Berita Terbaru

Sabtu, 28 Februari 2026

Wagub Sani: Bazar BKOW Kolaborasi Apik, Ruang Pemberdayaan dan Ruang Kepedulian

 



JAMBI - Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I membuka secara resmii Bazar Ramadhan yang diselenggarakan oleh Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Jambi, bertempat di Gedung Wanita BKOW Provinsi Jambi, Selasa (24/2/2026). Acara ini turut dihadiri oleh perwakilan unsur Forkopimda, Ketua DWP Provinsi Jambi, Iin Kurniasih Sudirman, Kepala Perangkat Daerah terkait Lingkup Pemerintah Provinsi Jambi, para pengurus dan anggota BKOW Provinsi Jambi, para tokoh wanita, pemuka masyarakat dan panitia pelaksana serta undangan lainnya.

Dalam sambutan dan arahannya Wagub Sani menyampaikan, Bazar Ramadhan yang diselenggarakan oleh BKOW Provinsi Jambi yang akan berlangsung selama kurang lebih 5 hari kedepan ini merupakan sebuah ruang kolaborasi apik, ruang pemberdayaan, dan ruang kepedulian. “Ramadhan selalu membawa peningkatan kebutuhan masyarakat, terutama bahan pokok dan kebutuhan konsumsi keluarga. Kehadiran bazar seperti ini memberikan solusi nyata yakni menghadirkan produk dengan harga terjangkau, sekaligus membuka peluang usaha bagi para pelaku UMKM, khususnya Perempuan,” ujar Wagub Sani.

Wagub Sani juga mengapresiasi peran BKOW Provinsi Jambi yang terus aktif menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam pemberdayaan perempuan dan penguatan keluarga. Menurutnya, organisasi wanita bukan hanya pelengkap pembangunan, tetapi mitra utama dalam membangun sumber daya manusia yang tangguh, berakhlak, dan produktif. 

“Kita menyadari bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam ketahanan ekonomi keluarga. Banyak usaha rumahan tumbuh dari dapur, dari ruang kecil di rumah, tetapi mampu menopang pendidikan anak, membantu ekonomi keluarga, bahkan membuka lapangan kerja di lingkungan sekitar. Inilah wajah ekonomi kerakyatan yang sesungguhnya. Melalui Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW), organisasi-organisasi wanita di Provinsi Jambi menunjukkan bahwa kolaborasi mampu memperkuat daya saing. Saya berharap kegiatan ini tidak berhenti pada transaksi harian, tetapi menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas produk, memperbaiki kemasan, memperluas jaringan pemasaran, termasuk memanfaatkan platform digital agar UMKM kita naik kelas, dan mampu menembus pasar yang lebih luas,” ungkapnya.

Wagub Sani menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi juga senantiasa memberikan atensi terhadap pelaku UMKM dan Industri Rumah Tangga sebagai bagian dari penggerak ekonomi di Provinsi Jambi. “Dengan salah satu program unggulan dalam Program Jaringan Majukan Jambi (Pro-Jambi), pada pilar Pro-Jambi Tangguh, Pemerintah Provinsi Jambi memberikan Bantuan modal kerja UMKM/Industri Rumah tangga/Start Up Milenial. Dibutuhkan dukungan semua pihak termasuk BKOW Provinsi Jambi agar program tersebut dapat terlaksana dan menyasar UMKM dan Industri Rumah Tangga yang di Provinsi Jambi. Selain aspek ekonomi, Ramadhan adalah bulan solidaritas. Bazar kali ini diharapkan dapat menjadi pengingat bahwa keberhasilan bukan hanya diukur dari omzet, tetapi dari seberapa besar manfaat yang kita hadirkan bagi sesama. Mari kita jadikan kegiatan ini sebagai gerakan bersama untuk memperkuat kepedulian sosial, membantu masyarakat yang membutuhkan, serta menumbuhkan semangat gotong royong,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jambi Drs. H. Kemas Muhammad Fuad, M.Si mengimbau kepada masyarakat untuk tetap bijak dalam mengkonsumsi. “Artinya kita jangan menimbun, jangan terlalu banyak kita beli, sesuai dengan kebutuhan kita saja,” imbaunya.

