Berita Terbaru

Sabtu, 28 Februari 2026

Safari Ramadhan di Pamenang, Gubernur Al Haris Ajak Perkuat Akhlak dan Peran Keluarga

 

MERANGIN – Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH melaksanakan Safari Ramadhan 1446 Hijriah di Masjid Jami’ Al-Mu’minin, Kelurahan Pasar Pamenang, Kecamatan Pamenang, Kabupaten Merangin, Sabtu (28/02/2026) malam. Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda rutin Pemerintah Provinsi Jambi dalam mempererat silaturahmi dengan masyarakat sekaligus memperkuat sinergi pembangunan antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.


Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Al Haris didampingi Bupati Merangin H. M. Muhammad Syukur, Wakil Bupati Merangin, Sekretaris Daerah Kabupaten Merangin, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Provinsi Jambi dan Pemerintah Kabupaten Merangin, unsur Forkopimda, anggota DPRD Provinsi Jambi, perwakilan BAZNAS Provinsi Jambi dan BAZNAS Kabupaten Merangin, serta Ketua MUI Kabupaten Merangin. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menegaskan komitmen bersama dalam membangun daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kabupaten Merangin.


Rangkaian kegiatan diawali dengan Salat Isya dan Tarawih berjamaah bersama masyarakat setempat. Suasana kebersamaan dan kekhidmatan terasa kuat di masjid yang berdiri megah berkat swadaya dan gotong royong warga tersebut.


Dalam sambutan dan arahannya Gubernur Al Haris mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa bersyukur kepada Allah SWT atas nikmat kesehatan dan kesempatan sehingga dapat bersama-sama menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan. Ia juga mengingatkan pentingnya memperbanyak shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad SAW sebagai bentuk kecintaan dan harapan mendapatkan syafaat di hari akhir.


Pada kesempatan tersebut Gubernur Al Haris juga menyampaikan apresiasi atas kekompakan masyarakat Pamenang dalam membangun dan memakmurkan Masjid Jami’ Al-Mu’minin. Menurutnya, semangat gotong royong yang ditunjukkan warga merupakan modal sosial yang sangat penting dalam mendukung pembangunan daerah.

“Masjid ini luar biasa. Kekompakan masyarakatnya sangat terasa. Ini bukti bahwa jika kita bersatu dan memiliki semangat yang sama, maka pembangunan rumah ibadah maupun pembangunan lainnya dapat terwujud dengan baik,” ujar Gubernur Al Haris.


Lebih lanjut, Gubernur Al Haris menegaskan bahwa Safari Ramadhan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum untuk mempererat hubungan emosional antara pemerintah dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, pemerintah dapat mendengar langsung aspirasi, harapan, serta berbagai persoalan yang dihadapi warga.


“Safari Ramadhan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus sarana kami untuk turun langsung ke tengah masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa pemerintah hadir dan bekerja untuk rakyat,” katanya.


Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Al Haris juga menyoroti sejumlah tantangan sosial yang tengah dihadapi bangsa, khususnya terkait kondisi anak-anak dan ketahanan keluarga. Ia menyampaikan bahwa berdasarkan data Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, sekitar 25 persen anak Indonesia tumbuh tanpa figur ayah (fatherless).


Menurutnya, fenomena ini menjadi tantangan serius yang memerlukan perhatian bersama. Anak-anak yang tumbuh tanpa peran ayah atau tanpa bimbingan keluarga yang utuh berpotensi menghadapi berbagai persoalan, mulai dari rendahnya kepercayaan diri, kesulitan dalam pengendalian emosi, hingga kerentanan terhadap pengaruh negatif lingkungan.


“Artinya, dari 100 anak, sekitar 25 anak tumbuh tanpa peran ayah. Ini bukan angka kecil. Ini menjadi tugas kita bersama, baik orang tua, guru, tokoh agama, maupun pemerintah, untuk membina dan membimbing mereka,” jelasnya.


Gubernur Al Haris menekankan bahwa keluarga adalah sekolah pertama bagi anak. Peran ayah dan ibu dalam membentuk karakter, menanamkan nilai-nilai agama, serta membangun kedisiplinan sangat menentukan masa depan generasi muda. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi dan pendidikan formal, tetapi juga pada pembinaan akhlak.


“Jangan sampai kita hanya fokus mengejar pendidikan tinggi dan keberhasilan ekonomi, tetapi lupa membangun akhlak. Akhlak inilah yang akan menjadi benteng anak-anak kita dalam menghadapi tantangan zaman, termasuk derasnya arus globalisasi dan pengaruh media sosial,” tegasnya.


Gubernur Al Haris juga menyinggung besarnya pengaruh teknologi dan media sosial dalam kehidupan generasi muda saat ini. Tanpa pengawasan dan pendampingan yang tepat, anak-anak dapat dengan mudah terpapar informasi yang tidak sesuai dengan nilai-nilai agama dan budaya bangsa.


Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk sekolah dan lembaga keagamaan, untuk bersama-sama memperkuat pendidikan karakter dan nilai spiritual. Ia berharap masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan umat, termasuk bagi generasi muda.


Selain membahas isu keluarga dan generasi muda, Gubernur Al Haris juga mengingatkan bahwa menjadi pemimpin adalah amanah yang penuh ujian. Di era keterbukaan informasi saat ini, setiap kebijakan dan langkah pemerintah dapat dengan cepat menjadi sorotan publik. Oleh karena itu, ia menegaskan komitmennya untuk terus bekerja secara transparan dan akuntabel.


“Memimpin itu penuh ujian. Apalagi sekarang di era media sosial, informasi menyebar sangat cepat. Karena itu, kami berkomitmen untuk tetap istiqomah, bekerja dengan niat yang tulus, dan mengedepankan kepentingan masyarakat,” ungkapnya.


Di akhir sambutannya, Gubernur Al Haris mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat masyarakat Pamenang serta memohon doa agar kepemimpinan di Provinsi Jambi senantiasa diberi kekuatan, kesehatan, dan keberkahan dalam menjalankan amanah.


“Mohon doa agar kami dapat terus istiqomah dalam memimpin dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat Jambi. Jika dalam perjalanan ada kekurangan, kami mohon maaf,” pungkasnya.


Safari Ramadhan ini diharapkan semakin memperkuat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat, serta menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas keimanan, ketakwaan, dan kepedulian sosial di tengah dinamika kehidupan yang terus berkembang.


Sebelumnya, Bupati H. M. Syukur juga menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada seluruh unsur Forkopimda, para kepala OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta masyarakat Kecamatan Pamenang yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan Safari Ramadhan tersebut.


Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Merangin berkomitmen untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Jambi dalam mendorong percepatan pembangunan, baik di bidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan, maupun pemberdayaan ekonomi masyarakat.


“Sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten sangat penting agar program-program pembangunan dapat berjalan optimal dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.


Bupati Syukur juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momentum Ramadhan sebagai sarana mempererat ukhuwah Islamiyah dan memperkuat kepedulian sosial.


“Mari kita jadikan Ramadhan ini sebagai momentum untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta memperkuat kebersamaan dalam membangun Merangin yang lebih baik,” tuturnya.


Bank Jambi Kabupaten Merangin menyalurkan bantuan CSR sebesar Rp.5 juta. Selain itu, BAZNAS Provinsi Jambi memberikan bantuan kepada 50 orang fakir miskin serta satu unit kursi roda bagi yang membutuhkan.

Melalui program ASN Peduli Stunting, turut disalurkan 20 paket bantuan untuk keluarga berisiko stunting. Setiap paket berisi beras 5 kg, telur 1 karpet, kacang hijau 1 kg, dan biskuit. (Diskominfo Provinsi Jambi/Waaly Arizona/Foto: Harun Al Rasyid/Video: Erik Sutriedi/Driver: Apriyadi)

Jumat, 27 Februari 2026

IDSD Jambi Meningkat, Gubernur Al Haris Dorong Kabupaten/Kota Perkuat Daya Saing Lokal


JAMBI, TIGASISI.NET - Gubernur Jambi Al Haris mendorong seluruh bupati dan wali kota di Provinsi Jambi untuk mengambil langkah konkret dalam meningkatkan daya saing daerah masing-masing.

Hal itu disampaikan Gubernur Al Haris usai diraihnya prestasi Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) 2025 dari Badan Riset dan Inovasi Nasional.

Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Sumitro Djojohadikusumo tersebut turut dihadiri Kepala BRIN Prof. Arif Satria, Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, dan Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya.

Dalam rilis tersebut, skor IDSD Provinsi Jambi meningkat dari 3,38 menjadi 3,46. 

Menurut Gubernur Al Haris, capaian ini merupakan hasil kerja bersama, namun tetap memerlukan penguatan di berbagai sektor agar mampu bersaing lebih baik di tingkat nasional.

“Kita mendorong agar bupati dan wali kota melakukan langkah-langkah strategis agar daya saing di daerahnya dapat meningkat,” tegasnya.

Ia menambahkan, beberapa indikator yang menunjukkan performa baik antara lain sektor kesehatan, pendidikan, ekonomi, pasar, dan tenaga kerja yang mencatat nilai relatif tinggi.

Menurut Gubernur Al Haris, sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota menjadi kunci dalam menjaga tren peningkatan ini. 

Dengan strategi yang tepat, ia optimistis Jambi dapat terus memperbaiki peringkat serta memperkuat posisi sebagai daerah yang produktif dan berdaya saing tinggi.

Safari Ramadhan di Batang Hari, Wagub Sani Ajak Warga Tingkatkan Ibadah dan Dukung Visi Jambi Mantap 2029

 


Batang Hari  - Wakil Gubernur (Wagub) Jambi, Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I., melaksanakan Safari Ramadhan di Kabupaten Batang Hari dengan agenda utama kunjungan ke Masjid Nurul Islam KM 05, Muara Bulian, Jumat (27/02/2026).


