua pada ajaran Rasulullah Nabi Muhammad SAW serta melahirkan generasi Provinsi Jambi yang unggul dan berlandaskan nilai-nilai keislaman," pungkasnya.
Sementara itu, Direktur Jambi TV Mukhtadi Putra Nusa menyampaikan, kegiatan Ramadhan Ceria sudah dilaksanakan semenjak berdirinya Jambi TV, hanya pada tahun 2019 tidak dilaksanakan karena adanya covid 19 yang tidak mungkin dilaksanakan. "Kegiatan Ramadhan Ceria ini sudah terlaksana semenjak berdirinya Jambi TV, hanya waktu covid 19 melanda seluruh Indonesia ditiadakan, terhitung sudah 14 tahun kita laksanakan. Tujuannya untuk meningkatkan kualitas SDM di Jambi dan membentuk generasi yang lebih baik dan unggul. Selain itu, juga jadi wadah untuk anak-anak menunjukkan bakat dan kreativitas di bulan Ramadhan," kata Mukhtadi.
"Program Ramadhan Ceria yang diselenggarakan oleh Jambi TV merupakan inisiatif tahunan yang bertujuan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Provinsi Jambi melalui pengembangan potensi generasi muda di bidang keagamaan," tambahnya. (Diskominfo Provinsi Jambi/Sapra Wintani/Foto&Video: Reno. S)
Senin, 23 Februari 2026
Temui Menteri PKP, Gubernur Al Haris bersama Para Bupati/Wali Kota Perjuangkan Program Perumahan Rakyat
Jakarta - Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH bergerak cepat menemui Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, di Jakarta. Tak tanggung-tanggung, Gubernur Al Haris memboyong seluruh Bupati, Wali Kota, hingga Kepala Dinas Perkim se-Provinsi Jambi untuk memastikan rakyatnya mendapatkan kuota pembangunan rumah yang layak.
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat namun intens tersebut, Gubernur Al Haris menegaskan bahwa urusan perumahan adalah kebutuhan mendesak bagi puluhan ribu warganya di Jambi.
Gubernur Al Haris mengapresiasi keterbukaan Menteri Ara dalam menerima kunjungan besarnya. Ia menekankan bahwa kehadiran para kepala daerah ini adalah bukti keseriusan Jambi dalam mendukung program perumahan nasional.
"Kami hadir di sini membawa puluhan ribu aspirasi rakyat Jambi yang merindukan rumah layak huni. Kami berharap program-program seperti bedah rumah (BSPS), penataan kawasan kumuh, hingga rumah subsidi bisa digelontorkan secara masif ke Jambi," ujar Al Haris di Kantor Kementerian PKP, Senin (23/2/2026).
Ia juga menjamin bahwa pemerintah daerah akan menyiapkan data yang akurat agar bantuan dari pusat tidak salah sasaran. "Intinya, kami ingin kawasan di Jambi jadi baik, ekonominya bagus, dan pendidikan anak-anak terjamin karena rumahnya sehat," tambahnya.
Merespons permintaan tersebut, Menteri PKP Maruarar Sirait langsung memberikan jawaban konkret. Ara menegaskan bahwa di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, pemerintah tidak akan membiarkan rakyat kesulitan mencicil rumah.
"Tadi sudah kita diskusikan selama dua jam. Kita akan lakukan terobosan besar. Saya sudah buat proposal untuk mengurangi bunga menjadi 5% bagi 16 juta nasabah, terutama untuk ibu-ibu yang berusaha di rumah," jawab Ara disambut antusias para kepala daerah.
Dalam kesempatan tersebut Menteri Ara memaparkan empat strategi utama yang akan menjadi "oleh-oleh" bagi Gubernur Jambi dan jajarannya:
Pemberdayaan Ekonomi Rumah Tangga: Menggandeng PNM Mekaar agar rumah yang direnovasi juga menjadi tempat usaha yang produktif.
Penataan Kawasan Kumuh: Berkomitmen mengubah kawasan kumuh menjadi pemukiman sehat.