“Dan Alhamdulillah kita melihat daya beli masyarakat dan kemudian ketersediaan bahan pokok, juga terkait dengan harga masih relatif stabil. Kemudian pada hari ini kita hadir dalam kegiatan bazar, kita ikut berpartisipasi selama tiga hari ini kita memberikan pasar murah melalui subsidi harga dari pemerintah kepada masyarakat, seperti beras, minyak goreng, mudah-mudahan kegiatan ini dapat membantu bagi masyarakat yang membutuhkan yang berhak menerima,” lanjutnyta.

Dijelaskannya juga bahwa pemerintah tidak hanya mengadakan kegiatan di Kota Jambi saja tetapi juga di sebelas kabupaten/kota. ”Kita melaksanakan kegiatan bazar dan pasar murah bekerjasama dengan berbagai organisasi untuk memeberikan subsidi dari Pemerintah Provinsi, dari program pak Gubernur dan Wagub, dan program ini dilaksanakan pasti ada pertimbangan dimana strategi dari pimpinan bahwasanya ini harus kita lakukan untuk memberikan bantuan bagi masyarakat tidak mampu dan dilaksanakan, sudah terjadwal, dan mudah-mudahan harapan kami pelaksanaan ini dapat membantu dan sampai kepada masyarakat,” jelasnya. (Diskominfo Provinsi Jambi/Maria/Foto: Reno. S)

Jumat, 27 Februari 2026

Serangan Siber terhadap Bank Jambi: Bagaimana menyikapinya?

 




Oleh: Muhammad Ridwansyah (FEB Universitas Jambi)


Insiden gangguan layanan yang dialami Bank Jambi perlu disikapi secara objektif dan proporsional. Berdasarkan informasi yang tersedia, kejadian ini merupakan serangan siber (cyber attack), bukan akibat kelemahan fundamental kelembagaan ataupun kelalaian tata kelola internal. Dalam konteks industri keuangan digital saat ini, serangan siber adalah risiko yang bersifat sistemik dan dapat terjadi pada institusi mana pun.

Pengalaman sejumlah lembaga keuangan nasional menunjukkan bahwa ancaman ini nyata dan lintas institusi. Pada 2023, serangan ransomware LockBit sempat melumpuhkan sistem Bank Syariah Indonesia selama hampir lima hari. Bank Indonesia juga pernah dilaporkan menjadi target kelompok ransomware internasional. Sementara itu, Bank DKI melalui pernyataan resmi Dirut Bank DKI Agus Haryoto Widodo menyebutkan estimasi kebocoran dana "tidak lebih dari Rp100 miliar, yang berkaitan dengan celah pengendalian akses internal.

Fakta-fakta tersebut menegaskan bahwa serangan siber merupakan tantangan bersama dalam era transformasi digital. Bahkan institusi dengan infrastruktur teknologi yang mapan pun tetap memiliki eksposur risiko.

Masyarakat Tidak Perlu Panik

Dalam kasus Bank Jambi, respons manajemen tergolong cepat dan terbuka. Konferensi pers telah dilakukan sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas publik. Langkah ini penting untuk memastikan bahwa situasi tetap terkendali dan informasi tidak berkembang secara spekulatif.

Komisaris Utama Bank Jambi juga menegaskan bahwa bank telah mengimplementasikan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) terkait perlindungan konsumen. Artinya, terdapat mekanisme regulatif yang menjamin hak dan kepentingan nasabah.

Dari sisi ketahanan finansial, Bank Jambi memiliki cadangan umum yang memadai, bahkan lebih dari cukup, untuk mengganti dana nasabah apabila terdapat kerugian. Ini menunjukkan bahwa stabilitas permodalan dan komitmen perlindungan nasabah tetap terjaga.

Saat ini, audit forensik digital sedang dilakukan untuk memastikan penyebab teknis secara komprehensif, termasuk pola penetrasi dan langkah mitigasi lanjutan. Proses ini penting agar penanganan dilakukan berbasis data dan rekomendasi profesional.

Menimbang kearifan lokal Jambi, dalam meyelesaikan suatu persoalan yang pelik, selalu berangkat dari kebijaksanaan yang tercermin dalam seloko adat. Ungkapan seperti “kalau air keruh di hilir, tengoklah ke hulu” mengajarkan bahwa setiap masalah harus ditelusuri hingga ke akar penyebabnya, bukan sekadar menyelesaikan gejala di permukaan. Demikian pula seloko “kusut diselesaikan, keruh dijernihkan” mencerminkan pentingnya musyawarah, kejernihan hati, dan sikap bijak dalam mengendalikan situasi. Nilai-nilai ini menuntun masyarakat untuk tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan, melainkan mengedepankan ketenangan, saling menghormati, dan mencari mufakat demi menjaga harmoni bersama.