Sebelum melaksanakan Safari Ramadhan, Wagub Sani menghadiri buka puasa bersama di Rumah Dinas Bupati Batang Hari dengan didampingi Bupati Muhammad Fadhil Arief, sekaligus menyerahkan 15 paket sembako kepada keluarga sasaran dalam rangka percepatan penurunan angka stunting. 


Dalam sambutannya, Wagub Sani mengajak masyarakat untuk memanfaatkan bulan suci Ramadhan sebagai momentum meningkatkan kualitas ibadah dan kepedulian sosial.


“Mari kita semakin meningkatkan ibadah dan amalan pada bulan Ramadhan, dan semoga kita selalu istiqomah untuk menghidupkan malam-malam bulan Ramadhan ini,” ujar Wagub Sani.


Wagub Sani menegaskan, Safari Ramadhan tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sarana memperkuat komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.


“Bagi kami pemerintah daerah, kegiatan ini merupakan sarana untuk mendapatkan masukan dari masyarakat guna mewujudkan visi pembangunan Provinsi Jambi, yakni Mewujudkan Jambi Mantap Berdaya Saing dan Berkelanjutan Tahun 2029 di bawah ridho Allah SWT,” katanya.


Wagub Sani juga menuturkan, keberhasilan pembangunan daerah memerlukan dukungan dan partisipasi seluruh elemen masyarakat.


“Kami menyadari bahwa keberhasilan pembangunan tidak mungkin dicapai tanpa dukungan, partisipasi, dan doa dari seluruh elemen masyarakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan akan meningkatkan komunikasi yang harmonis dan terbuka antara pemerintah dan masyarakat,” tambahnya.


Kegiatan Safari Ramadhan tersebut diisi dengan shalat Isya dan Tarawih berjamaah serta penyerahan bantuan keagamaan sebagai bentuk dukungan pemerintah Provinsi Jambi terhadap pengembangan sarana ibadah di daerah.


Pada kesempatan itu, Wagub Sani menyerahkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank Jambi senilai Rp.10 juta untuk Masjid Nurul Islam. Selain itu, Wagub Sani juga menyerahkan 20 amplop santunan kepada masyarakat sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Safari Ramadhan tersebut. (Diskominfo Provinsi Jambi/Dandy Ramadhan Febriwan/Foto: Reno Setiawan/Video: Ardi Susianto/Driver: Agus Supriyanto)

Dari Kampung Bersejarah ke Desa Maju, Komitmen Gubernur Al Haris untuk Sekeladi

 


SAROLANGUN – Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., MH melaksanakan Safari Ramadhan 1446 H di Desa Batu Empang, Dusun Sekeladi, Kecamatan Batang Asai, Kabupaten Sarolangun, menjadi momentum penting yang sarat makna sejarah sekaligus arah pembangunan ke depan. Kegiatan diawali dengan pemberian bantuan makanan tambahan untuk belita sebanyak 20 dus, buka puasa bersama masyarakat dan ditutup dengan Sholat Tarawih Berjamaah di Masjid Istiqomah Dusun Sekeladi Desa Batu Empang Kecamatan Batang Asai Sarolangun, Jumat (27/02/2026) malam.


Kehadiran Gubernur Al Haris di dusun yang dikenal sebagai kampung bersejarah ini menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jambi untuk mendorong Sekeladi bertransformasi dari kampung tua yang melahirkan banyak tokoh hebat menjadi desa maju yang sejajar dengan wilayah lain.


Dalam sambutan dan arahannya Gubernur Al Haris menyampaikan bahwa kunjungan ke Sekeladi telah direncanakan sejak lama sebagai bentuk perhatian terhadap wilayah pelosok. Ia menegaskan, pembangunan tidak boleh hanya terpusat di perkotaan, tetapi harus menyentuh masyarakat hingga ke daerah terluar.


Pada kesempatan tersebut, Gubernur Al Haris meresmikan Jalan Simpang Pelawan–Batang Asai yang selama ini dinantikan masyarakat. Menurutnya, pembangunan jalan bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan upaya membuka akses ekonomi, pendidikan, dan layanan kesehatan, serta memperlancar mobilitas warga. 


“Kalau akses terbuka, hasil pertanian lancar keluar, kebutuhan pokok mudah masuk. Inilah dasar kemajuan desa,” ungkapnya.


Menghargai Sejarah, Menguatkan Identitas

Gubernur Al Haris juga mengangkat sejarah panjang Sekeladi yang telah melahirkan sejumlah tokoh penting daerah, seperti Makalam, Arifin Manap, Abun Jani yang berperan dalam strategi gerilya, serta H. Kamil yang pernah menjadi Bupati Merangin pertama.

Menurutnya, sejarah besar tersebut harus menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus belajar dan berjuang membangun kampung halaman.


Ia mengingatkan bahwa dahulu nenek moyang bangga tinggal di Sekeladi karena sawah yang subur dan sumber air yang melimpah. Namun di era modern, kebutuhan masyarakat semakin berkembang sehingga pembangunan infrastruktur dan fasilitas dasar menjadi keharusan agar desa mampu mengikuti perubahan zaman.


Dalam upaya mendorong pemerataan pembangunan, Gubernur Al Haris memastikan perluasan jaringan listrik Perusahaan Listrik Negara (PLN) terus diupayakan bagi dusun yang belum terlayani optimal. Melalui dukungan Dinas ESDM Provinsi Jambi, pemerintah juga mengalokasikan 15 titik lampu jalan tenaga surya untuk Dusun Sekeladi. Penerangan ini diharapkan meningkatkan keamanan, kenyamanan, dan mendukung aktivitas masyarakat pada malam hari.


Sebagai bentuk perhatian terhadap stabilitas keamanan desa, Pemerintah Provinsi Jambi turut memberikan bantuan operasional bagi Babinsa dan Bhabinkamtibmas sebesar Rp.250 ribu per bulan yang dibayarkan setiap tiga bulan sekali.


Meski dihadapkan pada kebijakan efisiensi anggaran, Gubernur Al Haris menegaskan pembangunan harus tetap berjalan. Ia bersama Bupati Sarolangun, Hurmin, terus berkoordinasi agar program prioritas, khususnya infrastruktur dasar dan pelayanan masyarakat, tetap terlaksana.


“Kita harus terus semangat. Orang tua kita dulu hebat karena mau belajar dan berjuang. Sekarang giliran kita melanjutkan. Kalau kita kompak, Sekeladi akan semakin maju,” tegasnya.


Sementara itu, Bupati Sarolangun, Hurmin, menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi Jambi terhadap pembangunan di wilayahnya. Dari total alokasi anggaran Provinsi Jambi sebesar kurang lebih Rp.244 miliar untuk kabupaten/kota, sebagian dialokasikan guna mendukung percepatan pembangunan di Batang Asai.


Ia juga melaporkan program cetak sawah seluas 84 hektare di Dusun Empang Gedang sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.


Sementara itu juga, Anggota DPRD Kabupaten Sarolangun Dapil IV, Tabroni, SE, turut menyampaikan terima kasih atas dukungan masyarakat serta berharap pembangunan, khususnya Jalan Simpang Pelawan–Batang Asai, terus dilanjutkan dan ditingkatkan kualitasnya mengingat pentingnya akses tersebut bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat Batang Asai yang terdiri dari 23 desa.


Ditempat yang sama, Kepala Desa Batu Empang, Sayadi, menyampaikan terima kasih atas kehadiran Gubernur, Bupati, dan Wakil Bupati beserta rombongan. Ia mengungkapkan rasa syukur karena akses jalan menuju desa kini sudah dapat dilalui kendaraan, meskipun saat musim hujan masih cukup sulit dilalui.


Ia juga menyampaikan bahwa sebagian wilayah desa telah menikmati listrik PLN, namun masih ada dusun yang belum terlayani maksimal. Pemerintah desa berharap pembangunan infrastruktur dan fasilitas umum dapat terus dilanjutkan agar Desa Batu Empang sejajar dengan desa lainnya.


Beragam bantuan untuk masyarakat

dalam rangkaian Safari Ramadhan tersebut, Pemerintah Provinsi Jambi turut menyalurkan berbagai bantuan, antara lain:

1 unit kursi roda

2 unit tongkat bantu

7 unit handsprayer untuk Kelompok Tani Suka Makmur, CSR Bank Jambi sebesar Rp.20 juta, Santunan untuk 15 anak yatim, Bantuan Baznas bagi 70 fakir miskin, Bantuan untuk 5 pegawai syara dan marbot, Paket sembako bagi masyarakat yang membutuhkan. 

Selain itu, melalui program ASN Peduli Stunting, disalurkan 20 paket bantuan berisi beras 5 kg, telur 1 karpet, kacang hijau 1 kg, dan biskuit bagi keluarga berisiko stunting di Desa Empang.

Sebanyak 5 balita stunting juga menerima bantuan biskuit tambahan dari Dinas Kesehatan Provinsi Jambi sebagai bagian dari percepatan penurunan stunting.

Kunjungan ini menjadi simbol kuat bahwa sejarah dan pembangunan dapat berjalan beriringan. Dari kampung bersejarah yang melahirkan banyak tokoh besar, Sekeladi kini diarahkan menjadi desa yang maju, terang, dan terbuka aksesnya — sebagai bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Jambi membangun dari pinggiran menuju kemajuan yang merata. (Diskominfo Provinsi Jambi/Foto: Harun Al Rasyid/Video: Erik Sutriedi/Driver: Apriyadi)

Kamis, 26 Februari 2026

Gubernur Al Haris: Membangun Akhlak dan Moral Generasi Muda, Kunci Pembangunan Bangsa

 


Jambi - Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH mengemukakan, pembangunan tidak cukup membangun gedung-gedung yang bagus dan megah, tetapi yang lebih penting membangun akhlak mukarimah anak-anak, membangun karakter dan moral generasi muda karena ini warisan yang akan melanjutkan pembangunan bangsa ini. Hal tersebut dikemukakannya saat 

Safari Ramadhan Pemerintah Provinsi Jambi 1447 Hijriah bersama Masyarakat Kota Jambi, bertempat di Masjid Al-Ikhlas. Kelurahan Beliung, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, Kamis (26/02/2026) malam.