BSPS (Bedah Rumah): Memastikan semua kabupaten/kota di Jambi mendapatkan jatah program rumah swadaya.
Penyederhanaan Subsidi: Mempermudah akses KPR Tapak dan Rusun bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Menteri Ara juga mengapresiasi langkah Gubernur Al Haris yang membawa data lengkap dari daerah. Ia berencana akan segera melakukan kunjungan balasan ke Jambi dan Sulawesi Tengah setelah lebaran nanti untuk meninjau langsung progres di lapangan.
"Saya senang ketemu Gubernur yang punya hati dan profesional seperti Pak Al Haris dan Pak Rusdy Mastura. Kita akan hadir langsung ke Jambi dan Sulteng bulan April nanti untuk memastikan program ini berjalan," pungkas Ara.
Turut serta mendampingi Gubernur Al Haris dalam audiensi ini Kadis Kominfo, Kepala Bappeda, Plt. Kadis Perkimtan, Karo Kesra, Plt. Karo Adpim, serta Plt. Kepala Badan Penghubung.(Diskominfo Provinsi Jambi/*)
Rabu, 18 Februari 2026
Setahun Kepemimpinan UAS-Katamso, ini Capaian yang sudah Dilakukan
TANJAB BARAT, TIGASISI.NET - Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat menggelar agenda Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Bupati Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag. dan Wakil Bupati Dr. H. Katamso SA, S.E., M.E. Momentum ini ditegaskan sebagai ajang evaluasi capaian pembangunan serta penguatan pelayanan publik bagi masyarakat, Rabu (18/02).
Hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Anwar Sadat didampingi Ketua TP-PKK Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hj. Fadilah Sadat, S.H. Acara ini juga diikuti oleh Sekretaris Daerah, para Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, para Kepala Bagian Setda, Ketua DWP Tanjab Barat, serta masyarakat penerima manfaat bantuan.
Bupati Anwar Sadat dalam sambutannya menyampaikan bahwa selama setahun terakhir, pemerintah daerah berkomitmen penuh pada penyelenggaraan birokrasi yang berorientasi pelayanan publik, penguatan ekonomi kerakyatan, serta pemerataan pembangunan dari desa hingga ke kota.
"Kami terus berupaya menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih baik melalui penguatan akuntabilitas kinerja, sektor kesehatan, dan pendidikan, serta memberikan dukungan berkelanjutan bagi UMKM, petani, hingga nelayan," tegas Bupati.
Salah satu capaian yang menonjol adalah program Bedah Rumah yang telah merealisasikan renovasi sebanyak 454 unit hunian layak bagi masyarakat. Komitmen ini dipastikan berlanjut pada tahun 2026 dengan target tambahan sebanyak 200 unit, yang akan dilaksanakan melalui kolaborasi bersama Baznas dan dana CSR.
Di sektor kesehatan, Bupati menegaskan bahwa masyarakat kurang mampu kini mendapatkan jaminan kesehatan tanpa dipungut biaya sepeser pun. "Bahkan, direncanakan pada bulan April tahun ini, kami akan mengadakan program operasi katarak gratis bagi warga yang membutuhkan," tambahnya.
Menutup arahannya, Bupati mengimbau seluruh masyarakat untuk senantiasa waspada terhadap potensi musibah kebakaran dan menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah ke sungai guna mencegah banjir. Mengakhiri sambutannya, Bupati juga mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa 1447 H kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Ketua Panitia Penyelenggara, Sekretaris Daerah Kabupaten Tanjab Barat Hermansyah, melaporkan bahwa output yang ingin dicapai adalah penyajian transparansi capaian pembangunan serta evaluasi atas permasalahan yang ada sebagai bahan penyusunan rencana daerah ke depan.