Penguatan Keamanan sebagai Langkah Strategis

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa transformasi digital harus berjalan seiring dengan transformasi keamanan digital. Kepercayaan publik adalah fondasi utama industri perbankan, dan keamanan siber merupakan bagian integral dari upaya menjaganya.

Anggaran keamanan siber karenanya tidak dapat lagi dipandang sebagai beban biaya (cost center), melainkan sebagai investasi strategis jangka panjang. Dengan respons cepat, kepatuhan terhadap regulasi, cadangan keuangan yang kuat, serta komitmen peningkatan sistem keamanan, masyarakat tidak perlu panik.

Menanggapi insiden ini, Fuad Nurdiansyah, Ph.D dari Universitas Jambi, dalam suatu diskusi yang gagas oleh Pusat Studi Perencanaan Bisnis dan Investasi, LPPM Universitas Jambi, menyampaikan beberapa rekomendasi strategis yang patut dipertimbangkan:

Pertama, adopsi Zero Trust Architecture (ZTA).

Pendekatan keamanan berbasis perimeter sudah tidak memadai. ZTA mengasumsikan bahwa setiap akses harus diverifikasi secara berkelanjutan, baik dari dalam maupun luar jaringan. Implementasinya meliputi multi-factor authentication, mikrosegmentasi jaringan, dan prinsip least privilege access, sejalan dengan standar global seperti NIST SP 800-207.

Kedua, implementasi SIEM berbasis analitik perilaku.

Sistem Security Information and Event Management memungkinkan deteksi anomali secara real-time dengan dukungan algoritma machine learning, sehingga potensi ancaman dapat diidentifikasi lebih dini.

Ketiga, pembentukan Cyber Resilience Framework khusus BPD.

Sebagai Bank Pembangunan Daerah yang melayani ASN, UMKM, dan pemerintah daerah, Bank Jambi memiliki karakteristik risiko yang spesifik. Karena itu, kerangka ketahanan siber perlu dirancang sesuai dengan kebutuhan dan profil risiko daerah.

Keempat, penguatan human firewall.

Sebagian besar serangan siber berawal dari rekayasa sosial. Pelatihan keamanan siber yang berkelanjutan bagi seluruh karyawan—termasuk simulasi phishing dan sertifikasi keamanan informasi—menjadi investasi penting dalam membangun budaya keamanan.

Kamis, 26 Februari 2026

UAS - Katamso Baikan Air Mineral Serentak di 13 Lokasi



TANJAB BARAT, TIGASISI.NET - Masih dalam rangkaian refleksi satu tahun kepemimpinan Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., dan Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat menggelar kegiatan sosial berupa pembagian air minum kemasan secara serentak di 13 kecamatan selama bulan Ramadan.


Sebanyak kurang lebih 6.000 dus air minum didistribusikan ke masjid-masjid guna mendukung kenyamanan jamaah dalam menjalankan ibadah salat tarawih dan tadarus Al-Qur’an.


Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian pemerintah daerah dalam menghidupkan suasana Ramadan sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan.


Dalam keterangannya, Bupati Anwar Sadat menyampaikan rasa syukur atas perjalanan satu tahun kepemimpinan yang telah dilalui dengan berbagai program dan kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.


“Alhamdulillah, hari ini kita merefleksikan satu tahun kepemimpinan. Banyak rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan sebagai wujud komitmen melayani masyarakat. Salah satunya, pembagian air minum secara serentak di 13 kecamatan ini,” ujarnya.


Bupati berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat bagi jamaah serta menjadi motivasi untuk semakin memakmurkan masjid selama bulan suci Ramadan.


“Mudah-mudahan bantuan ini membawa keberkahan dan mendorong masyarakat untuk semakin meramaikan salat tarawih serta menghidupkan malam Ramadan dengan tadarus Al-Qur’an di masjid-masjid yang kita cintai,” tambahnya.


Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat. Kehadiran pemerintah di tengah jamaah diharapkan semakin memperkuat hubungan yang harmonis serta membangun semangat kebersamaan dalam memajukan Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Rabu, 25 Februari 2026

Buka Ramadhan Ceria 2026, Wagub Sani Harap Da’i Cilik Jadi Agen Perubahan

 


Jambi  - Wakil Gubernur (Wagub) Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I berharap Program Ramadhan Ceria yang diselenggarakan Jambi TV sebagai upaya dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) serta wadah strategis untuk membentuk karakter anak-anak agar menjadi agen perubahan yang unggul dan memiliki integritas tinggi di Provinsi Jambi. Harapan tersebut disampaikannya saat membuka Ramadhan Ceria Jambi TV 2026 Season 14, bertempat di Studio Jambi TV, Selasa (24/02/2026) siang.


Dalam sambutan dan arahannya Wagub Sani menyampaikan bahwa dirinya atas nama pemerintah dan masyarakat Provinsi Jambi mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada seluruh jajaran Jambi TV. "Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada Pimpinan Jambi TV beserta jajaran, yang telah menginisiasi program yang positif di Bulan Suci Ramadhan ini, dengan acara Ramadhan Ceria dan terima kasih juga saya ucapkan kepada segenap panitia pelaksana yang telah berupaya semaksimal mungkin agar acara ini terlaksana dengan baik dan sukses," ucap Wagub Sani. 

"Kegiatan Ramadhan Ceria yang kita laksanakan ini merupakan salah satu ajang untuk membina anak-anak, generasi muda, selain melatih mental mereka, bahkan lebih dari pada itu, kita harus peduli terhadap pendidikan anak-anak kita terutama pendidikan keagamaan yang mendasari ketauhidan, serta rasa cinta terhadap Al-Qur'an maupun akhlakul karimah," lanjutnya.


Wagub Sani juga mengakui dirinya sangat bangga melihat semua anak-anak yang berada di studio ini juga para hafiz dan hafizah serta da'i cilik yang mengikuti program Ramadhan Ceria yang dilaksanakan oleh Jambi TV. "Saya meyakini ananda semua merupakan anak-anak kami yang mempunyai semangat dan kemauan serta keingin mengasah dirinya untuk menjadi para hafiz dan hafizah serta da'i yang terbaik, tentunya tidak hanya dalam kegiatan saja. Ananda semua adalah generasi Qur'ani yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kokoh secara spiritual dan berakhlakul karimah," ungkap Wagub Sani.

"Di usia yang masih sangat muda, ananda semua harus menunjukkan semangat luar biasa dalam menghafal Al-Qur'an, memahami ajaran Islam, serta berani tampil menyampaikan dakwah di tengah masyarakat.

Kehadiran ananda semua, para hafiz, hafizah, dan da'i cilik ini menjadi harapan besar bagi masa depan daerah dan bangsa. Apalagi, di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, generasi seperti inilah yang akan menjadi benteng moral sekaligus agen perubahan yang membawa keberkahan bagi Provinsi Jambi," sambungnya.


Dikatakan Wagub Sani, Pemerintah Provinsi Jambi sangat menaruh perhatian terhadap para Hafizh dan Da’i melalui program unggulan Pro-Jambi (Program Jaringan Majukan Jambi) pada pilar Pro-Jambi Agamis sebagai upaya membangun mental dan spiritual generasi muda Provinsi Jambi. "Pemerintah Provinsi Jambi memberikan motivasi kepada anak-anak peserta didik untuk terus belajar dan menggali ilmu di bidang keagamaan, sehingga kedepan telah siap menghadapi semua perubahan yang akan terjadi. Tentunya hal ini juga menjadi bagian dari salah satu misi pembangunan Provinsi Jambi, yaitu Memantapkan Keberlanjutan Pembangunan dan Kualitas Sumber Daya Manusia," kata Wagub Sani.

"Saya harap kegiatan Ramadhan Ceria dapat menjadi penambah ketakwaan dan kecintaan kita semua pada ajaran Rasulullah Nabi Muhammad SAW serta melahirkan generasi Provinsi Jambi yang unggul dan berlandaskan nilai-nilai keislaman," pungkasnya.


