Berita Terbaru

Sabtu, 07 Oktober 2023

Fadhil Arief Sumbangkan Fikiran untuk IAIN Batanghari




BATANGHARI, TIGASISI.NET - Bupati Batanghari Muhammad Fadhil Arief jadi pemateri dalam kegiatan seminar internasional dan kuliah umum Institut Agama Islam Nusantara Batanghari, kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Pemuda, Sabtu (07/10/2023).

Kegiatan itu dilaksankan bertema ‘Perguruan Tinggi Sebagai Manifestasi Bangsa dalam Mewujudkan Generasi Berkarakter, Unggul, Kompetitif dan Tangguh’.

Bupati Fadhil memaparkan beberapa hal terkait dengan pendidikan di Kabupaten Batanghari. Menurut Fadhil, untuk membentuk generasi muda yang berkarakter dan tangguh perlu dilakukan peningkatan kualitas dan fasilitas pendidikan. Hal tersebut sejalan dengan program dan visi Bupati Muhammad Fadhil Arief dan Wakil Bupati Bakhtiar.

Selain peningkatan mutu dan kualitas pendidikan, ia mengatakan hal yang pertama dilakukan pihaknya adalah dengan menjamin kesehatan masyarakat. Dengan masyarakat yang sehat, menurutnya maka sistem pembelajaran dan sumber daya manusia yang dihasilkan akan berkualitas.

Dimana di tahun 2023 ini, Pemerintah Kabupaten Batanghari berhasil meraih Universal Health Coverage (UHC) kepesertaan JKN KIS sebesar 96,66 persen dari jumlah penduduk Kabupaten Batanghari.

Kamis, 05 Oktober 2023

DPRD Muarojambi Tampung Aspirasi BPD

MUAROJAMBI, TIGASISI.NET - Puluhan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di wilayah Kabupaten Muarojambi datangi gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) , Kamis (5/10/22).

Kedatangan para lembaga perwakilan masyarakat desa ini untuk mempertanyakan serta mengusulkan soal gaji dan tunjangan yang diterima mereka selama ini.
Kedatangan para anggota BPD ini langsung disambut oleh Wakil Ketua II DPRD Muarojambi dan beberapa anggota dewan

Ketua forum BPD Muarojambi, Suparman menyampaikan, kedatangan dirinya dan rombongan merupakan sebuah bentuk tindak lanjut dari pertemuan yang telah dilakukan beberapa waktu lalu.

"Kami mengusulkan kenaikan gaji dan tunjangan yang diterima," katanya. Suparman mengatakan, gaji dan tunjangan yang diterima oleh BPD di Kabupaten Muarojambi merupakan yang terkecil ke tiga di wilayah Provinsi Jambi.Karena itu, kata dia, sudah saatnya pihaknya untuk mengusulkan kenaikan gaji dan tunjangan.

"Tugas dan fungsi kami sudah jelas. Tugas kami hampir sama dengan anggota DPRD, tapi gaji dan tunjangan kami sangat kecil sekali," katanya.

Suparman mengatakan, saat ini, gaji dan tunjangan yang diterima oleh BPD di Kabupaten Muaro Jambi sebesar Rp 1 juta untuk ketua, Rp.800 ribu untuk wakil ketua, Rp.700 ribu untuk sekretaris dan Rp 600 ribu untuk anggota

Sementara, yang pihaknya usulkan berjumlah sebesar Rp.1,5 juta untuk ketua, Rp.1,3 juta untuk wakil ketua, Rp.1.350 untuk sekretaris dan Rp.1 juta untuk anggota.
"Semoga usulan kami diterima oleh bapak-bapak dewan terhormat," tukasnya.

Wakil Ketua II Ahmad Haikal mengatakan akan menampung aspirasi BPD ini. "Kita tampung aspirasi mereka dan nanti akan kita bahas dengan dewan lainyannya,'' tutur Haikal. (.)

Semut Merah Tuding Almi Yandri Pungut Fee dari Peserta Tender


SUNGAI PENUH, TIGASISI.NET - Setelah menggelar Aksi Damai di depan Kantor Bupati Kerinci beberapa Minggu yang lalu,  Hari ini Kamis (05/10/2023) pukul 11.20 Wib, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Semut Merah kembali Berunjuk rasa di depan halaman kantor Kejaksaan Negeri Sungai Penuh.