"Atas nama masyarakat dan Pemerintah Provinsi Jambi, saya mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan 1447 Hijriah. Semoga kita diberi kekuatan dan kesehatan untuk menghidupkan malam dan siang ramadhan dengan ibadah wajib dan sunnah penuh kekhusukan, melatih diri menjadi insan Islam yang sebenar-benarnya, demi mengharapkan rida Allah SWT. Semoga Allah memberi pengampunan dan menerima semua amalan kita, aamiin ya Rabbal ‘alamiin," ucap Gubernur Al Haris.


Gubernur Al Haris mengatakan, momentum bulan ramadhan menjadi salah satu kesempatan berharga bagi Pemerintah Provinsi Jambi untuk menguatkan silaturahmi dengan masyarakat, menciptakan sinergi dan keharmonisan antara pemerintah daerah, ulama dan masyarakat, yang menjadi modal penting bagi keberlanjutan pembangunan yang memajukan dan mensejahterakan seluruh masyarakat. "Tentunya pembangunan tidak bisa berjalan sendiri hanya dengan kerja pemerintah saja. Seluruh komponen masyarakat memiliki peran masing-masing untuk turut andil dalam upaya pembangunan daerah. Pemerintah Provinsi Jambi, Pemerintah Kota Jambi akan terus berkolaborasi menciptakan keyamanan bagi masyarakat, sesuai dengan Kota Jambi bahagia," kata Gubernur Al Haris.

"Kota Jambi merupakan barometernya Provinsi Jambi, meskipun kita mempunyai 9 kabupaten 2 kota, wajah awal yang dilihat orang Kota Jambi nya, bila kotanya bersih, masyarakatnya murah senyum dan baik, terhadap semua orang, ini sudah membuat kesan baik bagi semua, dan sudah menutupi kabupaten lain," lanjutnya.

"Kemaren saya di Jakarta saya dapat info, bahwa Provinsi Jambi, ada penilaian bahwa anak-anak di Provinsi Jambi ada yang kurang mendapatkan kasih sayang dari ayah (fatherless), ini berisiko mengalami dampak psikologis, emosional, dan perilaku yang signifikan, seperti rendah diri, kecemasan, kesulitan bersosialisasi, agresivitas, hingga masalah yang memengaruhi karakter dan kemandirian anak kedepannya.

Penting untuk diingat bahwa kasih sayang ayah tidak selalu hilang karena perceraian, tetapi juga bisa terjadi ketika ayah hadir secara fisik namun tidak terlibat secara emosional. Perbaikan hubungan bisa dilakukan dengan konsistensi perhatian dan kasih sayang," imbuhnya.


Gubernur Al Haris juga mengungkapkan data yang cukup memprihatinkan. Ia menyebut sekitar 24,80 persen anak di Jambi masuk kategori kehilangan figur ayah atau fatherless.

“Dari 100 anak, sekitar 24 anak kehilangan figur ayah. Ini harus menjadi perhatian kita bersama. Peran RT dan lingkungan sangat penting untuk membimbing mereka agar tidak terjerumus pada kenakalan remaja,” tegasnya.


Pada sesi wawancara dengan rekan-rekan media Gubernur Al Haris kembali menyampaikan bahwa safari ramadhan harus dioptimalkan sebagai sarana komunikasi dan penyerap aspirasi langsung masyarakat. Selain itu kegiatan safari ramadhan ini juga harus menjadi jembatan yang menghubungkan pemerintah dan masyarakat untuk berdialog secara langsung, menjadi media bagi pemerintah untuk mendengar dengan saksama. "Tentunya pembangunan tidak bisa berjalan sendiri hanya dengan kerja pemerintah saja. Seluruh komponen masyarakat memiliki peran masing-masing untuk turut andil dalam upaya pembangunan daerah," sebutnya.


Sementara itu, Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M menyampaikan, hubungan antara Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi yang berjalan sangat baik umumnya ditandai dengan sinergi yang erat, komunikasi intensif, dan kolaborasi dalam perencanaan serta pelaksanaan pembangunan. "Untuk secara umum, semua program dapat berjalan dengan lancar, efektif, dan terarah karena program strategis di tingkat kota diselaraskan dengan visi dan misi tingkat provinsi agar percepatan pembangunan dapat tercapai secara merata," ujar Wali Kota Jambi.


Sementara itu juga, Pimpinan Ponpes Al Hidayah Provinsi Jambi

Hasan Basri Husin dalam tausiahnya menyampaikan bahwa Ramadhan sebagai peningkatan ketakwaan, penyucian jiwa (tazkiyatun nafs), dan penguatan empati sosial melalui puasa yang bukan sekadar menahan lapar, melainkan menjaga hati dan lisan, selain itu momentum kembali kepada Al-Qur'an, meraih ampunan Allah, dan berlatih disiplin diri.


Usai sholat isya dan tarawih bersama Gubernur Al Haris menyerahkan bantuan 20 paket sembako/susu, biskuit/roti dan telur dari ASN Provinsi Jambi Peduli Stunting, program ASN Peduli Stunting merupakan gerakan nyata yang melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Provinsi Jambi untuk mempercepat penurunan angka stunting Provinsi Jambi serta bantuan CSR Bank 9 Jambi Rp.20 juta kepada pengurus Masjid Al Ikhlas dan bantuan untuk kaum dhuafa dan anak yatim dari Baznas Provinsi Jambi berupa 20 paket, selain itu Baznas Kota Jambi juga memberikan bantuan kepada warga dan bantuan secara pribadi dari Wali Kota Jambi senilai Rp.5 juta. (Diskominfo Provinsi Jambi/Sapra Wintani/Foto: Mulyadi Adpim/Video: Erik Sutriedi)

Rabu, 18 Februari 2026

Setahun Kepemimpinan UAS-Katamso, ini Capaian yang sudah Dilakukan



TANJAB BARAT, TIGASISI.NET - Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat menggelar agenda Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Bupati Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag. dan Wakil Bupati Dr. H. Katamso SA, S.E., M.E. Momentum ini ditegaskan sebagai ajang evaluasi capaian pembangunan serta penguatan pelayanan publik bagi masyarakat, Rabu (18/02).


Hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Anwar Sadat didampingi Ketua TP-PKK Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hj. Fadilah Sadat, S.H. Acara ini juga diikuti oleh Sekretaris Daerah, para Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, para Kepala Bagian Setda, Ketua DWP Tanjab Barat, serta masyarakat penerima manfaat bantuan.


Bupati Anwar Sadat dalam sambutannya menyampaikan bahwa selama setahun terakhir, pemerintah daerah berkomitmen penuh pada penyelenggaraan birokrasi yang berorientasi pelayanan publik, penguatan ekonomi kerakyatan, serta pemerataan pembangunan dari desa hingga ke kota.


"Kami terus berupaya menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih baik melalui penguatan akuntabilitas kinerja, sektor kesehatan, dan pendidikan, serta memberikan dukungan berkelanjutan bagi UMKM, petani, hingga nelayan," tegas Bupati.


Salah satu capaian yang menonjol adalah program Bedah Rumah yang telah merealisasikan renovasi sebanyak 454 unit hunian layak bagi masyarakat. Komitmen ini dipastikan berlanjut pada tahun 2026 dengan target tambahan sebanyak 200 unit, yang akan dilaksanakan melalui kolaborasi bersama Baznas dan dana CSR.


Di sektor kesehatan, Bupati menegaskan bahwa masyarakat kurang mampu kini mendapatkan jaminan kesehatan tanpa dipungut biaya sepeser pun. "Bahkan, direncanakan pada bulan April tahun ini, kami akan mengadakan program operasi katarak gratis bagi warga yang membutuhkan," tambahnya.


Menutup arahannya, Bupati mengimbau seluruh masyarakat untuk senantiasa waspada terhadap potensi musibah kebakaran dan menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah ke sungai guna mencegah banjir. Mengakhiri sambutannya, Bupati juga mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa 1447 H kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Barat.


Ketua Panitia Penyelenggara, Sekretaris Daerah Kabupaten Tanjab Barat Hermansyah, melaporkan bahwa output yang ingin dicapai adalah penyajian transparansi capaian pembangunan serta evaluasi atas permasalahan yang ada sebagai bahan penyusunan rencana daerah ke depan.


Sebagai bentuk kepedulian langsung, dalam rangkaian refleksi ini Pemerintah Kabupaten juga menyalurkan berbagai bantuan sosial, di antaranya penyaluran 654 paket sembako untuk warga prasejahtera, penyediaan 560 tabung LPG 3 Kg dengan harga distributor, layanan cek kesehatan gratis dan pengecekan status kepesertaan PBI BPJS Kesehatan, pemberian air minum kemasan untuk masjid-masjid di seluruh kecamatan. Selain itu disediakan pula Bazar Tim Penggerak PKK Kecamatan se Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang digelar di alun - alun Kuala Tungkal serta operasi pasar murah Pemerintah Kabupaten Tanjab Barat.

Jelang Ramadan, Wabup Katamso Sidak ke Sejumlah Pasar


TANJAB BARAT, TIGASISI.NET -  Menjelang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar tradisional di Kuala Tungkal, Rabu (18/02). Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan bahan pangan serta menjaga stabilitas harga bahan pokok penting (bapokting) di tengah meningkatnya permintaan masyarakat.