Sementara itu, Direktur Jambi TV Mukhtadi Putra Nusa menyampaikan, kegiatan Ramadhan Ceria sudah dilaksanakan semenjak berdirinya Jambi TV, hanya pada tahun 2019 tidak dilaksanakan karena adanya covid 19 yang tidak mungkin dilaksanakan. "Kegiatan Ramadhan Ceria ini sudah terlaksana semenjak berdirinya Jambi TV, hanya waktu covid 19 melanda seluruh Indonesia ditiadakan, terhitung sudah 14 tahun kita laksanakan. Tujuannya untuk meningkatkan kualitas SDM di Jambi dan membentuk generasi yang lebih baik dan unggul. Selain itu, juga jadi wadah untuk anak-anak menunjukkan bakat dan kreativitas di bulan Ramadhan," kata Mukhtadi.

"Program Ramadhan Ceria yang diselenggarakan oleh Jambi TV merupakan inisiatif tahunan yang bertujuan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Provinsi Jambi melalui pengembangan potensi generasi muda di bidang keagamaan," tambahnya. (Diskominfo Provinsi Jambi/Sapra Wintani/Foto&Video: Reno. S)

Senin, 23 Februari 2026

Temui Menteri PKP, Gubernur Al Haris bersama Para Bupati/Wali Kota Perjuangkan Program Perumahan Rakyat

 


Jakarta  - Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH bergerak cepat menemui Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, di Jakarta. Tak tanggung-tanggung, Gubernur Al Haris memboyong seluruh Bupati, Wali Kota, hingga Kepala Dinas Perkim se-Provinsi Jambi untuk memastikan rakyatnya mendapatkan kuota pembangunan rumah yang layak.


Dalam pertemuan yang berlangsung hangat namun intens tersebut, Gubernur Al Haris menegaskan bahwa urusan perumahan adalah kebutuhan mendesak bagi puluhan ribu warganya di Jambi.


Gubernur Al Haris mengapresiasi keterbukaan Menteri Ara dalam menerima kunjungan besarnya. Ia menekankan bahwa kehadiran para kepala daerah ini adalah bukti keseriusan Jambi dalam mendukung program perumahan nasional.


"Kami hadir di sini membawa puluhan ribu aspirasi rakyat Jambi yang merindukan rumah layak huni. Kami berharap program-program seperti bedah rumah (BSPS), penataan kawasan kumuh, hingga rumah subsidi bisa digelontorkan secara masif ke Jambi," ujar Al Haris di Kantor Kementerian PKP, Senin (23/2/2026).


Ia juga menjamin bahwa pemerintah daerah akan menyiapkan data yang akurat agar bantuan dari pusat tidak salah sasaran. "Intinya, kami ingin kawasan di Jambi jadi baik, ekonominya bagus, dan pendidikan anak-anak terjamin karena rumahnya sehat," tambahnya.


Merespons permintaan tersebut, Menteri PKP Maruarar Sirait langsung memberikan jawaban konkret. Ara menegaskan bahwa di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, pemerintah tidak akan membiarkan rakyat kesulitan mencicil rumah.


"Tadi sudah kita diskusikan selama dua jam. Kita akan lakukan terobosan besar. Saya sudah buat proposal untuk mengurangi bunga menjadi 5% bagi 16 juta nasabah, terutama untuk ibu-ibu yang berusaha di rumah," jawab Ara disambut antusias para kepala daerah.


Dalam kesempatan tersebut Menteri Ara memaparkan empat strategi utama yang akan menjadi "oleh-oleh" bagi Gubernur Jambi dan jajarannya:


Pemberdayaan Ekonomi Rumah Tangga: Menggandeng PNM Mekaar agar rumah yang direnovasi juga menjadi tempat usaha yang produktif.

Penataan Kawasan Kumuh: Berkomitmen mengubah kawasan kumuh menjadi pemukiman sehat.

BSPS (Bedah Rumah): Memastikan semua kabupaten/kota di Jambi mendapatkan jatah program rumah swadaya.

Penyederhanaan Subsidi: Mempermudah akses KPR Tapak dan Rusun bagi masyarakat berpenghasilan rendah.


Menteri Ara juga mengapresiasi langkah Gubernur Al Haris yang membawa data lengkap dari daerah. Ia berencana akan segera melakukan kunjungan balasan ke Jambi dan Sulawesi Tengah setelah lebaran nanti untuk meninjau langsung progres di lapangan.


