' Pinjaman Daerah Belum Disetujui Mendagri, Pembangunan Infrastruktur Tahun ini Terancam Tertunda - Tigasisi.net | AKTUAL & FAKTUAL

Senin, 31 Januari 2022

Pinjaman Daerah Belum Disetujui Mendagri, Pembangunan Infrastruktur Tahun ini Terancam Tertunda

Pinjaman Daerah Belum Disetujui Mendagri, Pembangunan Infrastruktur Tahun ini Terancam Tertunda




BATANGHARI, TIGASISI.NET - Sejumlah jadwal pembangunan infrastruktur yang telah direncanakan pemerintah Kabupaten Batanghari yang bersumber dari dana pinjaman daerah terancam tertunda.

Pasalnya, pinjaman yang sebelumnya sudah diajukan oleh pemerintah Batanghari ke Bank 9 Jambi hingga saat ini tak kunjung cair.

Pelaksana tugas (Plt) Badan Keuangan Daerah (Bakeuda), Tesar Arlin mengatakan, pinjaman yang diajukan masih menunggu proses persetujuan oleh Kementerian Dalam Negeri.

"Iya pinjaman Kita masih dalam proses persetujuan oleh Kemendagri," kata tesar Via whats App Selasa, (1/2/22).

Tesar berujar, hingga saat ini pihak Kemendagri belum mengeluarkan keputusan kapan bakal dikeluarkan pinjaman itu.

Diketahui pinjaman daerah tersebut masih terbaca 'berproses' pada aplikasi pinjaman daerah Bakeuda Kabupaten Batanghari.

"Pinjaman itu masih berproses dalam aplikasi pinjaman daerah," kata Tesar singkat.

Tesar menambahkan, sejauh ini pemerintah Kabupaten Batanghari sudah melengkapi semua dokumen persayaratan persetujuan ke Kemendagri melalui Direktorat Bina Keuangan Daerah.

"Semua persyaratan untuk persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri melalui Direktorat Bina Keuangan Daerah sudah kita sampaikan dan sudah lengkap," imbuhnya

Selaras dengan hal ini, Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Batanghari, Dedi Susandi menyampaikan, tertunda cairnya pinjaman daerah tersebut berdampak pada rencana pembangunan infrastruktur daerah yang juga ikut tertunda, khususnya pada pembangunan ruas jalan.

Dedi mengatakan, pembangunan infrastruktur jalan pada tahun ini bersumber dari 3 pendanaan, namun baru 1 sumber dana yang positif akan dikerjakan.

"Pembangunan Kita ini ada dari dana DAK, APBD, dan dana pinjaman yang 300 Milyar itu. Saat ini yang sudah pasti untuk pembangunan jalan hanya bersumber dari dana DAK, dan itu dananya sudah ada. Kalau pembangunan dari dana APBD pun itu juga belum pasti," kata Dedi

Lebih jauh Dedi menyampaikan, daerah yang tidak termasuk dalam perbaikan jalan pada tahun ini tetap diperhatikan pemerintaham setempat.

"Ada beberapa daerah yang jalannya sudah dikategorikan urgent namun belum masuk dalam penanganan, itu nantinya akan Kita lakukan penanganan sementara, nanti kita garap kemudian kita lakukan pengerasan," pungkas Dedi



Reporter : Juniko

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2019 Tigasisi.net | AKTUAL & FAKTUAL | All Right Reserved