Kali ini LSM Semut Merah meminta Kejari Sungai Penuh Memeriksa panitia tender proyek di UKPBJ dan Bupati Kerinci yang diduga sengaja melakukan Pungli terhadap peserta tender.

Adapun tuntutan LSM Semur Merah mendesak Kejaksaan Negeri Sungai Penuh, dengan tuntutannya yakni: 

1. Memanggil dan memeriksa Bupati Kerinci terkait dana Fee pemenang tender proyek yang diduga menjadi ajang korupsi Bupati Kerinci.

2. Memanggil dan memeriksa Almi Yandri kepala UKPBJ Yang diduga kuat menerima fee 1,5; persen.

3. Memeriksa panitia tender proyek di UKPBJ yang diduga sengaja melakukan Pungli terhadap peserta tender

4. Mengaudit kekayaan Almi Yandri yang meningkat drastis dan diduga telah terlibat kasus TPPU (Tindak Pidana Pencucian Uang).

Menurut Aldi Ketua LSM Semut Merah, aksi demo ini agar ada tindakan proses hukum dari pihak penegak hukum yakni Kejaksaan Negeri Sungai Penuh.

Pewarta: Yudi


Rayakan HUT ke-33, Perumda Tirta Sakti Setor PAD Rp 300 Juta


KERINCI,TIGASISI.NET - Memasuki usia 33 tahun, Perusahaan Air Minum Daerah (Perumda) Tirta Sakti   terus menunjukkan kinerja yang membanggakan. Di 2022 lalu perusahaan ini mampu memberikan kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 300 juta.

Tak berpuas diri, pada tahun 2023 akan ada sambungan gratis bagi 531 pelanggan baru. Sejalan dengan ini Perumda Tirta Sakti bertekad terus meningkatkan pelayanan bagi pelanggan umum masyarakat Kerinci. 

Bupati Kerinci Adirozal menyampaikan selamat ulang tahun kepada perumda air minum Tirta Sakti ke-33 dengan harapan perumda air minum Tirta Sakti dapat meningkatkan pelayanan yang optimal untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat untuk Kabupaten Kerinci.

Berdasarkan hasil audit BPKP perumda air minum Tirta Sakti masih bisa memberikan PAD Pemerintah Kabupaten Kerinci sebesar 300 juta Pada Tahun 2022 dengan meraih opini wajar tanpa pengecualian.

Untuk itu pada kesempatan ini bupati mengucapkan terima kasih kepada perumda air minum Tirta Sakti dengan harapan dapat terus ditingkatkan dari tahun ke tahun menjadi lebih baik. 

Selain itu diharapkan manajemen perumda air minum Tirta Sakti tidak hanya mengejar kinerja bisnis tahunan atau dalam jangka pendek saja tapi juga melakukan investasi agar bisnisnya dapat tumbuh berkelanjutan dalam jangka panjang. 

"Saya memahami dan mengapresiasi kerja keras saudara-saudari selama ini dalam hal memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat sehingga perumda air minum Tirta Sakti sampai 4 kali mendapat top BUMD Award dari institut otonomi daerah," ujarnya

Selain itu Perumda air minum Tirta Sakti bersama pemerintah daerah telah berusaha mendapatkan bantuan sambungan rumah sebanyak 531 SR dari Kementerian pupr dan kementerian keuangan untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Serta bantuan pembangunan intake di IPA Tanjung genting tahun 2023 akibat banjir bandang senilai 1,6 miliar. 

"oleh sebab itu saya berharap kinerja saudara-saudara harus dipertahankan dan ditingkatkan jadikanlah pencapaian saudara pada saat ini menjadi target yang harus dilampaui pada tahun berikutnya sehingga saya harapkan saudara harus fokus pada perbaikan dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat, "kata Bupati.

Bupati berharap dengan keikhlasan saudara-saudara dalam menjalankan tugas akan memberikan kontribusi positif bagi perkembangan Perumda air minum Tirta Sakti sendiri dan pada gilirannya akan berdampak pula bagi pembangunan masyarakat secara keseluruhan.