"Saya senang ketemu Gubernur yang punya hati dan profesional seperti Pak Al Haris dan Pak Rusdy Mastura. Kita akan hadir langsung ke Jambi dan Sulteng bulan April nanti untuk memastikan program ini berjalan," pungkas Ara. 

Turut serta mendampingi Gubernur Al Haris dalam audiensi ini Kadis Kominfo, Kepala Bappeda, Plt. Kadis Perkimtan, Karo Kesra, Plt. Karo Adpim, serta Plt. Kepala Badan Penghubung.(Diskominfo Provinsi Jambi/*)



Senin, 16 Februari 2026

Pemprov Jambi Dukung Transformasi Besar-besaran Candi Muarojambi

MUAROJAMBI, TIGASISI.NET  - Wakil Gubernur (Wagub) Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I mengemukakan, Pemerintah Provinsi Jambi bersama Pemerintah Pusat dan semua pihak terkait terus melakukan upaya intensif untuk menjadikan Kawasan Cagar Budaya Nasional (KCBN) Muaro Jambi sebagai Warisan Dunia UNESCO, dengan target pengusulan transformasi besar-besaran tengah dilakukan, menjadikan situs purbakala terbesar di Asia Tenggara ini tidak hanya sebagai ruang pelestarian, tetapi juga destinasi wisata sejarah dan spiritual.

 Hal tersebut dikemukakannya saat kunjungan kerja Panitia Kerja (Panja) Pelestarian Cagar Budaya Komisi X DPR RI khususnya terkait Kawasan Cagar Budaya Nasional Muaro Jambi, salah satu warisan budaya penting bangsa Indonesia, bertempat di Pelataran Candi Muaro Jambi Kedaton (Lesehan - Outdoor) Kabupaten Muaro Jambi, Rabu (11/02/2026).

"Atas nama masyarakat dan Pemerintah Provinsi Jambi, saya mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada Panja Komisi X DPR RI beserta rombongan. Kehadiran Komisi X DPR RI merupakan wujud perhatian nyata negara terhadap pelestarian warisan budaya nasional, sekaligus menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan Masyarakat," ucap Wagub Sani.


Sementara itu, Ketua Komisi X DPR RI Dr. Ir. Hetifah Sjaifudian, M.PP dalam sambutannya menyampaikan bahwa komisi X DPR RI berfungsi sebagai panja pelestarian cagar budaya, terus melakukan fungsi pengawasan melalui Panja Cagar Budaya, yang dibentuk untuk mengawasi perlindungan dan pemanfaatan situs-situs bersejarah berdasarkan UU Nomor 11 Tahun 2010 dan UU Nomor 5 Tahun 2017. 

"Cagar budaya Candi Muaro Jambi sangat luar biasa dan harus dilestarikan, apa yang sudah dilakukan oleh pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten, kita harus dukung bersama untuk dikelola demi untuk memberikan kesejahteraan bagi Masyarakat. Untuk itu kami mendorong komitmen pemerintah, baik pusat maupun daerah, untuk serius dalam melestarikan cagar budaya sebagai warisan nasional," ungkapnya. 

DOK: Diakominfo Prov. Jambi

Wagub Sani Kumpulkan Sampah di Danau Sipin

 


JAMBI, TIGASISI.NET  – Pemerintah Provinsi Jambi menggelar Gotong Royong Massal dalam rangka menyukseskan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah), yang dipusatkan di kawasan wisata Danau Sipin, Sabtu (14/02/2026) pagi.


Kegiatan diawali dengan apel bersama yang dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Jambi, Abdullah Sani, didampingi seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi. Apel tersebut menjadi penegasan komitmen bersama jajaran pemerintah daerah dalam mendukung program nasional Gerakan Indonesia ASRI.


Dalam amanatnya, Wagub Sani menyampaikan bahwa Gerakan Indonesia ASRI merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang disampaikan pada Rapat Koordinasi Nasional di Sentul, 2 Februari 2026 lalu. Arahan tersebut menekankan pentingnya pembenahan lingkungan secara menyeluruh, mulai dari penanganan sampah, penataan ruang publik, hingga penguatan kembali budaya gotong royong sebagai identitas bangsa.


“Gerakan Indonesia ASRI adalah amanat Bapak Presiden untuk memperindah dan menata kembali kota-kota kita. Pembersihan sampah, penertiban lingkungan, serta penguatan semangat kebersamaan menjadi kunci dalam membangun daerah yang sehat, nyaman, dan berdaya saing,” ujar Wagub Sani.