Sebagai bentuk kepedulian langsung, dalam rangkaian refleksi ini Pemerintah Kabupaten juga menyalurkan berbagai bantuan sosial, di antaranya penyaluran 654 paket sembako untuk warga prasejahtera, penyediaan 560 tabung LPG 3 Kg dengan harga distributor, layanan cek kesehatan gratis dan pengecekan status kepesertaan PBI BPJS Kesehatan, pemberian air minum kemasan untuk masjid-masjid di seluruh kecamatan. Selain itu disediakan pula Bazar Tim Penggerak PKK Kecamatan se Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang digelar di alun - alun Kuala Tungkal serta operasi pasar murah Pemerintah Kabupaten Tanjab Barat.
Jelang Ramadan, Wabup Katamso Sidak ke Sejumlah Pasar
TANJAB BARAT, TIGASISI.NET - Menjelang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar tradisional di Kuala Tungkal, Rabu (18/02). Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan bahan pangan serta menjaga stabilitas harga bahan pokok penting (bapokting) di tengah meningkatnya permintaan masyarakat.
Dalam peninjauan tersebut, Wabup Katamso didampingi Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, jajaran Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag), Bagian Ekonomi Setda Tanjab Barat, serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Wabup berdialog langsung dengan para pedagang, mulai dari pedagang daging, cabai, beras, telur, hingga minyak goreng. Ia menanyakan kondisi stok, distribusi pasokan, serta perkembangan harga terkini di pasaran.
Dari hasil pantauan di lapangan, secara umum stok bahan pangan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat dinyatakan dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadhan. Meski demikian, terdapat fluktuasi harga pada beberapa komoditas seperti cabai merah, telur ayam, dan ayam potong.
“Alhamdulillah, dari hasil bincang-bincang dengan para pedagang, stok kita aman. Memang ada sedikit kenaikan harga di beberapa komoditas karena meningkatnya permintaan menjelang Ramadhan, namun masih dalam batas kewajaran musiman. Pemerintah daerah akan terus memantau agar tidak terjadi lonjakan yang memberatkan masyarakat,” ujar Wabup Katamso.
Ia menyebutkan, harga ayam potong saat ini berada di kisaran Rp42.000 per kilogram. Kenaikan tersebut dinilai masih terkendali dan tidak mengganggu stabilitas pasar secara umum.
Wabup juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan panic buying atau pembelian secara berlebihan. Menurutnya, pasokan bahan pokok dipastikan tetap lancar dan tersedia.
Sebagai langkah antisipasi, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) telah menyiapkan skema Operasi Pasar Murah yang akan digelar di sejumlah titik strategis apabila terjadi tren kenaikan harga yang signifikan dalam beberapa hari ke depan.
“Kita ingin memastikan umat Muslim di Tanjung Jabung Barat dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang, tanpa rasa khawatir terhadap ketersediaan bahan pokok di dapur,” tutupnya.
Dengan pemantauan intensif dan koordinasi lintas sektor, pemerintah daerah optimistis stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang Ramadhan 1447 H dapat terus terjaga.
Senin, 16 Februari 2026
Diskominfo Provinsi dan Telkom Bahas Satelit Nasional Merah Putih
JAKARTA, TIGASISI.NET - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jambi bersama Diskominfo Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi mengikuti kegiatan Sosialisasi Transformasi Digital melalui pemanfaatan Satelit Nasional Merah Putih. Kegiatan tersebut berlangsung di Lantai 21 Gedung Telkom Landmark Tower, Jakarta, Selasa (10/02/2026).
Kehadiran jajaran Diskominfo se-Jambi dalam kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat konektivitas digital di wilayah Jambi, khususnya dalam mengatasi persoalan blank spot di daerah-daerah terpencil yang masih sulit terjangkau jaringan internet.
Rombongan Diskominfo Provinsi Jambi dan Kabupaten/Kota diterima langsung oleh manajemen PT Telkomsel dan PT Telkomsat. Dalam pertemuan tersebut hadir Vice President LBCC Telkomsel Philipus Nanang, General Manager Telkomsat Widi Sulistyanto, Account Manager PT Telkom Nabila, serta Vidiyan selaku Presales Engineer.