Dalam peninjauan tersebut, Wabup Katamso didampingi Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, jajaran Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag), Bagian Ekonomi Setda Tanjab Barat, serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).


Wabup berdialog langsung dengan para pedagang, mulai dari pedagang daging, cabai, beras, telur, hingga minyak goreng. Ia menanyakan kondisi stok, distribusi pasokan, serta perkembangan harga terkini di pasaran.


Dari hasil pantauan di lapangan, secara umum stok bahan pangan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat dinyatakan dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadhan. Meski demikian, terdapat fluktuasi harga pada beberapa komoditas seperti cabai merah, telur ayam, dan ayam potong.


“Alhamdulillah, dari hasil bincang-bincang dengan para pedagang, stok kita aman. Memang ada sedikit kenaikan harga di beberapa komoditas karena meningkatnya permintaan menjelang Ramadhan, namun masih dalam batas kewajaran musiman. Pemerintah daerah akan terus memantau agar tidak terjadi lonjakan yang memberatkan masyarakat,” ujar Wabup Katamso.


Ia menyebutkan, harga ayam potong saat ini berada di kisaran Rp42.000 per kilogram. Kenaikan tersebut dinilai masih terkendali dan tidak mengganggu stabilitas pasar secara umum.

Wabup juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan panic buying atau pembelian secara berlebihan. Menurutnya, pasokan bahan pokok dipastikan tetap lancar dan tersedia.


Sebagai langkah antisipasi, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) telah menyiapkan skema Operasi Pasar Murah yang akan digelar di sejumlah titik strategis apabila terjadi tren kenaikan harga yang signifikan dalam beberapa hari ke depan.


“Kita ingin memastikan umat Muslim di Tanjung Jabung Barat dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang, tanpa rasa khawatir terhadap ketersediaan bahan pokok di dapur,” tutupnya.


Dengan pemantauan intensif dan koordinasi lintas sektor, pemerintah daerah optimistis stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang Ramadhan 1447 H dapat terus terjaga.

Senin, 16 Februari 2026

Diskominfo Provinsi dan Telkom Bahas Satelit Nasional Merah Putih

 


JAKARTA, TIGASISI.NET - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jambi bersama Diskominfo Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi mengikuti kegiatan Sosialisasi Transformasi Digital melalui pemanfaatan Satelit Nasional Merah Putih. Kegiatan tersebut berlangsung di Lantai 21 Gedung Telkom Landmark Tower, Jakarta, Selasa (10/02/2026).


Kehadiran jajaran Diskominfo se-Jambi dalam kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat konektivitas digital di wilayah Jambi, khususnya dalam mengatasi persoalan blank spot di daerah-daerah terpencil yang masih sulit terjangkau jaringan internet.


Rombongan Diskominfo Provinsi Jambi dan Kabupaten/Kota diterima langsung oleh manajemen PT Telkomsel dan PT Telkomsat. Dalam pertemuan tersebut hadir Vice President LBCC Telkomsel Philipus Nanang, General Manager Telkomsat Widi Sulistyanto, Account Manager PT Telkom Nabila, serta Vidiyan selaku Presales Engineer.


Dalam audiensi tersebut, PT Telkomsat memaparkan solusi layanan Internet Merah Putih, yaitu layanan internet berbasis satelit broadband unlimited yang didukung teknologi High Throughput Satellite (HTS). Layanan ini dirancang untuk menghadirkan koneksi internet cepat dan stabil tanpa batas kuota, sehingga mampu menjangkau hingga wilayah pelosok di Provinsi Jambi.


GM Telkomsat, Widi Sulistyanto menjelaskan bahwa layanan Internet Merah Putih dapat menjadi solusi efektif bagi pemerintah daerah dalam memperluas akses internet.


“Layanan ini sangat cocok diterapkan di wilayah-wilayah yang belum terjangkau jaringan fiber optik maupun seluler. Dengan teknologi satelit nasional, konektivitas dapat tetap hadir hingga ke daerah terluar dan terpencil di Provinsi Jambi,” ungkapnya.


Selain Internet Merah Putih, dalam sosialisasi tersebut juga diperkenalkan beberapa solusi lain seperti layanan Starlink Business Service (SBS) serta solusi femtocell yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas jaringan komunikasi di daerah.


Kepala Diskominfo Provinsi Jambi, Ariansyah menyambut positif sosialisasi ini dan menilai bahwa pemanfaatan teknologi satelit merupakan langkah strategis dalam mendukung percepatan transformasi digital daerah.


“Kegiatan ini sangat penting bagi kami di Jambi. Masih banyak wilayah yang mengalami keterbatasan akses internet. Dengan adanya solusi dari Telkomsat, diharapkan persoalan blank spot di kabupaten/kota dapat segera teratasi,” ujar Kepala Diskominfo Provinsi Jambi.


Lebih lanjut disampaikan bahwa konektivitas digital yang merata akan sangat berpengaruh terhadap peningkatan pelayanan publik, pengembangan ekonomi digital, sektor pendidikan, kesehatan, serta tata kelola pemerintahan berbasis elektronik di Provinsi Jambi.


Melalui kegiatan sosialisasi ini, Diskominfo Provinsi Jambi bersama seluruh Diskominfo Kabupaten/Kota berkomitmen untuk terus bersinergi dengan PT Telkom Group dalam mewujudkan pemerataan akses internet. Diharapkan, implementasi layanan Satelit Nasional Merah Putih dapat segera direalisasikan sehingga transformasi digital di Provinsi Jambi dapat berjalan lebih cepat dan merata.


Dengan dukungan konektivitas yang semakin baik, Provinsi Jambi optimistis mampu mempercepat terwujudnya ekosistem digital yang inklusif demi peningkatan kesejahteraan masyarakat.(Diskominfo Provinsi Jambi/*)

Resmi, Sanksi Pidana Kerja Sosial Mulai Dibeelakukan di Jambi



JAMBI, TIGASISI.NET  – Wakil Gubernur Jambi, Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I, menghadiri acara Penandatanganan Nota Kesepakatan Pelaksanaan Pidana Kerja Sosial dalam Wilayah Hukum Kota Jambi yang berlangsung di Lantai 2 Kantor Wali Kota Jambi, Jum'at (13/02/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah awal implementasi pidana kerja sosial sebagai bagian dari pembaruan sistem hukum nasional. Nota kesepakatan tersebut ditandatangani oleh Balai Pemasyarakatan Kelas I Jambi bersama Pemerintah Kota Jambi, Pengadilan Negeri Jambi, Kejaksaan Negeri Jambi, Kepolisian Resor Kota Jambi, serta Komando Distrik Militer 0415 Jambi.

Dalam sambutan dan arahannya, Wagub Sani menyampaikan apresiasi atas sinergi dan komitmen lintas sektor dalam mendukung pelaksanaan Pidana Kerja Sosial sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), khususnya Pasal 65 ayat (1) huruf e yang mengatur pidana pokok berupa pidana kerja sosial.

“Pemerintah Provinsi Jambi mendukung penuh pelaksanaan pidana kerja sosial yang tentunya telah dirumuskan dengan mempertimbangkan seluruh aspek. Untuk efektivitasnya, diperlukan koordinasi dan kerja sama yang solid antar seluruh pihak,” ujar Wagub Sani.

Wagub Sani juga berharap implementasi pidana kerja sosial dapat sukses dilaksanakan di Kota Jambi dan selanjutnya direplikasi di seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Jambi. Pemerintah Provinsi Jambi, lanjutnya, akan mengoordinasikan para bupati dan wali kota untuk menyiapkan fasilitas umum maupun fasilitas sosial sebagai lokasi pelaksanaan pidana kerja sosial.

“Kita harus menyamakan persepsi dan memastikan pelaksanaannya sesuai ketentuan perundang-undangan, memberikan manfaat bagi masyarakat, serta mendukung proses reintegrasi sosial klien pemasyarakatan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jambi, Irwan Rahmat Gumilar, menyampaikan bahwa penandatanganan nota kesepakatan ini memiliki nilai strategis sebagai landasan bersama dalam menyatukan peran dan tanggung jawab masing-masing pihak.

Ia menjelaskan bahwa pemberlakuan KUHP baru menandai perubahan besar dalam sistem pemidanaan di Indonesia, dengan pendekatan yang lebih menjunjung tinggi hak asasi manusia serta berorientasi pada kemanfaatan bagi masyarakat.

“Pidana kerja sosial merupakan salah satu pidana pokok yang bertujuan tidak hanya memberikan efek jera, tetapi juga membimbing pelaku agar menjadi pribadi yang lebih baik dan berguna. Oleh karena itu, diperlukan pedoman pelaksanaan yang komprehensif, termasuk standar operasional prosedur, kriteria lokasi, serta mekanisme penilaian,” jelasnya.

Irwan juga mengungkapkan bahwa saat ini telah disiapkan 346 lokasi di Kota Jambi sebagai tempat pelaksanaan pidana kerja sosial, terdiri dari masjid, sekolah dasar dan menengah, instansi pemerintah, kantor kecamatan, serta kantor kelurahan. “Penetapan Kota Jambi sebagai wilayah percontohan (pilot project) tingkat nasional menunjukkan komitmen daerah dalam mendukung sistem peradilan yang lebih humanis,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kerja sama ini. Ia menegaskan kesiapan Pemerintah Kota Jambi dalam menyediakan berbagai lokasi pelaksanaan pidana kerja sosial, mulai dari masjid, sekolah, kantor camat hingga kantor lurah.

Menurutnya, pelaksanaan kerja sosial tidak hanya menjadi bagian dari proses hukum, tetapi juga momentum pembinaan karakter dan akhlak, khususnya jika dilaksanakan di lingkungan rumah ibadah maupun sekolah.