Ia menegaskan bahwa gotong royong bukan sekadar kegiatan simbolis, melainkan harus menjadi budaya yang hidup di tengah masyarakat. Menurutnya, semangat kebersamaan yang dahulu menjadi kekuatan utama bangsa Indonesia perlu terus dihidupkan kembali di tengah tantangan modernisasi dan perubahan gaya hidup.


“Gotong royong ini jangan berhenti hari ini saja. Jadikan sebagai kebiasaan sehari-hari, baik di rumah, kantor, sekolah maupun lingkungan sekitar. Jika seluruh masyarakat peduli terhadap pengelolaan sampah dan kebersihan, maka lingkungan yang aman, sehat, dan indah akan terwujud secara berkelanjutan,” tambahnya.


Gerakan Indonesia ASRI sendiri merupakan bentuk sinergi nasional untuk menciptakan lingkungan yang bersih, tertata, aman, dan nyaman di seluruh Indonesia. Selain berdampak pada kesehatan masyarakat, gerakan ini juga bertujuan meningkatkan kualitas ruang publik dan daya tarik sektor pariwisata secara berkelanjutan.


Pemilihan Danau Sipin sebagai lokasi kegiatan memiliki makna strategis. Danau Sipin merupakan salah satu ikon wisata Kota Jambi yang menjadi ruang interaksi masyarakat sekaligus destinasi unggulan daerah. Oleh karena itu, penataan dan kebersihan kawasan ini menjadi prioritas dalam mendukung citra positif Provinsi Jambi.


Pada kegiatan tersebut, seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi turut ambil bagian secara aktif dengan membersihkan area sekitar danau, mengangkut sampah, menata fasilitas umum, serta melakukan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Sinergi lintas perangkat daerah ini menunjukkan komitmen nyata pemerintah dalam menggerakkan perubahan dari internal birokrasi sebelum mengajak masyarakat lebih luas.


Melalui kegiatan Gotong Royong Massal Gerakan Indonesia ASRI ini, Pemerintah Provinsi Jambi berharap semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan semakin menguat. Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan terwujud Jambi yang lebih bersih, sehat, tertata, serta semakin menarik sebagai destinasi wisata dan tempat tinggal yang nyaman bagi seluruh warga. 

dok: Diskominfo Provinsi Jambi

Wagub Sani: Generasi Hafiz Qur'an Harapan Bangsa Berakhlak Mulia


Jambi - Wakil Gubernur (Wagub) Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I mengajak kepada semua orang tua/wali murid agar menanamkan nilai-nilai agama sejak dini sangat penting buat anak-anak. Al-Qur'an dan hadis jadi pedoman hidup yang baik, bantu mereka tumbuh jadi pribadi yang beriman dan berakhlak mulia. Dengan begitu, mereka bisa jadi generasi yang kuat iman dan bermanfaat bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Wisuda Akbar Tahfiz Qur'an ke-15 Sekolah Islam Terpadu Nurul Ilmi Jambi, bertempat di Lapangan SD IT Nurul Ilmi 2 Kota Jambi, Sabtu (14/02/2026) pagi.


Dalam sambutannya Wagub Sani menyampaikan, Pemerintah Provinsi Jambi saat sedang giat-giatnya membangun peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang sangat diutamakan. Menurutnya, proses pembangunan peningkatan kualitas sumber daya manusia diarahkan kepada tercapainya kualitas manusia dan masyarakat yang mampu beradaptasi terhadap perubahan dan perkembangan zaman, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. "Dengan demikian, pengembangan sumber daya manusia adalah salah satu strategi pembangunan daerah dan nasional yang menjadi salah satu faktor penentu dalam proses pembangunan," ujar Wagub Sani.

"Sekolah Islam Terpadu Nurul Ilmi Jambi menjadi salah satu lembaga pendidikan yang turut berkontribusi dalam memantapkan kualitas Sumber Daya Manusia, baik terhadap pengembangan dalam meningkatkan kemampuan teknis, rteoritis, konseptual, softskill dan juga akhlak. Rasa bangga sekaligus bahagia saya hadir disini, untuk bersama-sama dengan Ketua Yayasan, Bapak/Ibu Pengajar, serta Orang Tua dan Wali siswa-siswi semuanya, untuk menyaksikan acara yang membanggakan yakni Wisuda Tahfiz, anak-anak generasi Qur'ani, kebanggaan Provinsi Jambi," lanjutnya.