Dalam audiensi tersebut, PT Telkomsat memaparkan solusi layanan Internet Merah Putih, yaitu layanan internet berbasis satelit broadband unlimited yang didukung teknologi High Throughput Satellite (HTS). Layanan ini dirancang untuk menghadirkan koneksi internet cepat dan stabil tanpa batas kuota, sehingga mampu menjangkau hingga wilayah pelosok di Provinsi Jambi.
GM Telkomsat, Widi Sulistyanto menjelaskan bahwa layanan Internet Merah Putih dapat menjadi solusi efektif bagi pemerintah daerah dalam memperluas akses internet.
“Layanan ini sangat cocok diterapkan di wilayah-wilayah yang belum terjangkau jaringan fiber optik maupun seluler. Dengan teknologi satelit nasional, konektivitas dapat tetap hadir hingga ke daerah terluar dan terpencil di Provinsi Jambi,” ungkapnya.
Selain Internet Merah Putih, dalam sosialisasi tersebut juga diperkenalkan beberapa solusi lain seperti layanan Starlink Business Service (SBS) serta solusi femtocell yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas jaringan komunikasi di daerah.
Kepala Diskominfo Provinsi Jambi, Ariansyah menyambut positif sosialisasi ini dan menilai bahwa pemanfaatan teknologi satelit merupakan langkah strategis dalam mendukung percepatan transformasi digital daerah.
“Kegiatan ini sangat penting bagi kami di Jambi. Masih banyak wilayah yang mengalami keterbatasan akses internet. Dengan adanya solusi dari Telkomsat, diharapkan persoalan blank spot di kabupaten/kota dapat segera teratasi,” ujar Kepala Diskominfo Provinsi Jambi.
Lebih lanjut disampaikan bahwa konektivitas digital yang merata akan sangat berpengaruh terhadap peningkatan pelayanan publik, pengembangan ekonomi digital, sektor pendidikan, kesehatan, serta tata kelola pemerintahan berbasis elektronik di Provinsi Jambi.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, Diskominfo Provinsi Jambi bersama seluruh Diskominfo Kabupaten/Kota berkomitmen untuk terus bersinergi dengan PT Telkom Group dalam mewujudkan pemerataan akses internet. Diharapkan, implementasi layanan Satelit Nasional Merah Putih dapat segera direalisasikan sehingga transformasi digital di Provinsi Jambi dapat berjalan lebih cepat dan merata.
Dengan dukungan konektivitas yang semakin baik, Provinsi Jambi optimistis mampu mempercepat terwujudnya ekosistem digital yang inklusif demi peningkatan kesejahteraan masyarakat.(Diskominfo Provinsi Jambi/*)
Pemprov Jambi Dukung Transformasi Besar-besaran Candi Muarojambi
MUAROJAMBI, TIGASISI.NET - Wakil Gubernur (Wagub) Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I mengemukakan, Pemerintah Provinsi Jambi bersama Pemerintah Pusat dan semua pihak terkait terus melakukan upaya intensif untuk menjadikan Kawasan Cagar Budaya Nasional (KCBN) Muaro Jambi sebagai Warisan Dunia UNESCO, dengan target pengusulan transformasi besar-besaran tengah dilakukan, menjadikan situs purbakala terbesar di Asia Tenggara ini tidak hanya sebagai ruang pelestarian, tetapi juga destinasi wisata sejarah dan spiritual.
Hal tersebut dikemukakannya saat kunjungan kerja Panitia Kerja (Panja) Pelestarian Cagar Budaya Komisi X DPR RI khususnya terkait Kawasan Cagar Budaya Nasional Muaro Jambi, salah satu warisan budaya penting bangsa Indonesia, bertempat di Pelataran Candi Muaro Jambi Kedaton (Lesehan - Outdoor) Kabupaten Muaro Jambi, Rabu (11/02/2026).