“Kita ingin pelaksanaannya dekat dengan domisili yang bersangkutan agar tidak menimbulkan beban tambahan. Dengan dukungan camat, lurah, dan seluruh jajaran, insya Allah Kota Jambi siap menjadi percontohan nasional,” ujar Wali Kota Maulana.

Acara ditutup dengan penandatanganan nota kesepakatan oleh para pihak sebagai bentuk komitmen bersama dalam menyukseskan pelaksanaan Pidana Kerja Sosial di wilayah hukum Kota Jambi, sekaligus menjadi model implementasi di tingkat kabupaten/kota se-Provinsi Jambi. (Diskominfo Provinsi Jambi/Waaly Arizona/Foto: Novriansah/Video: Patra, Reno. S)

Jumat, 13 Februari 2026

Pemkab Tanjab Barat Bakal Kelola Hutan Manggrove Swluas 50 Ha



TANJAB BARAT, TIGASISI.NET - Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., mempresentasikan proposal pendanaan program Forest and Other Land Use (FOLU) Net Sink 2030 dalam forum verifikasi dan asistensi bersama Tim Verifikasi Nasional, Jumat (13/2).


Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Manggala Wanabakti Lantai 3, Kementerian Kehutanan Republik Indonesia, dan menjadi bagian penting dalam proses penilaian usulan program daerah yang mendukung target nasional penurunan emisi sektor kehutanan dan penggunaan lahan.


Forum verifikasi dihadiri Staf Ahli Menteri Bidang Revitalisasi Industri Kehutanan, Novia Widyaningtyas, bersama Tim Pakar Verifikasi dan Asistensi, yakni Helmi Basalamah dan Apik Karyana, serta anggota tim verifikasi lainnya. Sedangkan Dari pihak pengusul, Wakil Bupati Katamso didampingi Prof. Dr. Ir. Rosyani, M.Si., Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Jambi, perwakilan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Provinsi Jambi, Kepala Bagian SDA Setda Tanjab Barat, serta Plt. Kepala Bidang Riset dan Inovasi Daerah Bappeda Tanjab Barat.


Dalam pemaparannya, Wabup Katamso menjelaskan rencana program pengelolaan mangrove berkelanjutan seluas 50 hektare di kawasan Pangkal Babu, Desa Tungkal Satu, Kecamatan Tungkal Ilir. Program ini tidak hanya berfokus pada rehabilitasi mangrove sebagai upaya mitigasi perubahan iklim dan perlindungan pesisir, tetapi juga diintegrasikan dengan pengembangan budidaya tambak kepiting dan udang. Langkah tersebut bertujuan meningkatkan mata pencaharian masyarakat pesisir yang tinggal di sekitar kawasan mangrove.


“Program FOLU Net Sink 2030 kami posisikan bukan hanya sebagai agenda lingkungan, tetapi juga sebagai instrumen pembangunan ekonomi inklusif. Menjaga mangrove harus sejalan dengan upaya memberdayakan masyarakat sekitar,” ujar Wabup.


Dalam sesi asistensi, Tim Verifikasi Nasional memberikan sejumlah masukan strategis, antara lain perlunya refocusing dengan menetapkan prioritas intervensi kegiatan, memperkuat pendekatan rehabilitasi dan pengelolaan lanskap mangrove secara terintegrasi, serta melakukan penyempurnaan proposal sesuai catatan teknis tim.


Proposal yang telah diperbaiki diminta untuk disampaikan kembali paling lambat 27 Februari 2026 guna proses penilaian lanjutan.


Ke depan, usulan program tersebut juga akan dibahas bersama perwakilan Pemerintah Norwegia yang selama ini aktif mendukung Indonesia dalam rehabilitasi dan konservasi mangrove melalui kemitraan iklim, sebagai bagian dari upaya pencapaian target nasional FOLU Net Sink 2030.


Melalui forum ini, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat menegaskan keseriusannya dalam mendukung agenda nasional pengendalian perubahan iklim sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat pesisir secara berkelanjutan.

Rabu, 11 Februari 2026

Wabup Katamso Hadiri UndanganIAI An-Nadwah Kuala Tungkal


TANJAB BARAT, TIGASISI.NET - Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., menghadiri kegiatan Sosialisasi Penguatan Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran Program Studi (Prodi) di lingkungan Fakultas Hukum dan Komunikasi IAI An-Nadwah Kuala Tungkal bersama para stakeholder, Rabu (11/02), bertempat di Ruang Pola Utama Kantor Bupati.


Kegiatan tersebut turut dihadiri Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Dekan Fakultas Hukum dan Komunikasi IAI An-Nadwah, Ketua Prodi Hukum Keluarga Islam, Ketua Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam, para dosen, alumni Prodi Hukum Keluarga Islam, mahasiswa selingkup Fakultas Hukum dan Komunikasi, serta sejumlah undangan lainnya.


Dalam sambutannya, Wakil Bupati Katamso menegaskan bahwa Program Studi Hukum Keluarga Islam bukan hanya relevan, tetapi juga merupakan salah satu jurusan yang paling aplikatif karena bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat Muslim di tingkat kabupaten.


“Pengembangan dan dukungan terhadap jurusan ini di perguruan tinggi yang berada di wilayah kabupaten, atau yang melayani kebutuhan masyarakat kabupaten, akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan publik di bidang keagamaan dan hukum,” ujarnya.


Ia menjelaskan, penguatan Prodi Hukum Keluarga Islam akan berkontribusi pada penguatan ketahanan keluarga, penyelesaian konflik secara adil dan damai, serta percepatan pembangunan berbasis data dan nilai-nilai keislaman yang moderat.


Lebih lanjut, Wabup Katamso menyampaikan bahwa investasi pada sumber daya manusia di bidang Hukum Keluarga Islam merupakan investasi jangka panjang bagi stabilitas sosial, kesejahteraan keluarga, serta efektivitas tata kelola pemerintahan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.


Menurutnya, lulusan Hukum Keluarga Islam memiliki peran vital di lingkungan pemerintah daerah sebagai “pelayan hukum dan sosial yang memahami hati nurani masyarakat religius”.


“Mereka bukan hanya birokrat, tetapi juga pemberi solusi, pendamai, dan pemberdaya yang mengedepankan pendekatan holistik—hukum, sosial, dan spiritual. Kontribusi mereka menyentuh aspek paling mendasar dalam masyarakat, yakni keluarga sebagai unit terkecil dan terpenting dalam membangun ketahanan sosial serta kesejahteraan daerah,” tambahnya.


Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif.


Acara kemudian ditutup dengan penyerahan saran dan masukan secara tertulis dari para peserta terkait penguatan visi dan misi Fakultas Hukum dan Komunikasi IAI An-Nadwah Kuala Tungkal.

Selasa, 27 Januari 2026

Pemkab Tanjab Barat Raih Penghargaan dari BPJS Kesehatan


TANJAB BARAT, TIGASISI.NET - Komitmen Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dalam menjamin hak dasar kesehatan masyarakat kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Hal tersebut ditandai dengan diraihnya Universal Health Coverage (UHC) Awards 2026 kategori Pratama atas capaian cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Tahun 2025.


Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., pada acara Deklarasi dan Pencanangan Universal Health Coverage yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan di Jakarta International Expo (JIEXPO) Kemayoran, Selasa (27/01).


Kegiatan berskala nasional ini dihadiri oleh para kepala daerah, pimpinan kementerian, serta pemangku kepentingan sektor kesehatan dari seluruh Indonesia. Forum tersebut menjadi momentum konsolidasi nasional dalam memperkuat sistem jaminan kesehatan guna mewujudkan pelayanan kesehatan yang merata, adil, dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat.


Sebagai informasi, Universal Health Coverage (UHC) merupakan program jaminan kesehatan yang bertujuan memastikan seluruh penduduk memiliki akses terhadap layanan kesehatan yang berkualitas tanpa menghadapi kendala finansial. Penilaian UHC dilakukan berdasarkan sejumlah indikator, antara lain tingkat cakupan kepesertaan JKN, keaktifan peserta, serta ketepatan dan kelengkapan pembayaran iuran oleh pemerintah daerah.


Usai menerima penghargaan, Bupati Anwar Sadat menyampaikan bahwa pada tahun 2026 Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat kembali berhasil meraih UHC Awards kategori Pratama dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia bersama BPJS Kesehatan.


“Penghargaan ini diberikan karena tingkat keaktifan peserta JKN di Kabupaten Tanjung Jabung Barat telah melebihi 99 persen, sementara cakupan kepesertaan juga sudah berada di atas 80 persen. Ini merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam mengakomodasi seluruh lapisan masyarakat agar terjamin kesehatannya,” ujar Bupati.


Ia menegaskan, dengan capaian tersebut tidak ada lagi masyarakat Tanjung Jabung Barat yang tidak terlayani dalam pelayanan kesehatan.


Lebih lanjut, Bupati Anwar Sadat mengajak seluruh masyarakat untuk aktif memanfaatkan kepesertaan JKN dalam memperoleh layanan kesehatan.


“Kami mengimbau masyarakat agar tidak takut untuk berobat. Cukup membawa KTP, pelayanan kesehatan dapat diakses melalui program JKN. Tidak ada lagi pungutan biaya untuk layanan kesehatan yang telah dijamin oleh pemerintah daerah,” tegasnya.


Bupati berharap program JKN dapat terus berjalan secara berkelanjutan melalui sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, dan pemerintah pusat, sehingga kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat terus meningkat.


Di tingkat Provinsi Jambi, hanya empat daerah yang berhasil meraih UHC Awards 2026, yakni Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Kabupaten Sarolangun, dan Kota Jambi.