Dirut Perumda Tirta Sakti Andi menyampaikan terimakasih kepada pemerintah kabupaten Kerinci dan pelanggan Perumda Tirta Sakti yang telah mendukung kinerja hingga mampu memberikan kontribusi PAD. Selain itu tahun ini ada 531 sambungan gratis bagi masyarakat. 

"Setiap tahun ada sambungan gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Tahun ini 531 sambungan. Jadi bagi masyarakat yang belum jadi pelanggan PDAM bisa langsung mendaftarkan, " pangkasnya.

Pewarta: Yudi

Pastikan Proyek Aman, Tim PPS Batanghari Monitoring Pembangunan Gedung di Dinas PDK





BATANGHARI, TIGASISI.NET - Tim Pengamanan Pembangunan Strategis (PPS) Kabupaten Batanghari kembali melakukan peninjauan pembangunan yang ada di daerah tersebut.

Kali ini tim PPS yang melibatkan Kejaksaan Negeri Batanghari, Polres, dan Inspektorat tersebut menyasar ke salah satu pembangunan gedung SMPN 6, Kecamatan Muara Tembesi, Kamis (5/10/23).

Irban Khusus pada Inspektorat Batanghari, Muhammad Fathan membeberkan, ia bersama pihaknya memberikan catatan pada proyek pekerjaan tersebut.

Ia meminta, pihak rekanan fokus untuk menyelesaikan pekerjaan secara tepat waktu sesuai kontrak yang telah di tetapkan pihak dinas.

"Tim menekankan kepada penyedia jasa untuk lebih fokus pada pekerjaan mengingat kontrak kerja akan berakhir pada tanggal 20 November 2023," ucap lelaki akrab disapa Aan ini.

Lanjutnya, Fathan juga meminta agar penyedia jasa menambah jumlah pekerja, karena akan memasuki musim hujan.

"Mengingat cuaca yang telah memasuki musim penghujan sehingga akan menghambat pekerjaan maka Tim PPS  meminta untuk menambah waktu jam kerja/lembur serta penambahan tenaga kerja untuk mengejar progres pekerjaan," tutupnya.

Pembangunan Gedung SMP 6, Tim PPS Batanghari Pinta Rekanan Tambah Tenaga Kerja





BATANGHARI, TIGASISI.NET - Tim PPS Kabuoaten Batanghari memberikan beberapa catatan kepada pihak penyedia jasa pada pembangunan Gedung SMPN 6 Muara Tembesi.

Hal tersebut disampaikan Irban Khusus pada Insoektorat Batanghari, Muhammad Fathan seusai melakukam monitoring dan evaluasi pada pembangunan gedung tersebut, Kamis (5/10/23).

Fathan menyebutkan, ia meminta pihak rekanan menambah jumlah tenaga kerja, hal ini dikarenakan untuk mempercepat progres pekerjaan.

"Mengingat cuaca yang telah memasuki musim penghujan sehingga akan menghambat pekerjaan maka Tim PPS  meminta untuk menambah waktu jam kerja/lembur serta penambahan tenaga kerja untuk mengejar progres pekerjaan," ucap Fathan.

Selain itu, ia juga menekankan kepada pihak penyedia jasa untuk bekerja sesuai spesifikasi tekhnis.

"Jangan sampai alasan karena mengejar progres, pekerjaan asal jadi. Harus bekerja sesuai gambar," tegasnya.

Rabu, 04 Oktober 2023

Pemkab Batanghari Luncurkan Aplikasi Sipalek dan Selasar Petang




BATANGHARI, TIGASISI.NET - Mewakili Bupati Batanghari, Sekretaris Daerah M. Azan membuka secara resmi sosialisasi Retribusi Pasar Elektronik (SIPA’LEK) dan Sekolah Dasar Pedagang Tangguh (SELASAR PETANG) Pasar Rakyat Kabupaten Batanghari.