"Atas nama masyarakat dan Pemerintah Provinsi Jambi, saya mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada Panja Komisi X DPR RI beserta rombongan. Kehadiran Komisi X DPR RI merupakan wujud perhatian nyata negara terhadap pelestarian warisan budaya nasional, sekaligus menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan Masyarakat," ucap Wagub Sani.
Sementara itu, Ketua Komisi X DPR RI Dr. Ir. Hetifah Sjaifudian, M.PP dalam sambutannya menyampaikan bahwa komisi X DPR RI berfungsi sebagai panja pelestarian cagar budaya, terus melakukan fungsi pengawasan melalui Panja Cagar Budaya, yang dibentuk untuk mengawasi perlindungan dan pemanfaatan situs-situs bersejarah berdasarkan UU Nomor 11 Tahun 2010 dan UU Nomor 5 Tahun 2017.
"Cagar budaya Candi Muaro Jambi sangat luar biasa dan harus dilestarikan, apa yang sudah dilakukan oleh pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten, kita harus dukung bersama untuk dikelola demi untuk memberikan kesejahteraan bagi Masyarakat. Untuk itu kami mendorong komitmen pemerintah, baik pusat maupun daerah, untuk serius dalam melestarikan cagar budaya sebagai warisan nasional," ungkapnya.
DOK: Diakominfo Prov. Jambi
Resmi, Sanksi Pidana Kerja Sosial Mulai Dibeelakukan di Jambi
JAMBI, TIGASISI.NET – Wakil Gubernur Jambi, Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I, menghadiri acara Penandatanganan Nota Kesepakatan Pelaksanaan Pidana Kerja Sosial dalam Wilayah Hukum Kota Jambi yang berlangsung di Lantai 2 Kantor Wali Kota Jambi, Jum'at (13/02/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah awal implementasi pidana kerja sosial sebagai bagian dari pembaruan sistem hukum nasional. Nota kesepakatan tersebut ditandatangani oleh Balai Pemasyarakatan Kelas I Jambi bersama Pemerintah Kota Jambi, Pengadilan Negeri Jambi, Kejaksaan Negeri Jambi, Kepolisian Resor Kota Jambi, serta Komando Distrik Militer 0415 Jambi.
Dalam sambutan dan arahannya, Wagub Sani menyampaikan apresiasi atas sinergi dan komitmen lintas sektor dalam mendukung pelaksanaan Pidana Kerja Sosial sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), khususnya Pasal 65 ayat (1) huruf e yang mengatur pidana pokok berupa pidana kerja sosial.
“Pemerintah Provinsi Jambi mendukung penuh pelaksanaan pidana kerja sosial yang tentunya telah dirumuskan dengan mempertimbangkan seluruh aspek. Untuk efektivitasnya, diperlukan koordinasi dan kerja sama yang solid antar seluruh pihak,” ujar Wagub Sani.
Wagub Sani juga berharap implementasi pidana kerja sosial dapat sukses dilaksanakan di Kota Jambi dan selanjutnya direplikasi di seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Jambi. Pemerintah Provinsi Jambi, lanjutnya, akan mengoordinasikan para bupati dan wali kota untuk menyiapkan fasilitas umum maupun fasilitas sosial sebagai lokasi pelaksanaan pidana kerja sosial.
“Kita harus menyamakan persepsi dan memastikan pelaksanaannya sesuai ketentuan perundang-undangan, memberikan manfaat bagi masyarakat, serta mendukung proses reintegrasi sosial klien pemasyarakatan,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jambi, Irwan Rahmat Gumilar, menyampaikan bahwa penandatanganan nota kesepakatan ini memiliki nilai strategis sebagai landasan bersama dalam menyatukan peran dan tanggung jawab masing-masing pihak.
Ia menjelaskan bahwa pemberlakuan KUHP baru menandai perubahan besar dalam sistem pemidanaan di Indonesia, dengan pendekatan yang lebih menjunjung tinggi hak asasi manusia serta berorientasi pada kemanfaatan bagi masyarakat.