Pada kesempatan tersebut, Bupati Tanjung Jabung Barat turut didampingi oleh Sekretaris Daerah Tanjab Barat, Plt. Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kepala BKAD, Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Perkim, Kepala Inspektorat serta Kepala BPJS Kesehatan Provinsi Jambi dan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kuala Tungkal.

Senin, 26 Januari 2026

Wabup Katamso Minta Pegawai Kantor Bupati Jadi Tauladan



TANJAB BARAT, TIGASISI.NET - Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso SA, S.E., M.E., memimpin langsung Apel Rutin Pagi di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang digelar di halaman Kantor Bupati, Senin (26/1).  


Apel tersebut diikuti oleh Sekretaris Daerah, para Asisten, Staf Ahli, Kepala Bagian, pejabat fungsional, serta seluruh ASN di lingkup Sekretariat Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat.  

 

Dalam amanatnya, Wakil Bupati Katamso menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh petugas apel yang terdiri dari Sekretaris Daerah, Staf Ahli, Asisten, dan Kepala Bagian.  

  

“Terima kasih kepada seluruh petugas apel. Mengawali tahun 2026, kegiatan ini merupakan inisiatif dari Pak Sekda, di mana petugas apel terdiri dari para asisten dan staf ahli sebagai bentuk keteladanan bagi kita semua. Kita berharap pegawai Kantor Bupati dapat menjadi mercusuar bagi kantor-kantor lainnya,” ujar Wabup.  

  

Pada kesempatan itu, Wabup juga menyampaikan capaian pertumbuhan ekonomi makro Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang terus menunjukkan tren positif. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi daerah tercatat sebesar 4,45 persen, dan meningkat pada triwulan III tahun 2025 menjadi 4,96 persen.

  

“Kabupaten Tanjung Jabung Barat masih menghadapi sejumlah tantangan, di antaranya tingkat pengangguran yang relatif tinggi, serta sebagian masyarakat yang masih berada di bawah garis kemiskinan,” kata Wabup.  


Menutup amanatnya, Wabup mengajak seluruh jajaran Sekretariat Daerah untuk memperkuat kerja sama dan semangat pengabdian di tahun 2026.  

  

“Semoga apel pagi ini semakin memotivasi kita untuk meningkatkan etos kerja dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tutupnya.  

  

Bertindak sebagai Perwira Apel, Sekretaris Daerah Hermansyah, dengan Komandan Apel, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Yan Hery. Adapun pembaca UUD 1945 adalah Kabag Tata Pemerintahan Deasiro Prima, pembaca Panca Prasetya Korpri Asisten II Firdaus Khatab, pembaca ASN Berakhlak Asisten III Agus Sanusi, pembaca doa Staf Ahli Bidang Pemerintahan M. Yunus, serta pembawa acara Kabag Organisasi Erlinawati.

Sabtu, 24 Januari 2026

Pemkab Tanjab Barat Tegaskan Komitmen Pembinaan Olahraga



TANJAB BARAT, TIGASISI.NET - Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., menegaskan komitmen Pemerintah Daerah dalam membina dan mempersiapkan generasi muda agar mampu menjadi atlet-atlet andalan daerah di masa depan. Hal tersebut disampaikan Bupati saat menghadiri sekaligus membuka secara resmi Turnamen Bulutangkis Berkah Madani Cup Tahun 2026 yang digelar di GOR Bulutangkis Patunas Kecamatan Tungkal Ilir, Sabtu (24/01).


Menurut Bupati, hingga saat ini prestasi olahraga Kabupaten Tanjung Jabung Barat, baik di tingkat provinsi maupun nasional, masih perlu terus ditingkatkan. Oleh karena itu, diperlukan kerja keras bersama, perhatian yang serius, serta pembinaan yang dilakukan secara terarah dan berkelanjutan.


“Pembinaan atlet harus dimulai sejak dini dan dilakukan secara konsisten. Tidak cukup hanya dengan satu kegiatan, tetapi harus ada program yang berkesinambungan,” ujar Bupati.


Bupati berharap para pengurus cabang olahraga, khususnya di tingkat sekolah dasar dan menengah, dapat lebih aktif dan serius dalam menyusun program pembinaan yang terstruktur. Melalui kegiatan yang difasilitasi oleh Ketua Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Tanjung Jabung Barat berserta jajaran pengurus ini, diharapkan dapat terjaring atlet-atlet potensial yang mampu mewakili Kabupaten Tanjung Jabung Barat di tingkat provinsi.


Bupati menegaskan bahwa pembinaan akan dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan, disertai program lanjutan untuk meningkatkan kemampuan atlet dari sisi teknik, fisik, dan mental bertanding. Dengan dukungan metode pelatihan yang semakin modern, Bupati optimistis atlet muda daerah mampu bersaing dengan kabupaten lain.


Bupati juga mengajak seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh dan menampilkan kemampuan terbaiknya, sehingga ke depan dapat menjadi bagian dari atlet andalan Kabupaten Tanjung Jabung Barat.


Menutup sambutannya, Bupati Anwar Sadat menyampaikan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari persiapan Kabupaten Tanjung Jabung Barat sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Tahun 2027, sehingga pembinaan atlet harus dimulai sejak dini agar prestasi dapat dicapai secara optimal.


Sebelumnya, Ketua PBSI Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hermansyah, S.STP., M.H., dalam laporannya menyampaikan bahwa turnamen bulutangkis ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam pembinaan olahraga pelajar, sekaligus persiapan menghadapi kejuaraan tingkat provinsi tahun 2027.


Turnamen tahun 2026 ini diikuti oleh 144 peserta pelajar dari berbagai kecamatan yang terbagi dalam jenjang sekolah dasar dan sekolah menengah. Selain itu, panitia juga melibatkan 28 pasangan peserta umum dari perwakilan OPD dan kecamatan, yang menambah semarak dan antusiasme kegiatan.


Turnamen dilaksanakan pada 24 hingga 31 Januari 2026 dan telah dimulai sejak pagi hari dengan pertandingan-pertandingan awal yang berlangsung kompetitif dan menjunjung tinggi sportivitas.


Sekda Hermansyah berharap kegiatan ini dapat berjalan lancar, menjadi ajang silaturahmi, serta melahirkan atlet-atlet muda berprestasi. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Tanjung Jabung Barat dan jajaran pemerintah daerah atas dukungan yang diberikan, serta berharap sinergi seluruh pihak terus terjalin demi kemajuan olahraga dan kesehatan masyarakat di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.


Kegiatan pembukaan turnamen bulutangkis Berkah Madani tahun 2026 ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat, unsur Forkopimda atau yang mewakili, Staf Ahli, Asisten, Kepala OPD, dan Camat Lingkup Pemrintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Ketua KONI, Ketua PBSI Tanjung Jabung Barat beserta jajaran pengurus, pimpinan Bank 9 Jambi dan Bank Tanggo Rajo Kuala Tungkal, para guru, para peserta turnamen, dan tamu undangan lainnya.

Rabu, 21 Januari 2026

Pemkab Tanjab Barat Libatkan Peeguruan Tinggi Rumuskan Strategi Pembangunan

TANJAB BARAT, TIGASISI.NET - Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat menggelar forum Ekspose dan Analisis Ekonomi Kabupaten Tanjung Jabung Barat Suatu Perspektif bersama para profesor dari Universitas Jambi (UNJA) sebagai upaya memperkuat kebijakan pembangunan daerah berbasis kajian ilmiah dan bukti empiris (evidence based policy), di Ruang Rapat Lantai III Bapperida, Rabu (21/01).


Kegiatan yang dibuka langsung oleh Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., dihadiri oleh Sekretaris Daerah, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, para kepala OPD, para camat lingkup Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, dosen dan mahasiswa IAI An-Nadwah Kuala Tungkal, serta undangan lainnya. Sejumlah profesor dan akademisi ekonomi dan pembangunan UNJA yang tergabung dalam Tim Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNJA turut hadir untuk memaparkan hasil kajian terkait kondisi dan potensi ekonomi Kabupaten Tanjung Jabung Barat.


Dalam sambutannya, Bupati Anwar Sadat menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan akademisi dalam menyusun kebijakan publik, khususnya dalam menghadapi tantangan efisiensi anggaran dan tuntutan pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.


“Kebijakan dan program pemerintah harus berbasis ilmu pengetahuan dan kajian akademik. Program tanpa dasar ilmiah dan akademik akan berisiko tidak tepat sasaran dan tidak memberi dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.


Ia menjelaskan bahwa forum ini menjadi momentum strategis untuk merumuskan arah pembangunan Kabupaten Tanjung Jabung Barat periode 2026–2030, termasuk dalam penyusunan APBD murni maupun APBD perubahan. Masukan dari para profesor diharapkan dapat menjadi dasar perencanaan anggaran yang lebih terarah, tematik, dan berkelanjutan.


Beberapa isu prioritas yang dibahas antara lain penurunan angka stunting, pengentasan kemiskinan, peningkatan pendapatan masyarakat, serta optimalisasi sektor unggulan seperti pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan. Kabupaten Tanjung Jabung Barat dinilai memiliki posisi strategis sebagai jalur distribusi hasil bumi ke berbagai daerah, bahkan hingga pasar internasional.


“Selama ini kita menjadi jalur lintasan hasil bumi dari daerah lain. Ke depan, potensi lahan dan hasil pertanian lokal harus dimaksimalkan agar nilai ekonomi dinikmati langsung oleh masyarakat Tanjung Jabung Barat,” tambahnya.


Forum ini juga menyoroti pentingnya pembangunan berkelanjutan (sustainable development) agar pertumbuhan ekonomi tidak hanya bersifat jangka pendek, tetapi memberikan efek domino yang berkesinambungan bagi kesejahteraan masyarakat.