Sosialisasi tersebut berlangsung di Ruang Kaco Rumah Dinas Bupati Batanghari, Rabu (04/10/2023) dihadiri Asisten III Setda Batanghari, Kepala OPD dalam Lingkup Pemkab Batanghari, Kepala Bank 9 Jambi Cabang Muara Bulian, para pedagang Pasar Rakyat di Batanghari.

Dalam sambutannya, Sekda Azan berterimakasih dan memberikan apresiasi yang tinggi kepada para pedagang yang telah hadir dan antusias mengikuti acara sosialisasi aplikasi sistem retribusi (SIPA’LEK) dan sekolah pedagang tangguh (SELASAR PETANG) ditengah kesibukannya, masih menyempatkan diri untuk menghadiri acara yang sangat besar sekali manfaatnya bagi pemerintah daerah dalam rangka meningkatkan good governance serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat khususnya para pedagang.

Di era digital seperti sekarang ini, dengan menjamurnya bisnis e-comerce di indonesia, banyak transaksi tidak dapat lagi dilakukan secara tunai. Metode pembayaran seperti kartu debit, kartu kredit, e-money, pembayaran online maupun kredit online akhirnya menjadi pilihan. Pada awalnya banyak orang meragukan cara ini yang prosesnya dianggap lebih rumit, namun sekarang dengan berkembangnya tekhnologi produk finansial banyak orang justru berpindah ke transaksi non tunai karena dianggap memiliki lebih banyak kelebihan dibandingkan dengan transaksi tunai.

“Untuk menjawab perkembangan zaman saat ini maka pemerintah daerah kabupaten Batanghari melalui Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah hari ini melaksanakan sosialisasi aplikasi sistem retribusi (SIPA’LEK) dan sekolah pedagang tangguh (SELASAR PETANG). Dengan adanya aplikasi ini dapat mempermudah proses pembayaran retribusi pasar oleh pedagang, nyaman, aman, efektif efisien, transparan dan akuntabel,” kata Azan.

Tim PPS Batanghari Tinjau Pembangunan Gedung SMP 22





BATANGHARI, TIGASISI.NET - Tim Pengamanan Pembangunan Strategis (PPS) Kabupaten Batanghari meninjau pembangunan Gedung SMP 22, di Desa Sungai Baung, Kecamatan Muarabulian, Rabu (4/10/23).

Peninjauan proyek pekerjaan tersebut dilakukan oleh tim Kejaksaan Negeri Batanghari bersama Inspektorat Daerah.

Inspektur pada Inspektorat Daerah Batanghari, Muhammad Rokim menyebutkan pengecekan pekerjaan ini merupakan komitmen pemerintah demi percepatan pembangunan yang efektif dan efisien.

"Ya kami punya tanggung jawab disini, bagaimana kami dapat memastikan pembangunan ini tepat sasaran dan akuntabel," kata Rokim.

Tak hanya itu, rokim mengatakan peninjauan ini juga berguna untuk memastikan pekerjaan dibuat sesuai dengan spesifikasi tekhnis.

"Harus sesuai dengan gambar, jangan sampai nanti setelah pekerjaan ada temuan dari kami Inspektorat, makanya kami cek rutin pembangunan-pembangunannya," tuturnya.

Selasa, 03 Oktober 2023

Kabut Asap Menebal, Fadhil Imbau Masyarakat Pakai Masker




BATANGHARI, TIGASISI.NET - Kualitas udara di Kabupaten Batanghari saat ini berada dalam kategori tidak sehat, hal itu disebabkan kabut asap yang kian menebal.

Berdasarkan data dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batanghari per tanggal 29 sampai 30 September 2023, kondisi Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) berada pada angka 122,4 poin dengan kategori tidak sehat.

Berada di kategori tidak sehat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batanghari menghimbau kepada masyarakat untuk menggunakan masker dan mengurus aktivitas diluar ruangan.

“Dengan kesadaran masing-masing silahkan menggunakan masker, karena kita masih menghitung untuk ukuran se Kabupaten Batanghari kita lakukan pengecekan di setiap Kecamatan dan kita tunggu waktu yang tepat,” kata Bupati Batanghari Muhammad Fadhil Arief.

Ia mengatakan, bahwa kondisi udara bisa cepat berubah apabila terjadi hujan.