“Pidana kerja sosial merupakan salah satu pidana pokok yang bertujuan tidak hanya memberikan efek jera, tetapi juga membimbing pelaku agar menjadi pribadi yang lebih baik dan berguna. Oleh karena itu, diperlukan pedoman pelaksanaan yang komprehensif, termasuk standar operasional prosedur, kriteria lokasi, serta mekanisme penilaian,” jelasnya.
Irwan juga mengungkapkan bahwa saat ini telah disiapkan 346 lokasi di Kota Jambi sebagai tempat pelaksanaan pidana kerja sosial, terdiri dari masjid, sekolah dasar dan menengah, instansi pemerintah, kantor kecamatan, serta kantor kelurahan. “Penetapan Kota Jambi sebagai wilayah percontohan (pilot project) tingkat nasional menunjukkan komitmen daerah dalam mendukung sistem peradilan yang lebih humanis,” ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kerja sama ini. Ia menegaskan kesiapan Pemerintah Kota Jambi dalam menyediakan berbagai lokasi pelaksanaan pidana kerja sosial, mulai dari masjid, sekolah, kantor camat hingga kantor lurah.
Menurutnya, pelaksanaan kerja sosial tidak hanya menjadi bagian dari proses hukum, tetapi juga momentum pembinaan karakter dan akhlak, khususnya jika dilaksanakan di lingkungan rumah ibadah maupun sekolah.
“Kita ingin pelaksanaannya dekat dengan domisili yang bersangkutan agar tidak menimbulkan beban tambahan. Dengan dukungan camat, lurah, dan seluruh jajaran, insya Allah Kota Jambi siap menjadi percontohan nasional,” ujar Wali Kota Maulana.
Acara ditutup dengan penandatanganan nota kesepakatan oleh para pihak sebagai bentuk komitmen bersama dalam menyukseskan pelaksanaan Pidana Kerja Sosial di wilayah hukum Kota Jambi, sekaligus menjadi model implementasi di tingkat kabupaten/kota se-Provinsi Jambi. (Diskominfo Provinsi Jambi/Waaly Arizona/Foto: Novriansah/Video: Patra, Reno. S)
Wagub Sani Kumpulkan Sampah di Danau Sipin
JAMBI, TIGASISI.NET – Pemerintah Provinsi Jambi menggelar Gotong Royong Massal dalam rangka menyukseskan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah), yang dipusatkan di kawasan wisata Danau Sipin, Sabtu (14/02/2026) pagi.
Kegiatan diawali dengan apel bersama yang dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Jambi, Abdullah Sani, didampingi seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi. Apel tersebut menjadi penegasan komitmen bersama jajaran pemerintah daerah dalam mendukung program nasional Gerakan Indonesia ASRI.
Dalam amanatnya, Wagub Sani menyampaikan bahwa Gerakan Indonesia ASRI merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang disampaikan pada Rapat Koordinasi Nasional di Sentul, 2 Februari 2026 lalu. Arahan tersebut menekankan pentingnya pembenahan lingkungan secara menyeluruh, mulai dari penanganan sampah, penataan ruang publik, hingga penguatan kembali budaya gotong royong sebagai identitas bangsa.
“Gerakan Indonesia ASRI adalah amanat Bapak Presiden untuk memperindah dan menata kembali kota-kota kita. Pembersihan sampah, penertiban lingkungan, serta penguatan semangat kebersamaan menjadi kunci dalam membangun daerah yang sehat, nyaman, dan berdaya saing,” ujar Wagub Sani.
Ia menegaskan bahwa gotong royong bukan sekadar kegiatan simbolis, melainkan harus menjadi budaya yang hidup di tengah masyarakat. Menurutnya, semangat kebersamaan yang dahulu menjadi kekuatan utama bangsa Indonesia perlu terus dihidupkan kembali di tengah tantangan modernisasi dan perubahan gaya hidup.