Wagub Sani menjelaskan, momen keberhasilan atau prestasi, tidak hanya bagi para siswa-siswi atas perjuangan, kerja keras, dan konsisten dalam menghafal, mengaji, mengkaji, dan memahami Al-Qur'an serta ilmu pengetahuan lainnya, namun juga menjadi keberhasilan atau prestasi bagi jajaran sekolah yang telah mendidik dan menuntun para siswa-siswi sehingga dapat menjadi generasi muda yang berkualitas, berdaya saing tinggi, serta dapat membangun kepribadian, disiplin diri, kreativitas dan rasa percaya diri. "Mendidik dan membentuk akhlak serta karakter anak memang tidak semudah membalikkan telapak tangan, jika karakter ibarat sebuah bangunan yang kokoh, butuh waktu yang lama dan energi yang tidak sedikit untuk mengubahnya. Apresiasi setinggi-tingginya saya sampaikan kepada Pimpinan serta jajaran pengajar SIT Nurul Ilmi, yang telah turut mewarnai pendidikan Islam di Provinsi Jambi, dalam mendidik para generasi muda bangsa, untuk menjadi calon-calon pemimpin negeri, calon usahawan yang akan memajukan negeri Jambi, dengan tetap memegang teguh ilmu pengetahuan dan pendidikan Islam yang bernafaskan Al-Qur'an dan Al-Hadis,"' jelas Wagub Sani.


Lebih lanjut Wagub Sani memaparkan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi saat ini sedang giat-giatnya melaksanakan program Satu Desa Satu Hafiz Qur'an, dimana program tersebut diharapkan melahirkan penghafal Al-Qur'an di setiap desa di Provinsi Jambi. "Program Satu Desa Satu Hafiz Qur'an akan membawa pada kemuliaan, karena salah satu untuk bisa mendapatkan kemuliaan tersebut adalah dengan mendekatkan diri kepada Al-Qur'an. Salah satunya dengan cara membaca ataupun menghafal Al-Qur'an. Yakinlah, setiap apapun dan siapapun yang dekat dengan Al-Qur'an pasti akan mulia hidupnya," papar Wagub sani.


Dikatakan Wagub Sani, Pemerintah Provinsi Jambi akan selalu mendukung komitmen lembaga pendidikan dalam meningkatkan kualitas masyarakat, melalui misi ketiga pembangunan Provinsi Jambi. "Pemprov mendukung penuh komitmen lembaga pendidikan dalam rangka meningkatkan kualitas SDM di Provinsi Jambi, memantapkan Keberlanjutan Pembangunan dan Kualitas Sumber Daya Manusia, dalam mewujudkan Visi Pembangunan Provinsi Jambi, yakni Terwujudnya Jambi MANTAP Berdaya Saing dan Berkelanjutan Tahun 2029 dibawah Ridho Allah SWT," kata Wagub Sani.

"Anak-anakku, para Pejuang Ilmu yang saya banggakan, ungkapan selamat dan bangga saya sampaikan atas prestasi yang telah ananda semua raih. Saya berharap, ananda semua tetap istiqomah dalam meningkatkan pemahaman agama dan dengan tekun belajar, mengaji, dan mengkaji Al-Qur'an serta menekuni ilmu pengetahuan dan teknologi lainnya," sambungnya.


Dalam kesempatan tersebut Wagub Sani juga mengharapkan kepada generasi muda yang berada di Provinsi Jambi bisa menjadi unggul dan bisa bersaing dengan dimasa mendatang untuk menghadapi berbagai tantangan. "Saya berharap ananda akan menjadi generasi Provinsi Jambi yang unggul dan berdaya saing tinggi, karena ananda sekalian lahir dari lembaga pendidikan berkualitas, yang menanamkan disipilin dan kemandirian diri. Semoga kelak ananda dapat menjadi pemimpin-pemimpin cerdas Indonesia, yang bermartabat dan berakhlak mulia," harap Wagub Sani. 

Dok: Diskominfo Prov. Jambi

© Copyright 2019 Tigasisi.net | AKTUAL & FAKTUAL | All Right Reserved