Pemerintah daerah berharap hasil kajian dan rekomendasi para akademisi dapat memperkuat argumentasi pemerintah dalam pembahasan anggaran bersama DPRD maupun pemerintah pusat, sehingga program-program yang diusulkan memiliki dasar akademik yang kuat dan sulit untuk dipatahkan.


“Dengan analisis ilmiah dan akademik yang komprehensif, kebijakan dan anggaran yang kita ajukan akan lebih efektif, terukur, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegas Bupati.


Sementara itu, mengawali pemaparannya, Prof. Dr. Drs. Zulgani, M.P., menjelaskan bahwa Kabupaten Tanjung Jabung Barat dipilih karena memiliki potensi besar sekaligus tantangan pembangunan yang kompleks. Ia menegaskan peran perguruan tinggi tidak boleh berhenti di kampus, tetapi harus hadir langsung di daerah untuk membaca persoalan nyata dan menawarkan solusi.


Dalam paparannya, Prof. Zulgani mengidentifikasi tiga tantangan utama pembangunan daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, yakni lingkungan, ekonomi, dan teknologi. Dari sisi lingkungan, tantangan meliputi deforestasi, pencemaran pesisir, dan meningkatnya emisi karbon akibat alih fungsi lahan. Dari aspek ekonomi, struktur perekonomian masih didominasi sektor primer dengan keterbatasan infrastruktur dan akses pasar. Sementara di bidang teknologi, masih terdapat kesenjangan digital, rendahnya literasi digital, serta minimnya nilai tambah produksi.


Untuk menjawab tantangan tersebut, ia mendorong integrasi tiga pilar pembangunan, yaitu ekonomi hijau, digitalisasi, dan berkelanjutan, guna mewujudkan pembangunan yang inovatif, inklusif, dan berkelanjutan. Sejumlah program ekonomi hijau diusulkan, mulai dari rehabilitasi mangrove, pemanfaatan energi terbarukan, pengembangan ekowisata, hingga penguatan bank sampah, dengan dukungan investasi dari APBD, APBN, swasta, green bonds, dan CSR.


Prof. Zulgani juga menekankan pentingnya menjadikan Sustainable Development Goals (SDGs) sebagai dasar penyusunan APBD, seraya mengingatkan bahwa pertumbuhan ekonomi belum sepenuhnya berdampak pada penurunan kemiskinan. Menurutnya, transformasi ekonomi harus diikuti penurunan kemiskinan dan pengangguran agar manfaat pembangunan dirasakan secara merata.


Ia pun mendorong hilirisasi dan peningkatan nilai tambah lokal melalui pengembangan industri pengolahan, peningkatan keterampilan tenaga kerja, dan penguatan UMKM, agar perputaran ekonomi terjadi di dalam daerah. Melalui forum ini, diharapkan kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan pemangku kepentingan dapat melahirkan kebijakan pembangunan Tanjung Jabung Barat yang berbasis data, inklusif, dan berkelanjutan.


Prof. Zulgani menilai tantangan terbesar pembangunan Kabupaten Tanjung Jabung Barat adalah menurunkan kemiskinan dan pengangguran di tengah keterbatasan APBD dan pengetatan kebijakan fiskal. Kondisi ini menuntut pemerintah daerah tetap mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan tepat sasaran.


Ia menjelaskan sumber pertumbuhan ekonomi daerah berasal dari lima sektor utama, yakni pertanian, pertambangan, jasa perusahaan, industri pengolahan, dan perdagangan. Namun, lemahnya nilai tambah dan minimnya efek pengganda ekonomi membuat daerah lebih banyak menjadi jalur lintasan, sementara keuntungan dinikmati pihak luar.


Karena itu, Tim Ekonomi FEB UNJA mendorong Pemerintah Daerah dalam penguatan sektor unggulan, hilirisasi, serta kebijakan berbasis kajian akademik agar transformasi ekonomi mampu menurunkan kemiskinan, mengurangi pengangguran, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Tanjung Jabung Barat secara merata.


Dalam kesempatan yang sama, Prof. Dr. Johanes Simatupang, S.E., M.Si., dalam pemaparannya menyoroti pentingnya pendekatan mikro dalam pembangunan daerah, khususnya dalam pengelolaan destinasi wisata mangrove Pangkal Babu di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Ia menilai Pangkal Babu merupakan contoh nyata potensi wisata berbasis alam yang telah berjalan, namun masih menghadapi tantangan serius, terutama akibat faktor lingkungan dan lemahnya sinkronisasi kebijakan.


Menurutnya, Pangkal Babu sudah menjadi destinasi wisata aktif dan mulai memberikan kontribusi pendapatan daerah, meski nilainya masih terbatas. Namun, kawasan ini rentan terdampak pasang laut yang merusak infrastruktur seperti titian kayu, sehingga membutuhkan desain pembangunan yang adaptif terhadap kondisi alam, termasuk peninggian jalur dan penggunaan material yang lebih tahan.


Ia menjelaskan bahwa pengelolaan kawasan telah diarahkan pada tiga zonasi, yakni zona wisata, konservasi, dan hortikultura, yang diperkuat melalui peraturan desa serta peran aktif komunitas lokal. Saat ini, pengelolaan wisata Pangkal Babu melibatkan komunitas masyarakat yang menjalankan berbagai fungsi, mulai dari tiket, transportasi, hingga usaha kecil di kawasan wisata.


Namun demikian, dukungan politik dan kebijakan dinilai masih belum optimal. Anggaran yang tersedia dinilai belum sebanding dengan kebutuhan revitalisasi kawasan, terutama untuk menjaga keberlanjutan lingkungan mangrove yang memiliki fungsi ekologis penting sebagai penahan abrasi dan penyerap karbon.


Ia juga menyoroti lemahnya nilai tambah ekonomi akibat minimnya hilirisasi dan rendahnya efek pengganda ekonomi. Ia mencontohkan banyak komoditas lokal, termasuk hasil pertanian dan perikanan, yang dijual dalam bentuk mentah sehingga keuntungan lebih besar justru dinikmati daerah lain.


Selain itu, ia mengingatkan potensi konflik kewenangan antarinstansi dalam pengelolaan kawasan mangrove, perbedaan data spasial, serta tumpang tindih perizinan yang dapat menghambat pembangunan. Karena itu, ia mendorong sinkronisasi regulasi, penggunaan data bersama, serta sistem perizinan terpadu satu pintu.


Sebagai rekomendasi, Tim Ekonomi FEB UNJA menekankan pentingnya perencanaan daerah Kabupetan Tanjung Jabung Barat yang berbasis isu lokal, penguatan peran komunitas, pendidikan konservasi mangrove, serta pembangunan yang implementatif dan realistis. Ia juga mengajak perguruan tinggi dan mahasiswa untuk terlibat langsung dalam aksi nyata, seperti penanaman mangrove berbasis masyarakat.


“Kuncinya adalah implementasi. Jangan hanya perencanaan di atas kertas, tetapi aksi nyata yang melibatkan komunitas lokal,” tegasnya.


Ia menutup paparannya dengan menegaskan bahwa keunggulan mikro Tanjung Jabung Barat terletak pada kemampuan mengelola kawasan mangrove secara berkelanjutan, karena potensi tersebut tidak dimiliki banyak daerah lain.

Sabtu, 17 Januari 2026

Bupati UAS Santuni Korban Kebakaran Jati Mas


TANJAB BARAT, TIGASISI.NET - Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., menunjukkan kepeduliannya dengan turun langsung menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran di Desa Jati Mas, Kecamatan Bram Itam, Selasa (20/01). Peristiwa kebakaran yang terjadi pada dini hari, Senin (19/01), tersebut menghanguskan dua unit rumah dan berdampak pada tiga kepala keluarga.


Sebagai bentuk empati dan perhatian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang tertimpa musibah, Bupati Anwar Sadat hadir langsung ke lokasi untuk menyampaikan duka cita sekaligus menyerahkan bantuan. Bantuan yang diberikan meliputi bahan permakanan, sandang, perlengkapan sekolah bagi anak-anak korban, uang tunai, serta bantuan pengurusan dokumen kependudukan yang ikut terdampak akibat kebakaran.


“Atas nama Pemerintah Daerah, kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada para korban. Semoga Allah SWT memberikan ketabahan dan kesabaran dalam menghadapi ujian ini,” ujar Bupati Anwar Sadat.


Selain itu, Pemerintah Daerah juga memfasilitasi proses pengurusan dokumen penting yang terbakar dengan mengarahkan korban untuk melengkapi surat keterangan kebakaran dari pihak Kepolisian setempat agar proses administrasi di instansi terkait dapat berjalan lebih cepat.


Pada kesempatan tersebut, Bupati Anwar Sadat turut mengapresiasi keluarga dan masyarakat yang telah bersedia menampung sementara para korban kebakaran. Kepedulian dan solidaritas warga dinilai sangat membantu dalam meringankan beban para korban.


Bupati Anwar Sadat juga mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di rumah berbahan kayu, agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Masyarakat diminta memastikan instalasi listrik, lampu, dan colokan dalam kondisi aman, terutama di tengah cuaca yang tidak menentu.


Melalui kebersamaan dan kepedulian semua pihak, Bupati berharap para korban dapat segera bangkit dan menjalani kehidupan yang lebih baik ke depannya.


“Terakhir, kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat setempat dan seluruh pihak yang telah bekerja sama dalam penanganan kebakaran di Desa Jati Mas. Semoga Allah SWT menggantinya dengan rezeki dan kehidupan yang jauh lebih baik dari sebelumnya,” tutup Bupati.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Pemerintahan dan Kesra, Kepala Badan Penanggulangan Plt. Kadis Sosial, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kadis Perhubungan, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah, Plt. Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Camat Bram Itam, dan Ketua BAZNAS.