“Gotong royong ini jangan berhenti hari ini saja. Jadikan sebagai kebiasaan sehari-hari, baik di rumah, kantor, sekolah maupun lingkungan sekitar. Jika seluruh masyarakat peduli terhadap pengelolaan sampah dan kebersihan, maka lingkungan yang aman, sehat, dan indah akan terwujud secara berkelanjutan,” tambahnya.
Gerakan Indonesia ASRI sendiri merupakan bentuk sinergi nasional untuk menciptakan lingkungan yang bersih, tertata, aman, dan nyaman di seluruh Indonesia. Selain berdampak pada kesehatan masyarakat, gerakan ini juga bertujuan meningkatkan kualitas ruang publik dan daya tarik sektor pariwisata secara berkelanjutan.
Pemilihan Danau Sipin sebagai lokasi kegiatan memiliki makna strategis. Danau Sipin merupakan salah satu ikon wisata Kota Jambi yang menjadi ruang interaksi masyarakat sekaligus destinasi unggulan daerah. Oleh karena itu, penataan dan kebersihan kawasan ini menjadi prioritas dalam mendukung citra positif Provinsi Jambi.
Pada kegiatan tersebut, seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi turut ambil bagian secara aktif dengan membersihkan area sekitar danau, mengangkut sampah, menata fasilitas umum, serta melakukan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Sinergi lintas perangkat daerah ini menunjukkan komitmen nyata pemerintah dalam menggerakkan perubahan dari internal birokrasi sebelum mengajak masyarakat lebih luas.
Melalui kegiatan Gotong Royong Massal Gerakan Indonesia ASRI ini, Pemerintah Provinsi Jambi berharap semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan semakin menguat. Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan terwujud Jambi yang lebih bersih, sehat, tertata, serta semakin menarik sebagai destinasi wisata dan tempat tinggal yang nyaman bagi seluruh warga.
dok: Diskominfo Provinsi Jambi
Wagub Sani: Generasi Hafiz Qur'an Harapan Bangsa Berakhlak Mulia
Jambi - Wakil Gubernur (Wagub) Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I mengajak kepada semua orang tua/wali murid agar menanamkan nilai-nilai agama sejak dini sangat penting buat anak-anak. Al-Qur'an dan hadis jadi pedoman hidup yang baik, bantu mereka tumbuh jadi pribadi yang beriman dan berakhlak mulia. Dengan begitu, mereka bisa jadi generasi yang kuat iman dan bermanfaat bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Wisuda Akbar Tahfiz Qur'an ke-15 Sekolah Islam Terpadu Nurul Ilmi Jambi, bertempat di Lapangan SD IT Nurul Ilmi 2 Kota Jambi, Sabtu (14/02/2026) pagi.
Dalam sambutannya Wagub Sani menyampaikan, Pemerintah Provinsi Jambi saat sedang giat-giatnya membangun peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang sangat diutamakan. Menurutnya, proses pembangunan peningkatan kualitas sumber daya manusia diarahkan kepada tercapainya kualitas manusia dan masyarakat yang mampu beradaptasi terhadap perubahan dan perkembangan zaman, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. "Dengan demikian, pengembangan sumber daya manusia adalah salah satu strategi pembangunan daerah dan nasional yang menjadi salah satu faktor penentu dalam proses pembangunan," ujar Wagub Sani.
"Sekolah Islam Terpadu Nurul Ilmi Jambi menjadi salah satu lembaga pendidikan yang turut berkontribusi dalam memantapkan kualitas Sumber Daya Manusia, baik terhadap pengembangan dalam meningkatkan kemampuan teknis, rteoritis, konseptual, softskill dan juga akhlak. Rasa bangga sekaligus bahagia saya hadir disini, untuk bersama-sama dengan Ketua Yayasan, Bapak/Ibu Pengajar, serta Orang Tua dan Wali siswa-siswi semuanya, untuk menyaksikan acara yang membanggakan yakni Wisuda Tahfiz, anak-anak generasi Qur'ani, kebanggaan Provinsi Jambi," lanjutnya.