Namun, jika masyarakat dalam keadaan tidak sehat dan untuk menjaga disarankan untuk menggunakan masker.

“Kan ini juga fluktuatif apabila terjadi hujan udaranya sedikit membaik, tapi kita akan amati terus,” sebutnya.

Senin, 02 Oktober 2023

Piagam Kejuaran Taekwondo Tak Kunjung Diteken, ini Penjelasan Kadis Pendidikan Sungai Penuh

SUNGAIPENUH, TIGASISI.NET – Dinas Pendidikan kota sungai penuh baru- baru ini sempat diterpa isu yang tak sedap, pasalnya seperti diberitakan beberapa media, Pasca diadakan kejuaraan Oreon CUP 1 Taekwondo Antar Pelajar Se-kota Sungai Penuh Minggu 27 Agustus bulan lalu, tanpa alasan yang jelas Kepala Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh menolak menandatangani piagam peserta atlet.

Hal inipun membuat Kadis Pendidikan Kota Sungai Penuh Khaidirman S.Pd, MSi angkat bicara memberikan keterangan secara detail, kepada wartawan, Sabtu (30/9/23).

Adapun penyebab piagam tersebut tidak bisa ditandatangani oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh perlu adanya kroscek.

“Kita tidak bisa menghambat persoalan kinerja maupun prestasi seperti piagam, kita sangat mendukung, akan tetapi ini perlu penjelasan yang layak soal legalitas piagam itu sendiri. Kalau saya tandatangani hal itu kalau kalau tidak bermanfaat untuk para atlet nantinya gimana, siapa yang tanggung jawab, siapa yang dirugikan, saya atau atlet” ujar Kadis pendidikan.

Selain itu, Dia juga menyarankan agar prosedur legalitas dijalankan dengan baik.

“Di situ yang menyelenggarakan  siapa, Dinas Pendidikan atau Dispora, atau Cabang Olahraga dimaksud, sistem Koordinasi yang baik dan benar sangat diapresiasi di manapun. Coba kita koordinasikan dengan baik soal ini, soal prestasi tidak ada yang tidak mendukung. saya yakin dan percaya ini ada hal yang tidak beres dan ingin bikin rusuh termasuk memecah belah keadaan masyarakat” Ungkap Kadis Pendidikan.

“Kalau pesertanya mengatas namakan pribadi atau bukan atas nama Sekolah, maka yang berwenang mengeluarkan Piagam adalah  Cabor, Koni atau Dispora itu masuk akal. Bilamana mana kepanitian melibatkan Dinas Pendidikan maka disitu ada kewenangan Kadis Disdik Kota Sungai Penuh,” bebernya.

Sebelum kegiatan tersebut diadakan, Dinas Pendidikan belum didatangi menyangkut kegiatan yang dimaksud. Hal ini merupakan adanya dugaan kejanggalan yang terjadi.

“Untuk diketahui, sebelum diadakan kegiatan itu, belum ada satu orangpun yang ketemu mendatangi kami, hingga saat ini, untuk minta menandatangani Piagam tersebut tidak ada yang datang. Tapi, informasi yang beredar di tengah publik tidak sesuai dengan hal yang sebenarnya. Jangan adu domba, tidak boleh menyudutkan dan mengolah isu yang tidak benar”pungkas Kadis pendidikan.

Menanggapi hal ini PLT Ketua KONI Kota Sungai Penuh Khairi menjelaskan, bahwa kegiatan itu cabor yang melaksanakan, didalamnya juga terdapat grup.

“Memang isu yang beredar ini menjadi sorotan, akan tetapi yang membuat kegiatan itukan cabor, didalamnya ada grup, tetapi soal atlet yang masih status pelajar memang ada kaitannya dengan Dinas Pendidikan. Tapi, ada tidak mengusulkan izin pelajar mengikuti kegiatan tersebut atau melibatkan Dinas Pendidikan. Kalau tidak ada ya wajar tidak mau di tandatangani, masalahnya ini soal tanggung jawab,” ungkap Khairi secara singkat.

Pewarta: Yudi


© Copyright 2019 Tigasisi.net | AKTUAL & FAKTUAL | All Right Reserved