Jumat, 14 November 2025

Wabup Katamso Panen Jagung di Desa Talang Makmur



TANJAB BARAT, TIGADISI.NET - Dalam rangka mendukung program swasembada pangan nasional, Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso, SA., S.E., M.E., melaksanakan kegiatan Panen Jagung di Desa Talang Makmur, Kecamatan Tebing Tinggi, Jumat (14/11).


Dalam sambutannya, Wabup Katamso menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat bersama seluruh stakeholder berkomitmen penuh mempercepat pencapaian swasembada dan kemandirian pangan, khususnya komoditas jagung. Upaya tersebut dilakukan melalui pendampingan penyuluhan, penyediaan lahan, bibit unggul, pupuk bersubsidi, alat dan mesin pertanian, hingga akses pemasaran agar hasil panen memiliki nilai ekonomi yang menguntungkan.


“Luas tanam jagung yang tersebar di seluruh kecamatan mencapai 165 hektar, dengan luas panen 124 hektar serta produksi sebesar 715 ton hingga Oktober 2025,” ujar Wabup.


Wabup juga mengapresiasi jajaran direksi dan manajemen PT. Agrowiyana atas kolaborasi yang telah terjalin bersama pemerintah daerah. Meski fokus utama perusahaan adalah komoditas kelapa sawit, PT. Agrowiyana dinilai mampu mengambil langkah progresif melalui pembukaan lahan untuk pengembangan jagung, penyediaan sekolah terintegrasi, serta mengakomodir 98% tenaga kerja lokal.


“Ini merupakan contoh konkret peran aktif dunia usaha dalam mendukung program pemerintah. Mari jadikan momentum ini sebagai pemicu semangat untuk bekerja lebih giat, berinovasi lebih cerdas, dan bersinergi lebih kuat,” tegasnya.


Kegiatan ditutup dengan peninjauan lahan jagung di areal Divisi I PT. Agrowiyana, yang dilanjutkan dengan panen jagung bersama.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut: Kabag Ren Polres Tanjung Jabung Barat Kompol Ujang Supran, Danramil Tebing Tinggi Kapt. Inf. Adil Tarigan, Kapolsek Tebing Tinggi IPDA Andi Ilham Junaidi, S.H., Sekretaris Camat Tebing Tinggi, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, Kepala Bulog, General Manager PT. Agrowiyana Nakko beserta para manager, Babinkamtibmas, Babinsa, Kepala KUA Kecamatan Batang Asam, Kepala Desa Talang Makmur bes beserta jajaran, Pemerintah Desa dan kelurahan, para penyuluh pertanian, serta tamu undangan lainnya.

Kamis, 13 November 2025

Hadir di Seminar MUI, Anwar Sadat Tekankan Peran Suami dan Istri



TANJAB BARAT, TIGASISI.NET - Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., secara resmi membuka Seminar Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tanjung Jabung Barat dengan tema “Sinergi Suami Istri dalam Rumah Tangga di Zaman Siap Saji Perspektif Hukum Keluarga Islam”, Kamis (13/11).


Kegiatan yang berlangsung di Aula IAI An-Nadwah Kuala Tungkal ini turut dihadiri oleh unsur Forkopimda atau yang mewakili, Ketua MUI atau yang mewakili, Ketua Yayasan An-Nadwah, Wakil Rektor III IAI An-Nadwah, para ketua organisasi perempuan se-Tanjung Jabung Barat, narasumber, panitia, serta tamu undangan lainnya.


Dalam sambutannya, Bupati Anwar Sadat menegaskan bahwa dalam perspektif hukum keluarga Islam, sinergi antara suami dan istri bukan sekadar pembagian peran, tetapi merupakan penyatuan visi dan nilai dalam membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah.


“Suami bukan hanya pemimpin, tetapi juga pelindung dan pendidik. Begitu pula istri bukan sekadar pendamping, melainkan penyeimbang, penguat, dan sumber ketenangan,” ujar Bupati.


Ia menambahkan, ketika suami dan istri berjalan beriringan dengan semangat saling menghargai dan memahami, maka rumah tangga akan menjadi madrasah pertama bagi tumbuhnya generasi yang berakhlak mulia dan berdaya.


Lebih lanjut, Bupati menyoroti tantangan keluarga modern di tengah derasnya arus digitalisasi, media sosial, dan budaya konsumtif. Menurutnya, banyak nilai-nilai keluarga yang mulai tergerus oleh persepsi modernitas yang keliru.


“Oleh karena itu, kita perlu mengembalikan makna keluarga sebagai pusat nilai, bukan sekadar tempat tinggal,” tegas Bupati.


Bupati juga menekankan pentingnya peran MUI, khususnya melalui Komisi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga, dalam menanamkan pemahaman Fiqh Al-Usrah — yaitu fiqh keluarga yang berakar pada maqashid syariah — agar umat mampu menavigasi kehidupan modern tanpa kehilangan arah spiritual.


“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, saya menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap kegiatan seperti ini. Keharmonisan keluarga adalah fondasi bagi keharmonisan masyarakat,” ujar Bupati.


Di akhir sambutannya, Bupati Anwar Sadat berharap seminar ini dapat melahirkan rekomendasi dan gagasan strategis, baik dalam bentuk edukasi maupun kebijakan sosial-keagamaan yang dapat memperkuat ketahanan keluarga di Tanjung Jabung Barat.

Rabu, 05 November 2025

Pemkab Tanjab Barat Lepas Puluhan Ton Bantuan Pangan Bulog



TANJAB BARAT, TIGASISI.NET - 
Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso, S.A., S.E., M.E., secara resmi melepas peluncuran Bantuan Pangan Beras Bulog dalam rangka mendukung ketersediaan pangan masyarakat untuk alokasi Oktober–November 2025, Rabu (05/11).


Kegiatan yang dilaksanakan di Gudang Bulog Jl. Prof. Dr. Soedewi, Kelurahan Tungkal Harapan, Kecamatan Tungkal Ilir ini turut dihadiri Kepala Cabang Perum Bulog Kuala Tungkal, Asisten Administrasi Umum, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, perwakilan Polres dan Kodim 0419/Tanjab, serta tamu undangan lainnya.


Dalam sambutannya, Wakil Bupati Katamso menyampaikan bahwa bantuan pangan ini dialokasikan kepada 19.919 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan total bantuan 398 ton beras dan 79.000 liter minyak goreng yang akan disalurkan melalui Bulog.


“Bantuan beras pangan ini akan disalurkan ke 13 kecamatan se-Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Kita berharap bantuan ini tepat sasaran sehingga dapat memberikan dampak positif bagi ketahanan pangan masyarakat,” ujar Wakil Bupati.


Lebih lanjut, Katamso menegaskan bahwa peluncuran bantuan pangan ini merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


“Dengan adanya peluncuran Beras Bulog ini, kita berharap dapat mendukung ketahanan pangan bagi masyarakat penerima manfaat. Ini merupakan bagian dari komitmen kita untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.


Peluncuran Bantuan Pangan Beras Bulog ini diharapkan dapat memberikan dampak positif, khususnya dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

Selasa, 04 November 2025

Teng! KDMP Dusun Mudo Resmi Beroperasi, Diresmikan Bupati Anwar Sadat


TANJAB BARAT, TIGASISI.NET - Koperasi Desa Merah Putih pertama di Dusun Mudo, Kecamatan Muara Papalik, resmi beroperasi usai diresmikan Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag, Selasa (4/11/). Peresmian ini menjadi langkah nyata pemerintah daerah dalam memperkuat kemandirian ekonomi desa berbasis gotong royong.

Acara peresmian dihadiri para kepala OPD, Camat Muara Papalik beserta unsur Forkopimcam, Kepala Cabang Bulog Kuala Tungkal, pimpinan perbankan, perwakilan PT Pertamina Patra Niaga, narasumber dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi, Kepala Desa Dusun Mudo, Ketua Koperasi Merah Putih, serta tokoh masyarakat setempat.


Dalam sambutannya, Bupati Anwar Sadat menyampaikan bahwa koperasi merupakan salah satu pilar utama dalam membangun ekonomi rakyat. Menurutnya, semangat gotong royong dan keadilan sosial yang telah menjadi ruh ekonomi bangsa harus terus dihidupkan melalui gerakan koperasi desa.


“Koperasi adalah wujud nyata dari kerja bersama menuju kesejahteraan bersama. Kehadirannya bukan hanya sebagai lembaga keuangan, tetapi wadah pemberdayaan bagi masyarakat untuk mengelola potensi lokal dan menumbuhkan solidaritas ekonomi berbasis desa,” ujarnya.


Bupati berharap pengurus dan anggota koperasi menjalankan operasional dengan integritas, transparansi, dan profesionalisme. Ia menegaskan agar koperasi tidak berhenti pada seremoni semata, melainkan menjadi motor penggerak ekonomi rakyat yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.


“Pemerintah daerah akan terus memberikan pendampingan, pelatihan, dan dukungan fasilitas agar koperasi tumbuh sehat dan berkelanjutan. Mari jadikan Koperasi Desa Merah Putih Dusun Mudo ini contoh sukses bagi desa-desa lain dalam mewujudkan ekonomi mandiri dan berkeadilan,” tambahnya.


Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa pendirian Koperasi Desa Merah Putih merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang percepatan pembentukan koperasi desa atau kelurahan Merah Putih. Koperasi tersebut diharapkan menjadi ujung tombak pemanfaatan potensi lokal, peningkatan nilai tambah produk desa, serta penyediaan layanan bagi masyarakat.


Pada kesempatan tersebut, Bupati Anwar Sadat juga menyerahkan bantuan kepada tujuh anak stunting dan meninjau langsung fasilitas serta kegiatan operasional Koperasi Desa Merah Putih Dusun Mudo.

© Copyright 2019 Tigasisi.net | AKTUAL & FAKTUAL | All Right Reserved