Wagub Sani menjelaskan, momen keberhasilan atau prestasi, tidak hanya bagi para siswa-siswi atas perjuangan, kerja keras, dan konsisten dalam menghafal, mengaji, mengkaji, dan memahami Al-Qur'an serta ilmu pengetahuan lainnya, namun juga menjadi keberhasilan atau prestasi bagi jajaran sekolah yang telah mendidik dan menuntun para siswa-siswi sehingga dapat menjadi generasi muda yang berkualitas, berdaya saing tinggi, serta dapat membangun kepribadian, disiplin diri, kreativitas dan rasa percaya diri. "Mendidik dan membentuk akhlak serta karakter anak memang tidak semudah membalikkan telapak tangan, jika karakter ibarat sebuah bangunan yang kokoh, butuh waktu yang lama dan energi yang tidak sedikit untuk mengubahnya. Apresiasi setinggi-tingginya saya sampaikan kepada Pimpinan serta jajaran pengajar SIT Nurul Ilmi, yang telah turut mewarnai pendidikan Islam di Provinsi Jambi, dalam mendidik para generasi muda bangsa, untuk menjadi calon-calon pemimpin negeri, calon usahawan yang akan memajukan negeri Jambi, dengan tetap memegang teguh ilmu pengetahuan dan pendidikan Islam yang bernafaskan Al-Qur'an dan Al-Hadis,"' jelas Wagub Sani.
Lebih lanjut Wagub Sani memaparkan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi saat ini sedang giat-giatnya melaksanakan program Satu Desa Satu Hafiz Qur'an, dimana program tersebut diharapkan melahirkan penghafal Al-Qur'an di setiap desa di Provinsi Jambi. "Program Satu Desa Satu Hafiz Qur'an akan membawa pada kemuliaan, karena salah satu untuk bisa mendapatkan kemuliaan tersebut adalah dengan mendekatkan diri kepada Al-Qur'an. Salah satunya dengan cara membaca ataupun menghafal Al-Qur'an. Yakinlah, setiap apapun dan siapapun yang dekat dengan Al-Qur'an pasti akan mulia hidupnya," papar Wagub sani.
Dikatakan Wagub Sani, Pemerintah Provinsi Jambi akan selalu mendukung komitmen lembaga pendidikan dalam meningkatkan kualitas masyarakat, melalui misi ketiga pembangunan Provinsi Jambi. "Pemprov mendukung penuh komitmen lembaga pendidikan dalam rangka meningkatkan kualitas SDM di Provinsi Jambi, memantapkan Keberlanjutan Pembangunan dan Kualitas Sumber Daya Manusia, dalam mewujudkan Visi Pembangunan Provinsi Jambi, yakni Terwujudnya Jambi MANTAP Berdaya Saing dan Berkelanjutan Tahun 2029 dibawah Ridho Allah SWT," kata Wagub Sani.
"Anak-anakku, para Pejuang Ilmu yang saya banggakan, ungkapan selamat dan bangga saya sampaikan atas prestasi yang telah ananda semua raih. Saya berharap, ananda semua tetap istiqomah dalam meningkatkan pemahaman agama dan dengan tekun belajar, mengaji, dan mengkaji Al-Qur'an serta menekuni ilmu pengetahuan dan teknologi lainnya," sambungnya.
Dalam kesempatan tersebut Wagub Sani juga mengharapkan kepada generasi muda yang berada di Provinsi Jambi bisa menjadi unggul dan bisa bersaing dengan dimasa mendatang untuk menghadapi berbagai tantangan. "Saya berharap ananda akan menjadi generasi Provinsi Jambi yang unggul dan berdaya saing tinggi, karena ananda sekalian lahir dari lembaga pendidikan berkualitas, yang menanamkan disipilin dan kemandirian diri. Semoga kelak ananda dapat menjadi pemimpin-pemimpin cerdas Indonesia, yang bermartabat dan berakhlak mulia," harap Wagub Sani.
Dok: Diskominfo Prov. Jambi









